Ronaldo Tiga Gol, Juventus Lumat Cagliari

Juventus mencatatkan kemenangan telak di pekan ke-18 Serie A Italia saat menghadapi Cagliari pada Senin, 6 Januari 2020. Bermain di Stadion Juventus, Nyonya Besar menang empat gol tanpa balas.

Cristiano Ronaldo tampil gemilang dengan mencetak hattrick alias tiga gol, masing-masing pada menit ke-49, sepakan penalti di menit ke-67, dan gol pada menit ke-82. Satu gol lainnya dicetak oleh Gonzalo Higuain pada menit ke-81.

Kemenangan ini membuat Juventus berhak atas tiga poin untuk melengkapi koleksi poin menjadi 45 dari 18 pertandingan. Sementara itu kekalahan ini membuat Cagliari tertahan di urutan keenam dengan raihan total 29 poin dari 18 laga.

Juventus tampil mendominasi sejak menit awal. Namun demikian tidak mudah bagi Juventus untuk memecah kebuntuan. Kedua tim mengakhiri babak pertama dengan skor kaca mata.

Di awal babak kedua, Juventus berhasil mendapatkan momentum untuk mencetak gol. Empat menit babak kedua berjalan, Juventus sukses mencetak gol melalui kejelian Ronaldo memanfaatkan kesalahan pemain belakang Cagliari.

Menit ke-67, Juventus berhasil menjauh setelah Ronaldo sukses mengeksekusi penalti. Higuain yang masuk sebagai pemain pengganti tak ketinggalan mencatatkan namanya di papan skor. Ronaldo pun menutup pesta gol Juventus jelang bubaran.

“Mungkin ini adalah tes terbesar untuk konsistensi kami musim ini. Ini adalah 80 menit penampilan yang setara dengan 45 menit pertama lawan Udinese, Samp (Sampdoria), dan Napoli,” ungkap Maurizio Sari.

Lebih lanjut pelatih Juventus itu mengatakan laga tersebut menjadi ujian sesungguhnya bagi mereka. Di laga sebelumnya para pemain belum menunjukkan kualitas secara optimal.

“Kualitas yang sebelumnya kami tunjukkan hanya sekilas-sekilas, kami tunjukkan dalam periode yang lebih panjang hari ini. Di lapangan, kami mesti terorganisasi untuk menekan lawan dalam situasi-situasi tertentu. Hari ini, kami lebih rapi daripada biasanya,” sambungnya.

Sementara itu Chief Football Officer Juventus Fabio Paratici memastikan Emre Can dan Adrian Rabiot tidak akan meninggalkan Juventus.

“Saya bisa mencoret kans Emre Can pergi, karena dia pasti akan bertahan dengan kami. Di level internasional, dia adalah salah satu pemain yang paling diinginkan. Tapi saya rasa dia bisa menjadi sosok penting untuk proyek kami,” beber Fabio.

Susunan pemain Juventus versus Cagliari:

Juventus (4-3-1-2): Wojciech Szczesny (GK), Juan Cuadrado, Merih Demiral, Leonardo Bonucci (C), Alex Sandro; Adrien Rabiot, Miralem Pjanic, Blaise Matuidi(Emre Can); Aaron Ramsey (Douglas Costa); Paulo Dybala (Gonzalo Higuain), Cristiano Ronaldo.

Pelatih: Maurizio Sarri.

Cagliari (4-3-1-2): Robin Olsen (GK), Fabrizio Cacciatore (Paolo Farago), Sebastian Walukiewicz, Ragnar Klavan, Luca Pellegrini; Nahitan Nandez, Luca Cigarini (Christian Oliva), Marko Rog; Radja Nainggolan (C); Giovanni Simeone (Alberto Cerri), Giovanni Simeone.

Pelatih: Rolando Maran.

Ronaldo Cetak Gol, Juventus Benamkan Tuan Rumah Leverkusen

Cristiano Ronaldo ikut andil dalam kemenangan Juventus di matchday terakhir penyisihan grup Liga Champions Eropa pada Rabu, 11 Desember 2019 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB. Bertindak sebagai tim tamu, Nyonya Tua berhasil menjinakkan tuan rumah Bayer Leverkusen di Stadion Bay Arena dengan skor 2-0.

Satu dari dua gol Juventus dicetak oleh Cristiano Ronaldo di menit ke-75. Satu gol lainnya disumbangkan oleh Gonzalo Higuain di menit ke-90+2. Kemenangan ini semakin memantapkan langkah Juventus ke babak selanjutnya.

Juventus mengemas total 16 poin dari enam pertandingan, unggul enam poin dari Atletico Madrid di posisi kedua. Sementara itu kekalahan ini menguburkan harapan Leverkusen ke babak selanjutnya. Leverkusen hanya mampu mendulang enam poin dari enam pertandingan di babak penyisihan.

Kedua tim mengawali pertandingan dengan hati-hati. Sekalipun terjadi beberapa peluang dari kedua tim, namun tidak ada gol yang tercipta di babak pertama.

Juventus mendapatkan momentum untuk memecah kebuntuan di pertengahan babak kedua. Menit ke-75 Ronaldo sukses mencatatkan namanya di papan skor usai menuntaskan umpan terukur Gonzalo Higuain.

Gol tersebut memacu semangat para pemain Leverkusen untuk mengejar ketertinggalan. Sayangnya alih-alih mencetak gol, gawang tuan rumah kembali bobol di akhir laga. Higuain berhasil menggandakan keunggulan Juventus sekaligus memastikan timnya pulang dengan poin sempurna.

Meski mampu mencatatkan hasil gemilang di pentas Liga Champions Eropa, Juventus baru saja menelan pil pahit di pentas domestik. Untuk pertama kali Juventus memetik kekalahan di pentas Serie A.

Miralem Pjanic mengatakan situasi tersebut lumrah terjadi dalam sepak bola. Ia pun enggan melihat hal tersebut dengan kaca mata negatif.

“Kadang terjadi, kami tidak bisa mengamankan tiga poin meski tak seharusnya begitu. Kami sudah melewati perjalanan yang bagus sejauh ini. Kami tidak boleh negatif. Kami harus menemukan keseimbangan. Tidak mudah untuk selalu brilian,” ungkap Pjanic.

Lebih lanjut ia mengatakan mereka sudah mengantisipasi hal tersebut dan akan memperbaiki di laga-laga selanjutnya.

“Kami sudah bicara sebagai tim dan semoga kami akan melihat hasilnya di atas lapangan,” sambungnya.

Susunan Pemain Bayer Leverkusen versus Juventus:

Bayer Leverkusen: Lukas Hradecky; Lars Bender, Aleksandar Dragovic, Sven Bender, Daley Sinkgraven; Karim Bellarabi (Leon Bailey 66′), Charles Aranguiz, Kerem Demirbay (Julian Baumgartlinger 65′), Moussa Diaby; Kai Havertz, Lucas Alario (Kevin Volland 82′).

Pelatih: Peter Bosz

Juventus: Gianluigi Buffon; Danilo, Merih Demiral, Daniele Rugani, Mattia De Sciglio; Juan Cuadrado (Simone Muratore 90′), Miralem Pjanic, Adrien Rabiot (Blaise Matuidi 85′); Federico Bernardeschi (Paulo Dybala 66′); Gonzalo Higuain, Cristiano Ronaldo.

Pelatih: Maurizio Sarri

Takluk dari Juventus, Pelatih Milan Kecewa

Pelatih AC Milan, Stefano Pioli tak kuasa menyembunyikan kekecewaan menyusul hasil negatif timnya di pekan ke-12 Serie A. Menghadapi tuan rumah Juventus di Stadion Allianz pada Minggu, 10 November 2019 waktu setempat atau Senin dini hari WIB, Milan takluk satu gol tanpa balas.

“Kami setidaknya mampu mengimbangi lawan. Tetapi, jika Anda tidak mengubah peluang menjadi gol, Anda harus membayarnya,” beber Pioli usai pertandingan.

Lebih lanjut pelatih asal Italia itu mengatakan dirinya menyangkan timnya yang harus kebobolan akibat longgarnya pertahanan.

“Kami juga kebobolan ketika seharusnya bertahan lebih ketat dengan penjagaan satu lawan satu,” tutur pelatih botak itu,” sambungnya.

Satu-satunya gol tuan rumah dicetak oleh Paulo Dybala di menit ke-77. Kemenangan tipis ini lebih dari cukup mengantar Juventus kembali ke puncak klasemen sementara. Juventus telah mengemas 32 poin dari 12 pertandingan, unggul satu angka dari Inter Milan di tempat kedua. Sementara itu kekalahan ini membuat Milan tak bisa memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara.

Milan terpaku di papan bawah, tepatnya di urutan ke-14 dengan tabungan total 13 poin dari 12 pertandingan. Milan hanya berjarak empat poin dari Sampdoria di zona degradasi.

“Kami belum memiliki poin sebanyak yang kami harapkan, atau sebanyak yang kami layak dapatkan belakangan ini. Tetapi, secara performa kami membaik,” beber Pioli lagi.

Pioli menyebut timnya sudah menampilkan permainan tebaik. Bahkam mereka mampu merepotkan tuan rumah. Ia pun menegaskan akan terus bekerja keras untuk mengembalikan timnya ke jalur kemenangan.
“Kami harus terus bekerja dan memperbaiki diri. Posisi kami sekarang ini tidak pantas untuk Milan dan itu yang seharusnya terus membuat kami merasa khawatir dan fokus sepanjang waktu,” lanjut Pioli

Pelatih Juventus, Maurizio Sarri kemudian melakukan keputusan berani di babak kedua. Mantan pelatih Chelsea itu menarik keluar Cristiano Ronaldo dan digantikan dengan Paulo Dybala. Keputusan berani ini ternyata tepat. Dybala sukses memecah kebuntuan di menit ke-77 usai sepakan keras kaki kanan bersarang di pojok bawah gawang tim tamu. Hingga bubaran skor tak juga berubah. Tuan rumah pun berhak atas tiga poin.

Pelatih Juventus angkat bicara terkait alasan menarik keluar Ronaldo. “Kami harus berterima kasih kepada Ronaldo, karena dia sudah berkorban untuk tampil pada malam ini dalam situasi yang sulit. Dia melakukan segala hal yang mungkin dilakukan, tetapi saya lihat dia tidak fit, dan saya kira keputusan terbaik adalah menariknya keluar,” beber Sarri.

“Selama sebulan terakhir, dia memiliki masalah di lutut. Ia mengalami benturan saat latihan dan itu memengaruhi ligamennya,” sambung Sarri.

 

 

Hadapi Juventus, Pemain Milan: Kami Bukan Lecce

AC Milan akan menghadapi laga berat di pekan ke-12 Serie A Italia. Tidak tanggung-tanggung Rosonneri akan menghadapi Juventus. Pertandingan ini semakin berat karena berlangsung di kandang lawan di  Allianz Stadium pada Minggu, 10 November 2019 waktu setempat atau Senin dini hari WIB.

Milan tentu harus bekerja keras untuk memetik kemenangan di kandang Nyonya Tua. Saat ini performa kedua tim seakan bertolak belakang. Milan terpuruk di papan bawah, tepatnya di posisi ke-13 dengan tabungan 13 poin dari 11 pertandingan.

Meski begitu salah satu pemain Milan, Ismael Bennacer optimis timnya mampu membuat kejutan di pertandingan itu. Hal ini berangkat dari pengalaman pertandingan sebelumnya di mana Juventus direpotkan Lecce dengan skor akhir 2-2.

“Kami adalah Milan dan bukan Lecce. Juventus dan Lecce bermain imbang, sehingga kami tentu bisa menang. Kami hanya perlu mengusung semangat yang tepat,” beber Bennacer.

Lebih lanjut pemain asal Aljazair itu mengatakan Milan merupakan tim dengan sejarah yang kuat. Mereka yakin akan tampil maksimal di kandang Juventus.

“Milan adalah klub dengan sejarah yang hebat dan kami harus berjuang keras, terutama untuk para suporter. Saat ini kami berada dalam situasi sulit, tapi tugas kami adalah bekerja keras dan terus optimistis,” lanjutnya.

Saat ini Juventus berstatus runner-up klasemen sementara dengan raihan total 29 poin dari 11 pertandingan. Bianconeri tertinggal dua poin dari Inter Milan yang baru saja menguasai posisi teratas usai memetik kemenangan di laga ke-12

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya pada Senin, 11 November 2019:

LA LIGA

00:30 WIB – Getafe vs Osasuna – beIN Sports 1 (Live)
03:00 WIB – Real Betis vs Sevilla – beIN Sports 1 (Live)

SERIE A

00:00 WIB – Parma vs AS Roma – RCTI, beIN Sports 2 (Live)
02:45 WIB – Juventus vs AC Milan – RCTI, beIN Sports 2 (Live)

BUNDESLIGA

00:00 WIB – Freiburg vs Eintracht Frankfurt – Fox Sports (Live)

FIFA WORLD CUP U-17

02:30 WIB – Belanda vs Paraguay – Mola TV (Live)
06:00 WIB – Korea Selatan vs Meksiko – Mola TV (Live)

CAF AFRICA CUP OF NATIONS U-23

22:00 WIB – Mali vs Kamerun – beIN Sports 2 (Live)

SHOPEE LIGA 1

15:30 WIB – Persija Jakarta vs Borneo FC – Indosiar (Live)
18:30 WIB – Persipura Jayapura vs Bali United – O Channel (Live)

 

Ronaldo Cetak Gol, Juventus Menang Tipis Atas Bologna

Cristiano Ronaldo menjadi salah satu pembeda pada pertandingan Juventus menghadapi Bologna di pekan kedelapan Serie A Italia. Pemain internasional Portugal itu mencetak satu dari dua gol kemenangan Nyonya Tua yang berlangsung di Stadion Allianz pada Sabtu, 19 Oktober 2019 waktu setempat atau Minggu dini hari WIB.

Pertandingan kedua tim berakhir dengan skor 2-1. Ronaldo mencetak gol pembuka di menit ke-19, menyusul Miralem Pjanic di menit ke-54. Sementara itu satu-satunya gol tim tamu dicetak oleh Danilo Larangeira di menit ke-26.

Kemenangan tipis ini lebih dari cukup mengamankan Juventus di posisi puncak. Bianconeri telah mengemas total 22 poin dari delapan pertandingan, unggul empat poin dari Inter Milan yang baru akan memainkan laga kedelapan hari ini.

Tampil di kandang sendiri, Juventus tampil dominan. Tuan rumah membuka keunggulan saat pertandingan memasuki menit ke-19. Gol ini tidak lepas dari kejelian Ronaldo melepaskan sepakan keras tanpa bisa digagalkan kiper tim tamu, Skorupsi.

Tertinggal satu gol tim tamu langsung meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya dipetik tak lama berselang. Tujuh menit kemudian, Bologna berhasil menyamakan kedudukan setelah sepakan keras Danilo tak mampu digagalkan kiper Juventus, Gianluigi Buffon. Skor imbang bertahan hingga babak pertama berakhir.

Pertandingan menjadi semakin menarik di paruh kedua. Dari beberapa percobaan, Juventus akhirnya mampu mencetak gol di menit ke-54. Kali ini giliran Pjanic yang mencatatkan namanya di papan skor setelah sepakan kerasnya mengarah di pojok kiri gawang Bologna. Gol tersebut ternyata menjadi pembeda di laga ini.

Usai laga Pjanic mengatakan tidak mudah bagi timnya untuk memetik kemenangan di laga tersebut. Pjanic menilai tim tamu memiliki organisasi pertahanan yang rapih sehingga sulit ditembus.

“Kami tahu betul itu akan sulit setelah kami melihat pertandingan Bologna. Mereka terorganisir dan menyebabkan masalah bagi kami, tetapi saya masih berpikir kami pantas menang,” beber Pjanic.

Lebih lanjut ia mengatakan timnya seharusnya mampu mencetak lebih banyak gol. Namun padatnya jadwal pertandingan membuat timnya tak mampu mengerahkan segenap kemampuan terbaik.

“Kami menciptakan banyak peluang dan seharusnya mencetak satu gol lagi untuk membuat laga lebih nyaman untuk kami. Ini sulit setelah jeda internasional, jadi kami terima poin ini,” lanjutnya.

Susunan pemain Juventus versus Bologna:

Juventus (4-3-1-2): 77-Gianluigi Buffon; 16-Juan Cuadrado, 4-Matthijs de Ligt, 19-Leonardo Bonucci, 12-Alex Sandro; 6-Sami Khedira (30-Rodrigo Bentancur 62′), 5- Miralem Pjanic, 25-Adrien Rabiot (14-Blaise Matuidi 73′); 33-Federico Bernardeschi; 7- Cristiano Ronaldo, 21-Gonzalo Higuain (10-Paulo Dybala 82′)

Pelatih: Maurizio Sarri

Bologna (4-2-3-1): 28-Lukasz Skorupski; 15-Ibrahima Mbaye, 23-Danilo Larangera, 13-Mattia Bani, 11-Ladislav Krejci; 32-Mattias Svanberg (17-Andreas Skov Olsen 80′), 16-Andrea Poli (31-Blerim Dzemaili 82′); 7-Riccardo Orsolini, 21-Roberto Soriano, 10-Nicola Sansone (9-Federico Santander 80′); 24-Rodrigo Palacio

Pelatih: Sinisa Mihajlovic