Kisah Masa Lalu Lionel Messi: Marah Besar Saat diminta berhenti Menggiring Bola

Kisah Masa Lalu Lionel Messi: Marah Besar Saat diminta berhenti Menggiring BolaMantan pemain Barcelona, Rafael Marquez membagikan cerita unik tentang Lionel Messi muda yang frustrasi saat diminta mengumpan bola. Messi ternyata sudah menunjukkan semangat kompetitif sejak masih belia, bahkan di sesi latihan. Kini, berusia 32 tahun, Messi masih bisa menjaga permainannya di level tinggi. Tidak ada rahasia khusus, La Pulga mengaku hanya berusaha menjaga tubuhnya lebih baik dan berlatih seperti biasanya. Kalimat ‘berlatih seperti biasanya’ inilah yang ternyata tidak biasa-biasa amat. Messi selalu memberikan kemampuan terbaiknya di setiap sesi latihan, tanpa mencoba menahan diri.

Kisah Masa Lalu Lionel Messi: Marah Besar Saat diminta berhenti Menggiring Bola

Tidak ada yang meragukan kemampuan Messi menggiring bola. Melewati empat sampai lima pemain lawan adalah hal mudah bagi Messi, bahkan terkesan biasa saja. Uniknya, bukan hanya lawan yang harus menderita, pemain-pemain Barca pun demikian. Marquez membongkar cerita unik pada sesi latihan Barca beberapa tahun lalu, di era Pep Guardiola. Messi benar-benar merepotkan pemain-pemain Barca. “Kala itu ada pertandingan tujuh lawan tujuh dan Leo [Messi] ada dalam tim saya. Dia menggiring bola melewati satu pemain, dua, tiga, putar balik dan melewati mereka lagi dengan mudah,” kata Marquez kepada Fox Sports. “Dia tidak mau melepaskan bola barang sedetik. Sampai satu momen saat saya meneriaki dia: ‘Leo, lepaskan bola itu!’.

Tak disangka, Messi ternyata marah besar begitu mendengar teriakan Marquez. Sepertinya tidak ada yang bisa menghentikan Messi saat sedang asyik menggiring bola. Akibatnya, Guardiola sampai harus turun tangan menenangkan sang mega bintang Barcelona itu. “Dia [Messi] jadi marah besar dan bahkan mulai berteriak kepada kami dan kami pun mulai berdebat. Sampai akhirnya Pep menghentikan dia dan meminta dia lebih tenang,” lanjut Marquez. “Pep langsung mendekati Leo untuk menenangkannya karena saya lebih berpengalaman di dalam tim daripada Leo yang waktu itu masih sangat muda.”

Bagaimanapun, Marquez dan pemain-pemain Barca saat itu terbilang beruntung bisa menyaksikan langsung kebangkitan Messi. Saat itu ternyata mereka sedang melihat calon pemain terbaik di dunia.”Kami sudah mendengar tentang Leo di ruang ganti. Saat itu kami mendengar bahwa dia tampil luar biasa di Barcelona B dan bahwa dia adalah Maradona baru,” imbuh Marquez.”Rasanya spektakuler bisa melihat dia berkembang dari jarak yang sangat dekat,” tutupnya.

Liverpool Vs MU: Mohammad Salah Bermain, De Gea Absen?

Liverpool Vs MU: Mohammad Salah Bermain, De Gea Absen-Liverpool tampak siap menurunkan skuad terbaik mereka saat akan menyambangi Manchester United, Minggu (20/10/2019) akhir pekan ini. The Reds bisa jadi membuat Setan Merah bertekuk lutut. Duel klasik Liga Inggris itu selalu penuh gengsi dan tekanan tinggi. Saat ini kondisi kedua tim berbanding terbalik. Liverpool tentunya jelas jauh lebih kuat dari MU di setiap sisi.

Liverpool Vs MU: Mohammad Salah Bermain, De Gea Absen?

Terlebih, Liverpool mendapatkan kabar baik bahwa penyerang andalan mereka,Mohammad Salah mungkin bisa bermain penuh pada pertandingan ini setelah mendapatkan tekel horor. Sebaliknya, MU mungkin tidak bisa diperkuat kiper andalan mereka, David De Gea. Sebelum jeda internasional lalu, Salah terpaksa mengakhiri pertandingan lebih cepat ketika Liverpool mengalahkan Leicester City 2-1. Salah tampak bergulung-gulung kesakitan di lapangan setelah mendapatkan tekel horor dari Hamza Choudhury.

Usai laga tersebut, Jurgen Klopp langsung mengecam tekel keras itu dan mengkhawatirkan kondisi Salah. Untungnya, Liverpool bisa bernapas lega ketika mendapati bahwa cedera Salah tidak terlalu parah usai menjalani serangkaian tes. Sebelumnya, Salah sempat diragukan bakal bermain akhir pekan ini. Klopp dikenal sebagai pelatih yang tidak mau mengambil risiko ketika pemainnya tidak sedang dalam kondisi yang fit.

Biar begitu, kini Liverpool Echo mengklaim bahwa kondisi Salah sudah 100 persen dan siap bermain sebagai starter. Kehadiran Salah jelas akan membuat Liverpool jadi lebih kuat. Ketika Liverpool mendapatkan kabar baik, MU justru diterpa kabar buruk. Kiper nomor satu mereka, David De Gea cedera ketika membantu Timnas Spanyol pada laga jeda kualifikasi Euro 2020 dewasa ini. De Gea terpaksa meninggalkan lapangan di menit ke-60, dia tampak kesakitan usai menyapu bola. De Gea hanya bisa terduduk dan meminta bantuan tim medis.Menurut Sky Sports, De Gea mengalami cedera hamstring dan tidak bisa melanjutkan pertandingan. Dia bahkan harus dipapah keluar lapangan oleh staf medis Spanyol. Cedera De Gea ini jelas menjadi kabar buruk untuk MU. Dia diragukan bisa tampil saat menjamu Liverpool akhir pekan nanti.

Barcelona Mendapatkan Kartu Merah, Ousmane Dembele Disarankan Dihukum

Barcelona Mendapatkan Kartu Merah, Ousmane Dembele Disarankan DihukumEks pemain Barcelona, Rivaldo menyarankan mantan timnya untuk menghukum pemain mereka, Ousmane Dembele gara-gara kartu merah melawan Sevilla akhir pekan kemarin.Dalam laga tersebut, Dembele mendapat kartu merah pada menit-menit akhir karena melakukan protes berlebihan kepada wasit.Buntutnya, Dembele pun diskors dua laga. Akibat hukuman ini, Dembele dipastikan bakal absen dalam laga kontra Eibar dan partai El Clasico versus sang rival abadi, Real Madrid.

Barcelona Mendapatkan Kartu Merah, Ousmane Dembele Disarankan Dihukum

Dalam laporan pertandingannya, wasit Antonio Mateu Lahoz menuliskan bahwa Dembele mengucapkan kata-kata yang keras padanya berbunyi ‘Anda sangat buruk’.Kritik keras itu pun dialamatkan Rivaldo pada Dembele. Sosok asal Brasil itu mendesak Barca agar menegur Dembele atau bahkan memberinya sanksi.”Barca harus berbicara pada pemain mereka mengenai kartu merah konyol  yang mereka dapatkan ini. Tindakannya tidak bisa diterima dan bisa menyakiti tim, absennya dia bakal menyulitkan semua rekan setimnya,” ujar Rivaldo kepada Betfair.

Lebih lanjut lagi, Rivaldo menyebut ketegasan klub diperlukan dalam kasus ini. Rivaldo tak ingin tingkah laku Dembele diikuti oleh pemain pemain lain di masa depan.”Penting bagi klub untuk memiliki prosedur internal guna memberi sanksi pada pemain dalam situasi yang bodoh ini, dalam hal ini berbicara tidak benar kepada wasit atau pelatih. Menghukum dia untuk menghindari situasi baru di masa depan bakal terasa masuk akal,” tutur Rivaldo.”Saya tak hanya berbicara pada Dembele, tapi pada semua pemain yang mungkin akan melakukan aksi yang mirip seperti dembele. Seorang pemain harus pintar, sadar bahwa ada banyak laga yang harus dihadapi setelahnya, dan jangan biarkan rekan setimnya, pelatih dan klub berada dalam situasi berat ini,” tukasnya.

Lionel Messi Memutuskan Untuk Tetap Di Barcelona Sampai Akhir Karirnya

Lionel Messi Memutuskan Untuk Tetap Di Barcelona Sampai Akhir KarirnyaLionel messi akhirnya angkat bicara terkait situasi kontraknya di barcelona. Pesepakbola asal argentina itu sudah berjanji akan tetap bertahan di barcelona hingga akhir karirnya. Beberapa waktu yang lalu beredar kabar mengenai ketentuan istimewa dalam kontrak lionel messi. Sang pemain disebut bisa meninggalkan barcelona kapanpun ia mau tanpa harus membayar kompensasi apapun. Situasi ini menimbulkan sejumlah spekulasi mengenai masa depan messi. Tidak sedikit yang takut jika pemain 32 tahun itu bakal angkat kaki dari barca dalam waktu dekat. Namun messi menegaskan bahwa ia tidak akan hengkang dari barcelona dalam waktu dekat. “tentu saja saya akan bertahan jika kalian mencintai saya,” beber messi kepada rac 1.

Lionel Messi Memutuskan Untuk Tetap Di Barcelona Sampai Akhir Karirnya

Messi menyebut bahwa ia sudah merasa sangat nyaman berada di barcelona. Untuk itu ia siap menutup karirnya di el blagurana.”saya sangat senang dengan ide bertahan di sini dan segalanya tetap sama. Saya malah merasa semakin yakin saya akan mengakhiri karir saya di sini.” pungkasnya. “saya mempertimbangkan ini karena keinginan saya dan juga kepentingan keluarga saya. Saya tidak ingin mengubah lingkaran sosial dan persahabatan yang telah dimiliki anak saya.Dulu Saya sudah merasakan bagaimana rasanya berpisah dengan teman-teman saya dan saya tidak mau hal yang sama juga terjadi pada anak-anak saya.”

Messi mengakui pada awalnya ia berencana untuk menutup karirnya di newell old boys yang merupakan klub masa kecilnya. Namun ia menyebut bahwa ia kini mulai meragukan impiannya itu bisa terwujud. “saya sudah bermimpi sejak kecil untuk merasakan bermain di sepakbola argentina. Segalanya memang berbeda di sana, baik sisi baik maupun buruknya. Namun terkadang anda harus memikirkan kepentingan keluarga anda ketimbang apa yang anda inginkan.” ia menandaskan. Kontrak messi di barcelona sendiri akan segera habis.Kontraknya saat ini akan berakhir di musim panas tahun 2021 mendatang.

 

Bermain Tanpa Eden Hazard, Peringkat Enam Sudah Cukup Bagus Untuk Chelsea

Bermain Tanpa Eden Hazard, Peringkat Enam Sudah Cukup Bagus Untuk ChelseaMantan Bek dari Club Chelsea, Glen Johnson enggan mematok target yang tidak pasti untuk The Blues musim ini, Johnson percaya tim yang berasal dari London Barat itu sudah menjalani Musim yang bagus jika mereka Finish di peringkat enam klasemen Akhir EPL Musim ini. Dimusim 19/20 ini menjadi musim yang berat bagi Chelsea. Mereka kehilangan sejumlah pemain andalan yang menjadi pilar mereka seperti Eden Hazard, Alvaro Morata dan Gonzalo Higuain namun mereka tidak bisa mendatangkan penggantinya karena mereka terkena hukuman Embargo Transfer setelah melakukan perekrutan pemain dibawah umur.

Mantan Bek dari Club Chelsea, Glen Johnson enggan mematok target yang tidak pasti untuk The Blues musim ini, Johnson percaya tim yang berasal dari London Barat itu sudah menjalani Musim yang bagus jika mereka Finish di peringkat enam klasemen Akhir EPL Musim ini

Sejauh ini Frank Lampard banyak mengandalkan pemain muda di skuat The Blues dan bisa dinilai untuk performa pemain muda mereka cukup bagus dimana mereka kini bisa menempati peringkat ketujuh Klasemen Sementara EPL. Johnson percaya bahwa hukuman transfer yang mereka terima pasti sangat merugikan bagi tim London Barat tersebut “Musim ini mereka kehilangan banyak pemain terbaik mereka dan tidak bisa menggantikannya” beber Johnson kepada Talk Sport.

Johnson menilai bahwa tidak adil bagi para pendukung Chelsea untuk memberikan target yang tinggi untuk para pemain muda Chelsea. Ia menyebutkan bahwa pemain muda  Chelsea masih dalam proses adaptasi di tim utama dan ada kemungkinan performa mereka akan tidak stabil sepanjang musim ini. “ mereka memberikan para pemain muda kesempatan dan beberapa diantara mereka belum pernah bermain di Premier League sebelumnya, jadi kita tidak bisa berharap terlalu banyak”

Johnson percaya bahwa menargetkan Chelsea untuk kembali bermain di Liga Champions pada musim depan bukanlah sesuatu yang bisa didapatkan dengan mudah. Ia menilai Chelsea bisa mengamankan posisi di Liga Europa saja sudah merupakan pencapaian yang bagus untuk pasukan muda Frank Lampard itu. “ Saya rasa finish di posisi enam sudah menjadi pencapaian yang bagus untuk mereka dimusim ini” ia menambahkan. Chelsea sendiri bertekad untuk memperbaiki posisi mereka di Klasemen sementara EPL dan mereka akan menjadikan pertemuan mereka dengan Southampton pada hari minggu malam nanti menjadi kemenangan mereka.

EPL Tidak Menyakinkan, MU Diminta Untuk Fokus Liga Europa

EPL Tidak Menyakinkan, MU Diminta Untuk Fokus Liga EuropaOle Gunnar Solskjaer diberikan sebuah saran oleh Paul Ince. Ia percaya bahwa Manchester United harus lebih fokus pada Liga Europa musim ini dibanding dengan Premier League. Pada Musim ini Manchester United memiliki sebuah target yang besar untuk dipenuhi di akhir musim. mereka diminta untuk bisa mencapai finish di empat besar untuk kembali ke Liga Champions Musim depan mendatang. Namun di tujuh pertandingan EPL pada musim ini, MU tidak mendapatkan performa yang menyakinkan dan mereka hanya mampu meraih dua kemenangan saja dari tujuh pertandingan pertama yang sudah mereka lewati di EPL musim ini. Ince percaya bahwa dengan kondisi MU yang seperti ini, Mu harus fokus ke Liga Europa ”Menurut saya, lebih baik Ole fokus ke Liga Europa dan menjadikan itu sebagai Prioritas” beber Ince kepada Paddy Power

EPL Tidak Menyakinkan, MU Diminta Untuk Fokus Liga Europa

Ince percaya bahwa akan sangat sulit bagi MU untuk menembus Liga Champions dari EPL, oleh karena itu, fokus mereka sekarang harus dialihkan ke Liga Europa. “Mereka harus bisa meniru apa yang dilakukan oleh Jose Mourinho, mantan pelatih mereka. Karena ia tahu apa yang harus dilakukan untuk bisa kembali ke Liga Champions. kita harus jujur dengan kondisi dan melihat dari penampilan mereka beberapa pekan ini akan sulit untuk MU menembus posisi empat besar di EPL” menurut ince jika mereka memenangkan Liga Europa, mereka akan mendapatkan trofi dan slot ke Liga Champions, jalur tersebut lebih baik dari pada mereka fokus ke EPL.

Ince yakin bahwa Solskjaer harus mengatur rotasi pemainnya dengan cermat agar MU bisa memenangkan Liga Europa sembari bersaing di Premier League. “ Tentu saja saya tidak ingin mereka mengabaikan Liga Inggris begitu saja, namun saya juga tidak mau melihat mereka menurunkan tim yang lemah untuk melawan AZ Alkmaar, Saya tahu bahwa AZ bukan tim yang kuat, namun pada akhir pekan nanti mereka akan menghadapi Newcastle dan saya rasa mereka wajib untuk memenangkan kedua laga itu, akan sangat mengecewakan jika tidak” Ujar Ince. Manchester United sendiri akan terbang ke Belanda pada hari Rabu, dan mereka diharuskan untuk mencoba berlatih di stadion AZ Alkmaar sebelum bermain melawan wakil Belanda itu pada hari Kamis.

Unai Emery Diharapkan Untuk Berhenti Melakukan Eksperimen

Unai Emery Diharapkan Untuk Berhenti Melakukan EksperimenMantan gelandang Arsenal, Emmanuel Petit meminta Unai Emery untuk berhenti melakukan rotasi ditimnya agar performa The Gunners bisa kembali stabil. Emery memang tampaknya sering melakukan banyak eksperimen pada musim 2019-2020 ini. Ia sering memainkan pemain-pemain baru ke dalam tim utama Arsenal.Namun hal ini malah menjadi dampak negative untuk Arsenal, Emery dianggap tidak tahu bagaimana menciptakan susunan pemain terbaik baik The Gunners. Petit mengatakan bahwa ia mengapresiasi untuk keputusan Emery melakukan Rotasi pemain itu. Hal itu dilakukan demi mencari formula yang cocok agar Arsenal bisa meraih kemenangan demi kemenangan.

Mantan gelandang Arsenal, Emmanuel Petit meminta Unai Emery untuk berhenti melakukan rotasi ditimnya agar performa The Gunners bisa kembali stabil

Namun meski demikian, Petit merasa bahwa Emery harus stop melakukan Rotasi itu karena jika diteruskan hal itu akan membuat Arsenal tak bisa tampil dengan konsisten. “Yang ingin dilakukan Unai Emery adalah menciptakan sebuah tim, unit Kolektif bukan hanya 11pemain inti saja, tapi menciptakan seluruh kelompok. inilah sebabnya mengapa dia terus-menerus melakukan rotasi pada timnya dan termasuk para pemain muda” ujarnya pada Paddy Power. Petit menyukai ide untuk melakukan rotasi pada pemain namun pasti akan sulit bagi pemain untuk bermain dalam system seperti ini, karena mereka harus bermain secara teratur dan beradapatasi.menurut Petit menggunakan system Unai memiliki tuntutan yang besar bagi para pemain.

Pada Matchday ketujuh ini, Arsenal akan dihadapkan dengan Manchester United di Old Trafford. Petit mengungkapkan Arsenal memiliki modal yang bagus untuk menghadapi laga ini. Sebab mereka sebelumnya menunjukkan penampilan yang cukup memuaskan saat melawan Aston Villa. Namun, Pria asal Prancis ii tak berani mengharapkan apapun untuk pertandingan Arsenal melawan MU karena peforma mereka yang masih tidak stabil.

Petit mengungkapkan Arsenal telah bermain dengan baik setelah menghabiskan poin mereka melawan WatFord. Dalam Pertandingan yang sangat sulit bagi mereka melawan Aston Villa, mereka bermain dengan hanya 10 pemain dan perlu mengejar kembali setelah dalam kondisi yang tertinggal, ada beberapa hal yang positif dari system yang di gunakan Unai Emery terutama dari para pemain muda, dinamika bermainnya tampak baik. “Tapi anda tidak bisa 100% yakin hal itu, Karena anda tidak pernah tahu, mereka bisa dengan mudah jatuh saat melawan Man United pada hari senin, anda tidak tahu apa yang diharapkan dari laga ini “ pungkasnya.

Pandangan Pelatih Chelsea Setelah Ditaklukan Liverpool

Pandangan Pelatih Chelsea Setelah Ditaklukan Liverpool-Frank Lampard, sang pelatih dari klub Chelsea membocorkan pandangannya terkair dengan kekalahan timnya saat melawan Liverpool kemarin. Lampard menyebut bahwa timnya itu tidak jauh tertinggal dari The Reds. Pada akhir pekan kemarin Chelsea kembali menghadapi partai besar, mereka harus menjamu sang pemuncak Klasemen EPL sementara, Liverpool di Stamford Bridge.

Pandangan Pelatih Chelsea Setelah Ditaklukan Liverpool

Di Laga tersebut, Chelsea sebagai tuan rumah harus kalah dengan skor 2-1. Dua Gol dari Liverpool disumbangkan oleh Trent Alexander-Arnold dan Roberto Firmino sedangkan satu gol dari skuat Chelsea disumbangkan oleh N’Golo Kante. Lampard mengakui bahwa Ia tidak terlalu terkejut dengan hasil timnya dikalahkan. ” Saya Sudah tahu untuk menghadapi Liverpool kami bisa kalah karena mereka adalah tim yang kuat dan kekalahan itu mungkin saja terjadi “ Ujar Lampard yang dikutip oleh Goal International.

Lampard menilai bahwa level permainan timnya dengan Liverpool sebenarnya tidak berjarak terlalu jauh. Namun kekurangan dari timnya adalah mereka tidak memiliki performa yang konsisten seperti Tim Liverpool tersebut. “Perbedaan yang ada diantara kami dan Liverpool adalah apa yang sudah kami tunjukkan hari ini dilapangan, kami tidak bermain sekonsisten seperti mereka. Liverpool dan Manchester City selalu bermain dengan konsisten dari minggu ke minggu, dan sementara banyak yang lain juga tidak konsisten seperti kami”. Menurut Lampard untuk bisa mencapai level bermain seperti Liverpool sangatlah sulit dan itu harus dilatih setiap hari oleh karena itu mereka juga akan menerapkannya dipelatihan tim mereka.

Lampard juga mengakui bahwa salah satu masalah yang ada di timnya adalah lini pertahanan mereka yang rapuh, sehingga ia ingin timnya bisa berlatih dengan keras dan bertahan dengan lebih kuat di kemudian hari. “ Kami harus berbenah dan memperbaiki pertahanan kami di sesi latihan, saya akan selalu melatih tim ini untuk mengatasi semua jenis gol yang bisa terjadi dan terkadang tim ini tidak bertahan sebagai sebuah tim sehingga kami sering mengalami kebobolan goal” Keluh sang pelatih.

Menurut Lampard, mereka sudah berlatih dengan sangat baik namun saat pertandingan dimulai, tim mereka tidak dapat melakukan yang terbaik seperti apa yang sudah mereka latih. Kekalahan yang mereka alami kini semakin membuat posisi klub mereka semakin menurun di Klasemen sementara EPL.

Zinedine Zidane Menanggapi Rumor Jose Mourinho Akan Menjadi Penggantinya-Zinedine Zidane yang saat ini masih menjadi Pelatih Real Madrid angkat bicara mengenai Rumor yang mengatakan bahwa Jose Mourinho akan menjadi penggantinya di Skuat Los Blancos.Zidane mengaku tidak ingin ambil pusing dengan rumor-rumor yang beredar tersebut. Musim Ini, Real Madrid memang sedang tidak dalam kondisi yang baik. Mereka hanya mampu meraih dua kemenangan dari total empat pertandingan La Liga, dan pada pekan kemarin mereka bahkan ditaklukan dikandang PSG dengan skor kalah telak 3-0.

Zinedine Zidane Menanggapi Rumor Jose Mourinho Akan Menjadi Penggantinya

Setelah mereka memiliki banyak hasil yang Negatif, mulai banyak pembicaraan yang terjadi di kalangan pendukung El Real untuk menuntut Zidane mundur dari posisinya sekarang. selain itu juga beredar banyak kabar bahwa Los Blancos akan menarik kembali Jose Mourinho untuk kembali melatih salah satu skuat Raksasa  La Liga itu. Zidane sendiri mengaku tidak terganggu dengan kabar yang beredar sekarang “Saya Sudah membaca apa yang beredar di media, dan mereka mengatakan bahwa saya akan dipecat” ungkap Zidane kepada Goal International.

Zidane sendiri masih tidak ingin mundur dari jabatannya sebagai pelatih El Real. Menurutnya, ia masih sanggup untuk membawa Los Blancos untuk kembali meraih Prestasi. “Saya merasa masih sangat kuat dan sudah belajar untuk tidak akan menyerah dan terus bekerja keras hingga momen terakhir, Saya juga tidak berpikir untuk pergi dari klub ini, tapi Saya berpikir untuk menang di pertandingan besok melawan Sevilla” Ujar Zidane.

Meskipun Ia sudah mendengar rumor mengenai dirinya, namun pelatih asal Prancis itu memilih untuk masa bodoh dengan rumor tersebut. “Saya Membuat keputusan untuk kembali ke klub ini karena saya menyukai proyek yang baru dan ingin mencoba, kami harus bersatu untuk meraih impian kami bersama”, Ia menegaskan bahwa Ia tidak merasa terganggu dengan rumor Mourinho dan tidak dapat mengontrol apa yang orang bicarakan mengenai dirinya. “Ketika anda kalah di satu pertandingan, maka akan ada tuntutan untuk mengubah segalanya”Ungkapnya.

Pada tanggal 23/09/19 besok, Real Madrid akan berhadapan dengan Sevilla dan jika mereka berhasil mengalahkan mereka di pertandingan besok, maka itu akan mempengaruhi posisi mereka di Klasemen La Liga sementara. Mereka bisa memuncaki klasemen sementara La Liga yang saat ini dipegang oleh Sevilla, mudah untuk Real Madrid mendapatkan posisi tersebut karena jarak mereka hanya berbeda dua poin saja dari Skuat asal Andalusia itu.

Xabi Alonso Menjadi Opsi Pengganti Zinedine Zidane Di Real Madrid

Xabi Alonso Menjadi Opsi Pengganti Zinedine Zidane-Di Real Madrid Manajemen dari klub Real Madrid dikabarkan mulai mempertimbangkan beberapa opsi untuk pengganti Zinedine Zidane. Mereka diyakini saat ini ditengah mempertimbangkan Xabi Alonso untuk dijadikan sebagai manajer baru bagi Real Madrid. Belakangan ini, Real Madrid memang sedang mengalami musim yang buruk , salah satunya yang paling terbaru adalah kekalahan yang mereka alami saat menghadapi PSG dan kalah dengan skor telak 3-0. Performa buruk El Real ini mulai membuat manajemen klub mereka menjadi resah. mereka dikabarkan akan mempertimbangkan beberapa kandidat untuk menggantikan Zidane dalam waktu dekat. dari Marca melaporkan, Kubu Los Blancos sudah memikirkan beberapa nama untuk menjadi calon pelatih El Real dan salah satunya adalah mantan pemain mereka, Xabi Alonso.

Xabi Alonso Menjadi Opsi Pengganti Zinedine Zidane Di Real Madrid

Dari laporan tersebut mengklaim bahwa salah satu pertimbangan mereka yaitu ingin menggunakan jasa Alonso karena Sang mantan pemain El Real itu sudah mengenal Real Madrid dengan baik. Alonso pernah berkarir cukup lama di Santiago Bernabeu. setelah lima tahun bermain untuk Real Madrid, Ia pindah ke Bayern Munchen di tahun 2014 lalu. Alonso sendiri sempat melatih tim Real Madrid U-14 sehingga Ia dinilai sudah cukup berpengetahuan mengenai skuat Real Madrid.

Berita Bola Terkini – La Liga 2019-2020

Florentino Perez selaku Presiden Real Madrid adalah sosok yang mengusulkan nama Alonso. Sang Presiden sangat mengagumi kecerdasan Alonso dan Ia percaya bahwa Pelatih berusia 37tahun itu memiliki kemampuan dan pengetahuan untuk menjadi manajer top. selain itu menurutnya dari pengalaman yang didapatkan Alonso saat berada di Real Sociedad B membuatnya semakin yakin untuk mengusulkan Alonso menjadi manajer baru mereka yang cocok untuk  menggantikan Zidane Zidane. Selain Xabi Alonso yang dipilih menjadi kandidat pelatih El Real, ada beberapa nama lagi yang dirumorkan akan menjadi pertimbangan pelatih El Real. Ada nama Jose Mourinho yang memang sudah pernah menjadi Pelatih El Real dan Massimiliano Allegri sang mantan pelatih Milan yang juga diberitakan masuk ke dalam daftar calon Pelatih untuk skuat Real Madrid.