Pasca Pemecatan Niko Kovac, Muenchen Targetkan Menang Kontra Olympiakos

Bayern Muenchen akan menghadpai matchday keempat Liga Champions Eropa menghadapi Olympiakos pada Rabu, 6 November 2019 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB. Pertandingan ini akan digelar di kandang sendiri di Stadion Allianz Arena.

Sebagai tuan rumah Die Roten tentu menargetkan kemenangan di laga ini. Selain itu ini menjadi ujian bagi tim tersebut setelah sang pelatih, Niko Kovac dipecat beberapa waktu lalu menyusul kekalahan telak di pentas Bundesliga Jerman.

Di pertandingan ini FC Hollywood akan ditangani oleh pelatih sementara Hansi Flick. Tentu Hansi Flick akan berjuang maksimal agar timnya bisa kembali ke jalur kemenangan pasca kekalahan menyakitkan tersebut.

Selain itu memenangi laga ini akan memuluskan langkah mereka ke babak selanjutnya. Saat ini Muenchen masih nyaman di puncak klasemen Grup B dengan tabungan total sembilan poin dari tiga pertandingan. Muenchen berjarak cukup jauh dari Tottenham Hotspur di urutan kedua yang baru mendulang empat poin. Sementara itu Olympiakos baru mengemas satu poin dari berada di dasar klasemen sementara.

Sekalipun peluang lolos ke babak selanjutnya semakin tertutup, klub asal Yunani itu tentu tidak ingin menjadi bulan-bulanan di markas Muenchen.

“Kami yang berada di lapangan dan kami yang membawa tanggung jawab untuk memberikan kemenangan pada tim. Ada banyak pertanyaan yang harus ditujukan pada diri kami sendiri. Kami harus bisa lebih baik lagi. Di pertandingan nanti kami harus punya kemauan besar untuk menang” beber pemain Muenchen, Joshua Kimmich.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

23-10-2019 Olympiakos 2-3 Bayern (UCL)

24-11-2015 Bayern 4-0 Olympiakos (UCL)

16-09-2015 Olympiakos 0-3 Bayern (UCL)

01-10-1980 Bayern 3-0 Olympiakos (European Champions Clubs’ Cup)

17-09-1980 Olympiakos 2-4 Bayern (European Champions Clubs’ Cup).

5 Pertandingan Terakhir Bayern Muenchen:

19-10-2019 Augsburg 2-2 Bayern (Bundesliga)

23-10-2019 Olympiakos 2-3 Bayern (UCL)

26-10-2019 Bayern 2-1 Union Berlin (Bundesliga)

30-10-2019 Bochum 1-2 Bayern (DFB Pokal)

02-11-2019 Frankfurt 5-1 Bayern (Bundesliga).

5 Pertandingan Terakhir Olympiakos:

06-10-2019 Aris 1-2 Olympiakos (Liga)

19-10-2019 Olympiakos 2-1 Crete (Liga)

23-10-2019 Olympiakos 2-3 Bayern (UCL)

28-10-2019 Olympiakos 2-0 AEK (Liga)

03-11-2019 Xhanti 0-0 Olympiakos (Liga).

Perkiraan Starting Line-up Bayern Muenchen versus Olympiakos:

Bayern Muenchen (4-2-3-1): Manuel Neuer; Joshua Kimmich, Benjamin Pavard, Jerome Boateng, David Alaba; Javi Martinez, Thiago Alcantara; Ivan Perisic, Serge Gnabry, Thomas Muller; Robert Lewandowski

Pelatih: Hansi Flick

Olympiakos (4-2-3-1): Pedro Sa; Omar Elabdellaoui, Yassine Meriah, Ruben Semedo, Kostas Tsimikas; Guilherme, Andreas Bouchalakis; Mohamed Camara, Daniel Podence, Giorgos Masouras; Youssef El Arabi

Pelatih: Pedro Martins

Pelatih Liverpool Lebih Pilih Fokus Hadapi Genk Ketimbang Manchester City

Liverpool akan menjalani pertandingan matchday keempat Liga Champions Eropa menghadapi Genk pada Selasa, 5 November 2019 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB. Di laga ini Liverpool akan bertindak sebagai tuan rumah pada pertandingan yang akan digelar di Stadion Anfield.

Sebagai tuan rumah Liverpool tentu lebih diunggulkan. Selain bertindak sebagai tuan rumah, tim tersebut juga berstatus juara bertahan dan sedang dalam tren positif. The Reds adalah penguasai Liga Primer Inggris, dengan jarak enam poin dari Manchester City di urutan kedua.

Setelah menghadapi Genk, Liverpool akan menghadapi laga berat di pentas Liga Primer Inggris. Mereka akan berduel dengan sang juara bertahan, City pada akhir pekan nanti. Meski begitu pelatih Liverpool, Jurgen Klopp lebih memilih fokus menghadapi Genk ketimbang berduel dengan The Citizen.

Rupanya Klopp sedang berjuang agar Liverpool aman di Grup E. Saat ini mereka terlibat persaingan dengan beberapa tim unggulan seperti Borussia Dortmund dan Inter Milan.

“Anda bisa berkata-kata soal Manchester City.  Anda hanya tidak boleh memikirkan hal itu. Jangan berpikir dulu soal Manchester City,” beber Klopp.

Sementara itu kiper utama Liverpool, Alisson Becker mengatakan pertandingan ini akan memberikan motivasi kepada mereka untuk menghadapi laga-laga selanjutnya.

“Itu memberikan kami kepercayaan diri untuk terus berjuang selama 90 menit jika anda sedang terpuruk. Saya pikir kami juga bisa belajar sejumlah hal dan kami bisa berbuat lebih baik setelah kebobolan beberapa gol,” beber Alisson.

Kiper internasional Brasil itu pun menjawab kritik pelatih Manchester City, Pep Guardiola yang mengatakan rekan setimnya yang berstatus striker, Sadio Mane suka melakukan diving.

“Kami pikir Sadio adalah pemain hebat dan kami tahu kapasitasnya. Ia pemain papan atas dan sangat penting buat kami. Ia menunjukkanya dalam pertandingan terakhir dengan umpan dan gol yang dicetaknya,” bela Alisson.

5 Pertandingan Terakhir Liverpool:

20-10-2019 MU 1-1 Liverpool (EPL)

24-10-2019 Genk 1-4 Liverpool (UCL)

27-10-2019 Liverpool 2-1 Tottenham (EPL)

31-10-2019 Liverpool 5-5 Arsenal (Carabao Cup)

02-11-2019 Aston Villa 1-2 Liverpool (EPL)

5 Pertandingan Terakhir Genk:

19-10-2019 Standard Liege 1-0 Genk (Liga)

24-10-2019 Genk 1-4 Liverpool (UCL)

27-10-2019 Genk 1-0 Club Brugge (Liga)

31-10-2019 Genk 2-2 Royal Antwerp (Liga)

03-11-2019 Eupen 2-0 Genk (Liga)

Perkiraan Starting Line-up Liverpool versus Genk:

Liverpool (4-3-3): Alisson Becker; Tren Alexnder-Arnold, Joe Gomez, Virgil van Dijk, James Milner; Alex Oxlade-Chamberlain, Fabinho, Naby Keita; Sadio Mane, Rhian Brewster, Divock Origi.

Pelatih: Jurgen Klopp

Genk (4-4-1-1): Gaetan Coucke; Joakim Maehle, Jhon Lucumi, Carlos Cuesta, Casper de Norre; Junya Ito, Patrik Hrosovsky, Sarder Berge, Theo Bongonda; Bryan Heynen; Mbwana Samatta.

Pelatih: Felice Mazzù

Bungkam Dortmund, Inter Jaga Persaingan dengan Barcelona di Grup F Liga Champions

Inter Milan tampil luar biasa di matchday ketiga Liga Champions Eropa yang digelar di kandang sendiri di Stadion Giuseppe Meazza pada Rabu, 23 Oktober 2019 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB. Sebagai tuan rumah, Internazionale menang atas tamunya Borussia Dortmund. Laga itu berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan tuan rumah.

Sepasang gol Inter disumbangkan oleh Lautaro Martinez di menit ke-22 dan Antonio Candreva di menit ke-89. Kemenangan ini membuat Inter Milan kini terlibat persaingan dengan Barcelona dan Dortmund di grup tersebut.

Tambahan tiga poin mendongrak posisi Inter ke urutan kedua dengan raihan total empat poin dari tiga laga. Inter unggul selisih gol dari Dortmund dan berjarak tiga poin dari Barcelona di puncak klasemen sementara.

Gol pertama Inter di laga ini terjadi berkat kejelian Lautaro Martinez untuk lolos dari jebakan offside untuk menuntaskan umpan terukur Stefan de Vrij. Dengan tenang pemain muda Argentina itu menggetarkan gawang Die Borussien yang dijaga Roman Burki.

Jelang bubaran Burki dipaksa kembali memungut bola dari dalam gawangnya. Gol ini berawal dari  umpan Marcelo Brozovic yang mampu diselesaikan dengan baik oleh Candreva.

Pelatih Inter, Antonio Conte menyebut Dortmund menghadapi timnya dengan rasa was-was. Ia mengatakan hal tersebut berangkat dari formasi yang dipakai lawan di laga ini.

“Borussia Dortmund mengubah sistem mereka menjadi lima bek, yang berarti mereka takut dengan kami dan ingin bermain dengan mengubah pendekatan mereka untuk mengopi sistem kami,” beber Conte.

Lebih lanjut mantan pelatih Chelsea itu mengatakan sekalipun lawan mengubah strategi, pihaknya pun telah mengantisipasi hal tersebut. Bahkan ia menyebut mereka mampu beradaptasi dengan perubahan pola tim besutan Lucien Favre itu.

“Kami sebenarnya mempersiapkan diri untuk laga yang sangat berbeda, tapi tampil baik untuk menyesuaikan diri. Ketika Dortmund kembali ke pola 4-2-3-1 setelah jeda, kami menyesuaikan diri lagi dan mengambil control,” sambungnya.

Sebelum pertandingan, Conte mengatakan dirinya sudah menginstruksikan kepada para pemain untuk menguasai lini tengah. Hal ini penting untuk meredam agresivitas Dortmund yang dikenal berbahaya saat melakoni serangan balik.

“Kami sudah mempersiapkan diri untuk menekan mereka di area-area tertentu lapangan dan mereka mengubah sistem, jadi itu tak lagi valid. Hal terpenting yang saya beri tahu ke anak-anak adalah untuk tak kehilangan penguasaan bola di area tengah, karena di sanalah mereka bergerak maju dari serangan balik,” tegas pria asal Italia itu.

Susunan pemain Inter Milan versus Borussia Dortmund:

Inter Milan (3-5-2): 1-Samir Handanovic; 2-Diego Godin, 6-Stefan de Vrij, 37-Milan Skriniar; 87-Antonio Candreva, 5-Roberto Gagliardini, 77-Marcelo Brozovic, 23-Nicolo Barella, 18-Kwadwo Asamoah (34-Biraghi 80′); 10-Lautaro Martinez, 9-Romelu Lukaku (30-Sebastiano Esposito 62′).

Pelatih: Antonio Conte

Borussia Dortmund (3-4-2-1): 1-Roman Burki; 16-Manuel Akanji (34-Jacob Larsen 74′), 33-Julian Weigl, 25-Mats Hummels; 5-Achraf Hakmi, 28-Axel Witsel, 6-Thomas Delaney (8-Mahmoud Dahoud 65′), 14-Nico Schulz; 23-Thorgan Hazard (13-Raphael Guerreiro 84′), 7-Jadon Sancho, 19-Julian Brandt.

Pelatih: Lucien Favre

Sterling Gemilang, Man City Cukur Atalanta di Liga Champions

Raheem Sterling mencuri perhatian pada matchday ketiga Liga Champions Eropa saat memperkuat Manchester City menghadapi Atalanta. Pemain internasional Inggris tiu menycetak tiga gol pada pertandingan yang digelar di Stadion Etihad pada Selasa, 22 Oktober 2019 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB.

Tiga gol Sterling tercipta di menit ke-58, 64, dan 69. Sementara dua gol lainnya dicetak oleh Sergio Aguero di menit ke-34 dan 38. Sementara itu gol semata wayang tim tamu dicetak oleh Ruslan Malinovsky di menit ke-28.

Kemenangan ini membuat Manchester City nyaman di puncak dengan koleksi poin sempurna dari tiga pertandingan. Sementara itu Atalanta yang gagal “move on” dari hasil buruk di dua laga sebelumnya masih mendekam di dasar klasemen. Atalanta tertinggal empat poin dari Shakhtar Donetsk dan Dinamo Zagreb di urutan ketiga dan kedua.

Meski tampil di hadapan pendukung sendiri, Manchester Biru sempat dibuat terkejut dengan aksi Malinovsky di menit ke-28. Pemain tersebut berhasil menggetarkan gawang City yang dijaga Ederson Moraes. Beruntung Sergio Aguero mampu menyamakan kedudukan dan sebelum turun minum membawa City berbalik memimpin.

Sterling tampil gemilang di paruh kedua dengan mencetak hattrick alias tiga gol. Performa gemilang Sterling di laga ini menuai banyak pujian. Salah satunya datang dari pelatih City, Pep Guardiola.

“Kami bersama selama empat tahun dan saya berkali-kali menjawab pertanyaan ini. Dia (Ssterling) bisa lebih baik tetapi dia sempurna. Fisiknya, dia kuat, dia bisa bermain sehari setelah pertandingan, regenerasinya sangat kuat. Dia adalah pemain yang luar biasa,” beber Guardiola.

Lebih lanjut mantan pelatih Barcelona itu mengatakan Sterling memiliki kemampuan mumpuni di berbagai posisi. Selain bermain di kedua sayap, Sterling juga kerap membantu pertahanan.

“Dia bisa bermain di kedua sisi, secara defensif dia banyak membantu kami. Dia adalah pemain yang luar biasa. Itu tergantung pada dia tetapi dia memiliki keinginan untuk berbuat lebih baik,” sambung Guardiola.

Susunan Pemain Manchester City versus Atalanta:

Manchester City (4-3-3): Ederson; Kyle Walker, Rodri (John Stones 41′), Fernandinho, Benjamin Mendy (Joao Cancelo 71′); Ilkay Gundogan, Phil Foden, Kevin De Bruyne (Nicolas Otamendi 67′); Riyad Mahrez, Sergio Aguero, Raheem Sterling.

Pelatih: Pep Guardiola

Atalanta (3-4-3): Pierluigi Gollini; Rafael Toloi, Berat Djimsiti, Andrea Masiello (Mario Pasalic 45′); Robin Gosens, Remo Freuler, Martin de Roon, Timothy Castagne; Alejandro Gomez (Luis Muriel 45′), Josip Ilicic (Hans Hateboer 72′), Ruslan Malinovskiy.

Pelatih: Gian Piero Gasperini

Gol Tunggal Kroos Tentukan Kemenangan Madrid di Markas Galatasaray

Toni Kroos menjadi penyelamat Real Madrid dalam laga tandang pekan ketiga Liga Champions Eropa. Melawat ke Stadion Ali Sami Yen pada Selasa, 22 Oktober 2019 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB, pemain internasional Jerman itu menjadi penentu kemenangan Los Blancos atas tuan rumah Galatasaray.

Gol tunggal Kroos tercipta di menit ke-18. Tambahan tiga poin ini membuat perolehan poin Madrid menjadi empat dari tiga pertandingan. Madrid naik ke urutan kedua, berjarak lima poin dari Paris Saint-Germain (PSG) yang meraih hasil sempurna dalam tiga laga.

Sementara itu kekalahan ini membuat Galatasaray harus mendekam di dasar klasemen dengan tabungan total satu poin dari tiga laga, berjarak Club Brugge di urutan ketiga.

Galatasaray sebenarnya memiliki kans untuk memenangi pertandingan ini. Pasalnya klub asal Turki itu mampu menguasai jalannya pertandingan dengan penguasaan bole mencapai 54 persen. Selain itu tuan rumah juga memiliki peluang lebih banyak dengan melepaskan total 23 tembakan dengan 14 di antaranya mengenai sasaran. Sementara tim tamu hanya mampu melepaskan tiga tembakan tepat sasaran dari total tujuh percobaan.

Toni Kroos menjadi pahlawan kemenangan Madrid berkat umpan akurat Eden Hazard yang mampu diselesaikan dengan baik. Gol ini membuat para pemain tuan rumah semakin gigih menekan. Sayangnya, hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga usai, upaya tuan rumah tak juga membuahkan hasil.

Kekalahan ini cukup disesali Galatasaray. Sebagaimana ujung tombak Galatasaray, Florin Andone yang mengaku timnya sudah menampilkan permainan terbaik dan mampu mengendalikan pertandingan.

“Kami memiliki peluang hari ini, tapi kami tak mampu memaksimalkannya menjadi gol. Kami harusnya bisa mencetak dua gol, atau mungkin tiga gol,” beber Andone.

Lebih lanjut pemain berusia 26 tahun itu mengatakan kekalahan tersebut tidak membuat mereka patah semangat. Ia justru bangga dengan kinerja timnya.

“Kami kalah malam ini tapi saya bangga dengan rekan setim saya. Kami memiliki tiga laga lagi di penyisihan grup, yang artinya adalah sembilan poin. Kami akan melakukan yang terbaik,” sambung pemain kelahiran Boston, AS tersebut.

Susunan pemain Galatasaray versus Real Madrid:

Galatasaray: 1-Fernando Muslera; 27-Christian Luyindama, 15-Ryan Donk, 45-Marcao; 22-Mariano, 92-Steven Nzonzi, 6-Jean Seri, 55-Yuta Nagatomo; 10-Younes Belhanda; 23-Florin Andone, 11-Ryan Babel

Pelatih: Fatih Terim

Real Madrid: 13-Thibaut Courtois; 2-Dani Carvajal, 5-Raphael Varane, 4-Sergio Ramos, 12-Marcelo; 15-Federico Valverde, 14-Casemiro, 8-Toni Kroos; 27-Rodrygo, 7-Eden Hazard, 9-Karim Benzema

Pelatih: Zinedin Zidane