Kemenangan di Pekan ke-12 Kembalikan Man United ke Jalur Positif

Manchester United telah kembali ke jalur positif usai memetik kemenangan di pekan ke-12 Liga Primer Inggris. Pada pertandingan yang digelar di kandang sendiri di Stadion Old Trafford pada Minggu, 10 November 2019 malam WIB, Setan Merah mencatatkan kemenangan atas Brighton & Hove Albion dengan skor 3-1.

Tiga gol The Red Devils dicetak oleh Andreas Pereira di menit ke-17, gol bunuh diri Davy Propper di menit ke-19, dan Marcus Rashford di menit ke-66. Sementara itu satu-satunya gol tim tamu dilesatkan oleh Lewis Dunk di menit ke-64.

Kemenangan ini sangat penting bagi Setan Merah. Tambahan tiga poin membuat United naik ke posisi ketujuh dengan tabungan total 16 poin dari 12 pertandingan. Setan Merah berjarak sembilan poin dari rival sekota, Manchester City di urutan keempat dan terpaut 10 poin dari Chelsea dan Leicester City di dua besar. Sementara itu posisi puncak masih ditempati Liverpool dengan tabungan total 34 poin dari 12 pertandingan.

Sementara itu kekalahan ini membuat Brighton tertahan di papan bawah, tepatnya di urutan ke-11 dengan raihan total 15 poin dari 12 pertandingan. Tim tersebut berjarak tujuh poin dari Watford di zona degradasi.

Pelatih United, Ole Gunnar Solskjaer menurunkan formasi terbaik di laga ini. Sejak menit awal mereka langsung menekan. Hasilnya mereka mampu mencetak dua gol di babak pertama. Di babak kedua, tim tamu berusaha mengejar ketertinggalan. Mereka sempat mencetak satu gol, namun tuan rumah mampu mengunci pertandingan dengan kemenangan 3-1.

Kemenangan ini sekaligus mengembalikan semangat para pemain setelah di pekan sebelumnya takluk satu gol tanpa balas dari tim papan bawah, Bournemouth. Namun demikian Solskjaer menyayangkan timnya hanya mampu mencetak tiga gol di laga ini. Seharunya, United bisa mencetak banyak gol.

“Kami seharusnya mencetak lebih banyak gol. Itu adalah penampilan yang sangat bagus dari para pemain, ketika Anda melihat kami menyerang, itu adalah suka cita untuk ditonton,” beber Solskjaer.

Lebih lanjut pelatih asal Norwegia itu angkat bicara terkait performa sejumlah pemain. Ia memuji para pemain yang sudah berkontribusi meski tidak mencetak gol.

“Anthony Martial tidak mencetak gol, tetapi dia luar biasa. Brandon Williams juga luar biasa, dia sudah memiliki beberapa pertandingan bagus dan sepertinya ingin berada di luar sana dan menikmati dirinya sendiri,” sambungnya.

Susunan pemain Manchester United versus Brighton & Hove Albion:

Manchester United: David De Gea, Lindelof, Maguire, Wan-Bissaka, Williams (Rojo 90+1′), Fred, Andreas Pereira (Lingard 70′), James, McTominay, Martial, Rashford (Greenwood 90′)

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

Brighton & Hove Albion: Ryan, Duffy, Burn, Dunk, Montoya (March 46′), Stephens, Propper, Alzate, Trossard (Gross 58′), Maupay, Connolly (Murray 46′)

Pelatih: Graham Potter

Hadapi Partizan, Manchester United Targetkan Kemenangan

Manchester United mengincar kemenangan di matchday keempat Liga Europa saat menghadapi Partizan Belgrade di Stadion Old Trafford pada Kamis, 7 November 2019 waktu setempat atau Jumat dini hari WIB.

Bermain di kandang sendiri tentu membuat Setan Merah akan mendapat dukungan lebih. Ditambah lagi kemenangan di laga ini akan memuluskan mereka ke babak selanjutnya. Di pertandingan sebelumnya, Setan Merah sukses membungkam Partizan satu gol tanpa balas berkat gol penalti Anthony Martial.

Di laga ini armada Ole Gunnar Solskjaer tentu mengincar kemenangan. Tambahan tiga poin akan membuat United makin nyaman di puncak klasemen Grup L. Saat ini United sudah mengemas tujuh poin, unggul dua poin atas AZ Alkmaar di urutan kedua dan tiga poin dari Partizan. Sementara itu posisi buncit di grup ini ditempati Astana yang belum mendulang satu poin pun.

“Prioritas sekarang adalah mengembalikan pemain dalam kondisi bugar dan melaju ke babak berikutnya [di ajang Liga Europa],” beber Solskjaer.

Lebih lanjut pelatih asal Norwegia itu mengatakan pihaknya masih belum memutuskan pemain yang akan diboyong di bursa transfer musim dingin nanti.

“Kami selalu melihat jangka panjang dengan transfer, mungkin takkan ada, mungkin ada satu pemain, bisa jadi dua di bulan Januari. Selalu di musim panas… anda tak bisa melakukan terlalu banyak pembelian besar pada bulan Januari,” sambungnya.

Di pertandingan ini Solskjaer berpeluang menurunkan para pemain muda yang tampil cukup baik di laga-laga sebelumnya seperti Mason Greenwood dan Brandon Williams.

“Mason telah memberikan kami kemenangan, Brandon bermain dengan fantastis di Belgrade, Jimmy [Garner] tampil pada laga tersebut dengan sangat baik. Kami telah memberikan pemain lainnya kesempatan untuk bermain yang penting untuk jangka panjang,” tegasnya.

3 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

24-10-2019 Partizan 0-1 MU (UEL)

20-04-1966 MU 1-0 Partizan (European Champions Clubs’ Cup)

13-04-1966 Partizan 2-0 MU (European Champions Clubs’ Cup).

5 Pertandingan Terakhir Manchester United:

20-10-2019 MU 1-1 Liverpool (EPL)

24-10-2019 Partizan 0-1 MU (UEL)

27-10-2019 Norwich 1-3 MU (EPL)

31-10-2019 Chelsea 1-2 MU (Carabao Cup)

02-11-2019 Bournemouth 1-0 MU (EPL).

5 Pertandingan Terakhir Partizan:

19-10-2019 Lucani 1-0 Partizan (Liga)

24-10-2019 Partizan 0-1 MU (UEL)

27-10-2019 Partizan 4-0 Subotica (Liga)

30-10-2019 Cukaricki 2-1 Partizan (Liga)

02-11-2019 Partizan 4-0 Vojvodina (Liga).

Perkiraan Starting Line-up Manchester United versus Partizan:

Manchester United: (4-3-1-2): Sergio Romero; Ashley Young, Marcos Rojo, Jones, Aaron Wan-Bissaka; Garner, McTominay, Pereira; Jesse Lingard; Greenwood, Anthony Martial.

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer.

Partizan (4-2-3-1): Stojkovic; Urosevic, Pavlovic, Ostojic, Miletic; Zdjelar, Natkho; Asano, Soumah, Tosic; Sadiq.

Pelatih: Savo Milosevic.

Prediksi Chelsea Vs Man United di Babak Keempat Carabo Cup

Salah satu laga menarik akan tersaji di babak keempat Carabao Cup atau Piala Liga Inggris pada Rabu, 30 Oktober 2019 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB. Dua tim papan atas di Liga Primer Inggris akan saling berhadapan yakni Chelsea dan Manchester United. Tim yang disebutkan pertama akan bertindak sebagai tuan rumah pada pertandingan di Stadion Stamford Bridge tersebut.

Kedua tim sama-sama memiliki modal bagus jelang pertandingan ini. Chelsea tak pernah kalah dalam tujuh pertandingan terakhir di semua kompetisi. Sementara itu United meraih dua kemenangan beruntun di berbagai ajang. Laga pun diprediksi berjalan ketat.

Kubu Chelsea sangat percaya diri di laga ini. Sebagaimana dikatakan sang pelatih, Frank Lampard, timnya akan tampil di kandang sendiri, namun lawan tersebut berpeluang menyulitkan mereka.

“Saya tidak mengabaikan [Manchester United] karena saat Anda bermain melawan tim papan atas seperti Manchester United, dengan para pemain top, mereka dapat melukai Anda, seperti saat mereka mengalahkan kami [4-0] padahal kami tampil dengan cukup baik,” beber Lampard.

Sementara itu kubu Setan Merah tidak bisa menurunkan komposisi terbaik. Salah satu gelandang andalan yakni Paul Pogba masih menepi akibat cedera. Hal ini telah dikonfirmasi oleh pelatih United, Ole Gunnar Solskjaer.

“Kami tahu kondisi ini sulit dan kami tahu bahwa kami telah sering menanyakan keadaan mereka. Karena, selain Paul Pogba, Luke Shaw, dan Anthony Martial – ada banyak pemain lain yang juga mengalami cedera,” beber Solskjaer.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

11-08-2019 MU 4-0 Chelsea (EPL)

28-04-2019 MU 1-1 Chelsea (EPL)

19-02-2019 Chelsea 0-2 MU (FA Cup)

20-10-2018 Chelsea 2-2 MU (EPL)

19-05-2018 Chelsea 1-0 MU (FA Cup).

5 Pertandingan Terakhir Chelsea:

03-10-2019 Lille 1-2 Chelsea (UCL)

06-10-2019 Southampton 1-4 Chelsea (EPL)

19-10-2019 Chelsea 1-0 Newcastle (EPL)

23-10-2019 Ajax 0-1 Chelsea (UCL)

26-10-2019 Burnley 2-4 Chelsea (EPL).

5 Pertandingan Terakhir Manchester United:

03-10-2019 AZ 0-0 MU (UEL)

06-10-2019 Newcastle 1-0 MU (EPL)

20-10-2019 MU 1-1 Liverpool (EPL)

24-10-2019 Partizan 0-1 MU (UEL)

27-10-2019 Norwich 1-3 MU (EPL).

Prediksi starting line-up Chelsea versus Manchester United:

Chelsea (4-3-3): Willy Caballero; Reece James, Kurt Zouma, Fikayo Tomori, Emerson Palmieri; Mateo Kovacic, Jorginho, Mason Mount; Christian Pulisic, Michy Batshuayi, Callum Hudson-Odoi.

Pelatih: Frank Lampard

Manchester United (3-5-2): Sergio Romero; Victor Lindelof, Harry Maguire, Phil Jones; Aaron Wan-Bissaka, Fred, Scott McTominay, Brandon Williams; Anthony Martial, Marcus Rashford.
Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

Dua Kegagalan Penalti Warnai Kemenangan Man United Atas Norwich City

Manchester United sukses mendulang poin sempurna di pekan 10 Liga Primer Inggris. Bertindak sebagai tim tamu Setan Merah berhasil membungkam Norwich City. Pada pertandingan yang digelar di Stadion Carrow Road pada Minggu, 27 Oktober 2019 itu, The Red Devils sukses membungkam tuan rumah dengan skor 3-1.

Trigol tim tamu dicetak oleh Scott McTominay di menit ke-21, Marcus Rashford di menit ke-30, dan Anthony Martial di menit ke-73. Sementara gol semata wayang tuan rumah dipersembahkan oleh Onel Hernandez di menit ke -88.

Tambahan tiga poin dari laga ini membuat United kini mengemas total 13 poin dari 10 pertandingan dan berhak menempati posisi ketujuh. Sementara itu kegagalan meraih poin di kandang sendiri membuat Norwich harus mendekam di zona degradasi. Baru mengemas total tujuh poin dari 10 pertandingan, tim tersebut harus puas berada di urutan ke-18.

Bertindak sebagai tim tamu, United tetap mampu menguasai pertandingan. Bahkan penguasaan bola Setan Merah mencapai 60 persen. Sayangnya, penguasaan bola tersebut tidak berbanding lurus dengan peluang. Sepanjang babak pertama, United tak mampu melepaskan satu tembakan tepat sasaran di 20 menit awal pertandingan.

Usai pertandingan pelatih United, Ole Gunnar Solskjaer mengatakan dirinya berani mengambil risiko dengan memainkan banyak pemain muda. Ia menegaskan dirinya sangat memperhatikan regenerasi sehingga berani mengambil risiko.

“Sebagai manajer, saya harus berani mengambil risiko dengan memainkan para pemain muda. Kami membutuhkan hasil positif secepat mungkin. Tidak mungkin kami terus meraih hasil negatif. Kami harus menang pada laga melawan Norwich,” beber Solksjaer.

Lebih lanjut mantan pemain timnas Norwegia itu mengatakan saat ini United sedang dalam masa transisi. Ia mengakui masa transisi akan sulit namun ia yakin dengan masa depan timnya.

“Kami sedang menjalani masa transisi. Kami sadar kalau masa transisi ini akan sulit. Namun, para pemain akan mendapat banyak pelajaran dari situasi seperti ini,” lanjutnya.

Solksjaer menegaskan keputusannya memainkan banyak pemain muda tidak lepas dari tradisi klub tersebut yang selalu menjaga regenerasi.

“Manchester United harus kembali ke tradisi klub dengan mengandalkan para pemain jebolan akademi. Kami tak bisa terus-terusan menebus pemain bintang. Saya yakin kalau kami akan meraih hasil positif dengan skuat yang kami miliki pada saat ini,” lanjutnya.

Saat ini United belum bisa diperkuat salah satu gelandang andalan yakni Paul Pogba. Pemain internasional Prancis itu sedang dibekap cedera. Bahkan pemain asal Prancis itu diprediksi akan menepi hingga akhir tahun.

“Saya kira kita tidak akan melihatnya sebelum Desember. Dia akan absen sementara waktu. Dia butuh waktu untuk pulih sepenuhnya, jadi menurut saya dia tidak akan kembali mungkin (sampai) Sheffield United setelah jeda internasional. Mungkin Desember sampai kita bisa melihatnya lagi,” tegas Solskjaer.

Susunan pemain Norwich City versus Manchester United:

Norwich City (4-1-4-1): 1-Tim Krul; 2-Max Aarons, 24-Ibrahim Amadou, 4-Ben Godfrey, 12-Jamal Lewis (3-Sam Byram 64′); 27-Alexander Tettey; 17-Emiliano Buendia, 10-Moritz Leitner, 23-Kenny McLean, 14-Todd Cantwell (11-Onel Hernandez 46′); 22-Teemu Pukki

Pelatih: David Farke

Manchester United (4-2-3-1): 1-David de Gea; 29-Aaron Wan-Bissaka, 2-Victor Lindelof, 15-Harry Maguire, 18-Ashley Young; 39-Scott McTominay, 17-Fred; 21-Daniel James (14 Jesse Lingard 80′), 15-Andreas Pereira (37-James Garner 82′), 10-Marcus Rashford; 9-Anthony Martial (26-Mason Greenwood 75′)

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

Manchester United Hentikan Laju Kemenangan Beruntun Liverpool

Catatan apik Liverpool sejak awal musim akhirnya terhenti. Adalah Manchester United yang mengakhiri rekor manis tim berjuluk The Red tersebut. Pada pertandingan pekan kesembilan Setan Merah sukses menjinakkan Liverpool di Stadion Old Trafford pada Minggu, 20 Oktober 2019 malam WIB.

Kedua tim mengakhiri pertandingan dengan skor identik, 1-1. Satu-satunya gol United di laga itu dicetak oleh Marcus Rashford di menit ke-36. Sementara gol tunggal tim tamu dicetak oleh Adam Lallana di menit ke-85.

Hasil imbang ini mengakhiri catatan kemenangan beruntun Liverpool sejak awal musim. Di sisi lain menjaga keangkeran Old Trafford di mata Liverpool. Sebagaimana diketahui, Liverpool tak pernah menang saat bermain di kota Manchester.

Meski hanya mendapat satu poin, Liverpool tetap menguasai posisi puncak. Tim besutan Jurgen Klopp itu mengemas total 25 poin dari sembilan pertandingan. Liverpool unggul enam poin dari Manchester City di urutan kedua.

Sementara itu Manchester United kini mengemas total 10 poin dari sembilan pertandingan dan masih berada di papan bawah, tepatnya di urutan ke-13. United hanya berjarak dua poin dari Newcastle United di zona degradasi.

Sebagai tim tamu, Liverpool tidak tampil dengan kekuatan terbaik di laga ini. Salah satu amunisi di lini depan yakni Mohamed Salah tidak menemani Sadio Mane dan Roberto Firmino di lapangan pertandingan. Sebagai ganti posisi pemain internasional Mesir itu, Klopp menempatkan Divock Origi.

Para pendukung tuan rumah lebih dulu bersorak saat pertandingan memasuki menit ke-35. Berawal dari umpan silang Daniel James, Rashford melepaskan sepakan terukur dari jarak dekat yang tak bisa digagalkan kiper Liverpool, Alisson Becker. Gol ini sempat menuai kontroversi karena sempat terjadi perebutan antara Origi dan Lindelof di kotak terlarang.

Gol ini memancing para pemain Liverpool untuk tampil lebih intens. Jelang babak pertama berakhir Sadio Mane sempat mengoyak gawang David De Gea. Namun wasit Martin Atkinson menganulir gol tersebut. Manchester United pun menjaga keunggulan hingga kedua tim ke ruang ganti.

Setelah jeda, Liverpool berusaha meningkatkan intensitas serangan. Tuan rumah terlihat tampil lebih defensive untuk meredam serangan demi serangan dari Liverpool. Upaya tim tamu baru berbuah manis jelang bubaran.

Lima menit sebelum waktu normal berakhir Adam Lallana sukses mengkonversi umpan silang Andre Robertson untuk memaksa De Gea harus memungut bola dari dalam gawangnya. Hingga wasit meniup peluit panjang, Liverpool gagal menambah pundi-pundi gol.

Susunan pemain Manchester United versus Liverpool:

Manchester United: 1-David De Gea; 5-Harry Maguire, 2-Victor Lindelof, 38-Alex Tuanzebe; 29-Aaron Wan-Bissaka, 18-Ashley Young, 39-Scott McTominay, 17-Fred; 15-Andreas Pereira (53-William 90+3′), 21-Daniel James, 10- Marcus Rashford (9-Anthony Martial 84′)

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

Liverpool: 1-Alisson Becker; 26-Andy Robertson, 4-Virgil Van Dijk, 32-Joel Matip, 66-Trent Alexander-Arnold; 5-Georginio Wijnaldum (8-Naby Keita 82′), 3-Fabinho, 14-Jordan Henderson (20- Adam Lallana 70′); 10-Sadio Mane, 9-Roberto Firmino, 27-Divock Origi (15-Alex Oxlade-Chamberlain 59′)

Pelatih: Juergen Klopp