Jadwal Pertandingan Rabu, 11 Desember: Inter Vs Barcelona di Liga Champions

Salah satu pertandingan menarik di kalender Liga Champions Eropa pada Selasa, 10 Desember 2019 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB akan tersaji di Stadion Giuseppe Meazza saat tuan rumah Inter Milan menjamu Barcelona.

Pertandingan ini sangat menentukan bagi tuan rumah Inter Milan. Kemenangan adalah harga mati bagi Inter bila ingin menjaga peluang ke babak selanjutnya. Saat ini Inter berada di urutan kedua dengan raihan tujuh poin. Jumlah poin Inter sama banyak dengan Borussia Dortmund.

Pelatih Inter, Antonio Conte menargetkan kemenangan di laga ini. Untuk itu ia akan menurunkan formasi terbaik. Sementara itu pelatih Barcelona, Ernesto Valverde mengatakan laga ini akan berjalan menarik karena mereka akan menghadapi pemuncak Serie A.

“Saya menduga sebuah Inter yang hebat. Mereka adalah pemimpin Serie A, dan di laga pertama grup mereka menyulitkan,” beber Valverde.

“Mereka sedang menjalani musim yang bagus dan tahun lalu mereka juga pernah mengalami hal serupa seperti ini, tapi mereka gagal memenangi pertandingan melawan PSV. Pelatihnya boleh berganti dan sejumlah pemainnya juga, tapi semangat mereka tetap sama,” sambung pelatih asal Spanyol itu.

Meski begitu Valverde akan tetap mematok target kemenangan sekalipun timnya sudah dipastikan lolos ke babak selanjutnya.

“Kami di sini untuk bertarung demi kemenangan. Mengingat Inter memiliki sebuah tim bagus, kami akan harus menunjukkan kualitas kami di atas lapangan. Ini adalah sebuah tantangan yang sulit sekaligus penting,” lanjutnya lagi.

Pertandingan menarik lainnya akan mempertemukan Liverpool kontra Red Bull Salzburg di matchday terakhir Grup E Liga Champions Eropa. Laga ini akan digelar di markas Salzburg di Red Bull Arena pada Selasa, 10 Desember 2019 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB.

Saat ini Liverpool masih nyaman di puncak klasemen dengan raihan total 10 poin. Namun demikian Liverpool belum dipastikan lolos ke babak selanjutnya karena hanya berjarak satu poin dari Napoli di urutan kedua dan tiga poin dari Salzburg di posisi ketiga.

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya pada Rabu, 11 Desember 2019:

UEFA CHAMPIONS LEAGUE

00:55 WIB – Salzburg vs Liverpool – SCTV, Champions TV 2 (Live)
00:55 WIB – Napoli vs Genk – Champions TV 1 (Live)
03:00 WIB – Inter Milan vs Barcelona – SCTV, Usee Sports 2 (Live)
03:00 WIB – Chelsea vs Lille – Champions TV 1 (Live)
03:00 WIB – Ajax Amsterdam vs Valencia – Champions TV 2 (Live)
03:00 WIB – Borussia Dortmund vs Slavia Praha – Vidio, Usee Sports (Live)
03:00 WIB – Benfica vs Zenit St Petersburg – Vidio (Live)
03:00 WIB – Lyon vs RB Leipzig – Vidio (Live)

INDIAN SUPER LEAGUE

21:00 WIB – Odisha vs Hyderabad – Fox Sports 2 (Live)

SHOPEE LIGA 1

15:30 WIB – Persela Lamongan vs PSS Sleman – Indosiar (Live)
17:45 WIB – Borneo FC vs Persib Bandung – Indosiar (Live)
18:30 WIB – Barito Putera vs PSM Makassar – Vidio (Live)

 

 

 

Conte Sebut Laga Kontra Roma sebagai Duel Bergengsi

Pelatih Inter Milan, Antonio Conte menyebut pertandingan antara timnya menghadapi AS Roma sebagai duel bergengsi. Kedua tim bertemu di pekan ke-15 Serie A Italia di kandang Internazionale Milan di Stadion Giuseppe Meazza pada akhir pekan lalu.

Menurut Conte, kedua tim sama-sama memiliki amunisi yang mumpuni. Selain itu kedua tim dikenal memiliki sejarah sepak bola yang kuat di Italia. Ditambah lagi performa kedua tim sedang dalam tren positif. Hal ini membuat pertandingan tersebut sangat bergengsi.

“Kami siap menjamu Roma yang sedang berada dalam performa terbaik. Ini akan menjadi pertandingan bergengsi. Kami mempersiapkan diri dengan cara yang tepat. Kami harus menerima berbagai tekanan, namun kami juga harus siap untuk terus berjuang dan memaksimalkan kesempatan yang dimiliki,” tandas Conte.

Kubu Inter Milan mengaku siap menjamu Serigala Roma yang sedang dalam tren positif. Hal ini ditegaskan oleh pelatih Nerrazzuri, Antonio Conte. Menurut Conte laga ini akan berjalan menarik dan mereka akan siap menghadapi tekanan Roma.

Lebih lanjut mantan pelatih Chelsea itu mengatakan pihaknya tidak ingin kehilangan kesempatan di laga ini. Conte ingin timnya terus menjaga tren bagus sejak musim ini dumulai.

“Kami telah berjuang keras sejak awal musim, jika kami ingin melanjutkan hal ini maka kami harus meningkatkan usaha kami, kami tidak boleh melakukan apapun dengan setengah hati,” sambungnya.

Head to head kedua tim:

21-04-2019 Inter 1-1 Roma (Serie A)

03-12-2018 Roma 2-2 Inter (Serie A)

22-01-2018 Inter 1-1 Roma (Serie A)

27-08-2017 Roma 1-3 Inter (Serie A)

27-02-2017 Inter 1-3 Roma (Serie A)

5 Pertandingan Terakhir Inter Milan:

06-11-2019 Dortmund 3-2 Inter (UCL)

10-11-2019 Inter 2-1 Verona (Serie A)

24-11-2019 Torino 0-3 Inter (Serie A)

28-11-2019 Slavia 1-3 Inter (UCL)

01-12-2019 Inter 2-1 SPAL (Serie A)

5 Pertandingan Terakhir AS Roma:

08-11-2019 Gladbach 2-1 Roma (UEL)

11-11-2019 Parma 2-0 Roma (Serie A)

24-11-2019 Roma 3-0 Brescia (Serie A)

29-11-2019 Basaksehir 0-3 Roma (UEL)

02-12-2019 Verona 1-3 Roma (Serie A)

Perkiraan Starting Line-up Inter Milan versus AS Roma:

Inter Milan (3-5-2): Samir Handanovic; Diego Godin, Stefan De Vrij, Milan Skriniar; Antonio Candreva, Matias Vecino, Borja Valero, Marcelo Brozovic, Cristiano Biraghi; Romelu Lukaku, Lautaro Martinez.

Pelatih: Antonio Conte.

AS Roma (4-2-3-1): Pau Lopez; Leonardo Spinazzola, Gianluca Mancini, Chris Smalling, Aleksandar Kolarov; Jordan Veretout, Amadou Diawara; Nicolo Zaniolo, Lorenzo Pellegrini, Henrikh Mkhitaryan; Edin Dzeko.

Pelatih: Paulo Fonseca.

 

Lukaku Gemilang, Inter Milan Libas Slavia di Liga Champions

Inter Milan sukses meraih kemenangan telak di matchday kelima Liga Champions Eropa. Kemenangan ini tidak lepas dari performa gemilang Romelu Lukaku. Pada pertandingan yang digelar di Stadion Sinobo, markas Slavia, pada Rabu, 27 November 2019 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB, Lukaku mencetak satu gol dan dua assist. Pertandingan tersebut berkesudahan dengan skor 3-1 untuk keunggulan Internazionale Milan.

Lukaku mencetak gol di menit ke-81 dan memberikan assist untuk gol yang diciptakan oleh Lautaro Martinez di menit ke-19 dan 88. Sementara itu satu-satunya gol tuan rumah dicetak oleh Tomas Soucek dari titik penalti di menit ke-37.

Tambahan tiga poin ini sangat penting bagi Inter. Klub tersebut pun merangsek ke urutan kedua Grup F dengan raihan total tujuh poin dari lima pertandingan. Inter unggul head to head dari Borussia Dortmund yang pada waktu bersamaan menuai kekalahan telak di markas Barcelona dengan skor 1-3. Sementara itu Slavia tertahan di urutan buncit dengan tabungan dua poin dari lima laga.

Kemenangan ini menjaga peluang Inter ke babak 16 besar. Inter berpeluang mendampingi Barcelona ke babak selanjutnya. Barcelona yang unggul empat angka dari para pesaingnya sudah dipastikan lolos ke babak berikutnya. Sementara Inter dan Dortmund akan berebut satu tiket terakhir dari Grup F.

Meski tampil di kandang lawan, Inter tampil menekan sejak menit awal. Meski begitu tuan rumah mampu mendominasi jalannya pertandingan. Tim tamu sukses membuka keunggulan saat pertandingan menginjak menit ke-19. Berawal dari aksi individu Lukaku, bola kemudian diteruskan kepada Lautaro yang dengan tenang menggetarkan gawang tuan rumah.

Inter yang mengandalkan serangan balik nyaris menggandakan keunggulan di menit ke-35. Namun gol dari Lukaku dianulir wasit. Tuan rumah justru mampu menyamakan kedudukan setelah pelanggaran Stevan de Vrij terhadap Peter Olayinka berbuah hadiah penalti. Tomas Soucek sukses menjalankan tugasnya untuk membuat skor menjadi imbang.

Skor imbang di paruh pertama membuat tuan rumah semakin giat menekan. Sayangnya penguasaan bola tidak berbanding lurus dengan gol. Inter justru mampu mencuri dua gol di paruh kedua untuk memastikan tiga poin dari laga tandang ini.

Pelatih Inter, Antonio Conte cukup puas dengan hasil tersebut. Ia mengapresiasi timnya yang dinilai tampil lebih solid.

“Mereka berkembang bersama-sama dan saya akan bilang, dibandingkan pertemuan pertama dengan Slavia Praha, kami sekarang lebih terlihat sebagai sebuah tim. Saya marah setelah hasil imbang 1-1 di San Siro kala itu, tapi kali ini kami tahu apa yang akan dihadapi dan kami siap,” beber Conte.

Susunan pemain Slavia Praha versus Inter Milan:

Slavia Praha: 1-Ondrej Kolar; 5-Vladimir Coufal, 15-Ondrej Kudela, 25-Michal Frydrych, 18-Jan Boril; 10-Josef Husbauer (Jaroslav Zeleny 70′), 22-Tomas Soucek, 23-Petr Sevcik, 7-Nicolae Stanciu (Ibrahim Traore 58′), 28-Lukas Masopust; 9-Peter Olayinka

Pelatih: Jindrich Trpisovsky

Inter Milan: 1-Samir Handanovic; 37- Milan Skriniar, 6-Stefan de Vrij, 2-Diego Godin; 34-Cristiano Biraghi (Valentino Lazaro76′), 77-Marcelo Brozovic, 20-Borja Valero (Roberto Gagliardini 77′), 8-Matias Vecino (Sebastiano Esposito 80′), 87

Pelatih: Antonio Conte

 

Pesta Tiga Gol ke Gawang Torino, Inter Tempel Ketat Juventus di Puncak Serie A

Inter Milan sukses memetik poin sempurna di pekan ke-13 Serie A Italia. Pada pertandingan yang digelar di Stadion Olimpiade Turin pada Sabtu, 23 November 2019 waktu setempat atau Minggu dini hari WIB, Internazionale Milan sukses membungkam tuan rumah Torino tiga gol tanpa balas.

Trigol tim tamu dicetak oleh tiga pemain berbeda yakni Lautaro Martinez di menit ke-12, Stefan de Vrij di menit ke-32, dan Romelu Lukaku di menit ke-54.

Kemenangan ini sangat penting bagi Inter. Tambahan tiga poin membuat klub tersebut tetap menjaga jarak dengan Juventus di puncak klasemen. Inter Milan kini mengemas total 34 poin, hanya berjarak satu angka dari Nyonya Tua di urutan teratas. Sementara itu kekalahan ini membuat Torino gagal memperbaiki posisi di tabel klasemen. Torino tertahan di urutan ke-12 dengan tabungan 14 poin dari 13 laga yang telah dilakoni.

Torino sebenarnya tampil baik di laga ini. Mereka mampu menguasai jalannya pertandingan. Namun demikian tim tamu berhasil membuka keunggulan saat pertandingan memasuki menit ke-12. Berawal dari umpan Matias Vecino, Lautaro Martinez sukses menggetarkan gawang Torino.

Gol ini memacu para pemain Inter untuk terus menekan. Tim tamu pun sukses menggandakan keunggulan di menit ke-32 melalui aksi Stevan de Vrij. Gol ini terjadi berkat assist Cristiano Biraghi.

Keunggulan dua gol di babak pertama tak mengendurkan semangat tim tamu. Buktinya Inter sukses menambah gol di menit ke-55. Kali ini giliran Romelu Lukaku yang mencatatkan namanya di papan skor. Inter pun sukses mengunci kemenangan tiga gol tanpa balas.

Pelatih Inter, Antonio Conte menyambut baik hasil tersebut. Terlebih lagi mereka mampu mencatatkan clean sheet alias tak kebobolan selama 90 menit pertandingan.

“Satu yang membuat saya senang adalah nirbobol,” beber Conte.

Lebih lanjut mantan pelatih Chelsea itu mengatakan hasil ini menunjukkan baiknya lini pertahanan mereka.

“Itu adalah penampilan pertahanan yang bagus dan sangat penting, karena kami tahu bahwa kami akan membuat gol cepat atau lambat. Jika kami bisa lebih tertutup rapat di belakang, maka kami bisa dalam kondisi yang baik,” tegasnya.

Susunan pemain Torino Versus Inter Milan:

Torino (3-5-2): 39-Salvatore Sirigu; 5-Armando Izzo, 33-Nicolas Nkoulou, 36-Bremer; 29-Lorenzo De Silvestri, 8-Daniele Baselli, 7-Sasa Lukic, 23-Soualiho Meite, 15-Cristian Ansaldi; 24-Simone Verdi, 9-Andrea Belotti (11-Simone Zaza 12′)

Pelatih: Walter Mazzarri

Inter Milan (3-5-2): 1-Samir Handanovic; 6-Stefan de Vrij, 2-Diego Godin, 37-Milan Skriniar; 33-Danilo D’Ambrosio, 8-Matias Vecino, 77-Marcelo Brozovic, 23-Nicolo Barella (20-Borja Valero 45′), 34-Cristiano Biraghi; 9- Romelu Lukaku, 10-Lautaro Martinez.

Pelatih: Antonio Conte

Bungkam Dortmund, Inter Jaga Persaingan dengan Barcelona di Grup F Liga Champions

Inter Milan tampil luar biasa di matchday ketiga Liga Champions Eropa yang digelar di kandang sendiri di Stadion Giuseppe Meazza pada Rabu, 23 Oktober 2019 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB. Sebagai tuan rumah, Internazionale menang atas tamunya Borussia Dortmund. Laga itu berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan tuan rumah.

Sepasang gol Inter disumbangkan oleh Lautaro Martinez di menit ke-22 dan Antonio Candreva di menit ke-89. Kemenangan ini membuat Inter Milan kini terlibat persaingan dengan Barcelona dan Dortmund di grup tersebut.

Tambahan tiga poin mendongrak posisi Inter ke urutan kedua dengan raihan total empat poin dari tiga laga. Inter unggul selisih gol dari Dortmund dan berjarak tiga poin dari Barcelona di puncak klasemen sementara.

Gol pertama Inter di laga ini terjadi berkat kejelian Lautaro Martinez untuk lolos dari jebakan offside untuk menuntaskan umpan terukur Stefan de Vrij. Dengan tenang pemain muda Argentina itu menggetarkan gawang Die Borussien yang dijaga Roman Burki.

Jelang bubaran Burki dipaksa kembali memungut bola dari dalam gawangnya. Gol ini berawal dari  umpan Marcelo Brozovic yang mampu diselesaikan dengan baik oleh Candreva.

Pelatih Inter, Antonio Conte menyebut Dortmund menghadapi timnya dengan rasa was-was. Ia mengatakan hal tersebut berangkat dari formasi yang dipakai lawan di laga ini.

“Borussia Dortmund mengubah sistem mereka menjadi lima bek, yang berarti mereka takut dengan kami dan ingin bermain dengan mengubah pendekatan mereka untuk mengopi sistem kami,” beber Conte.

Lebih lanjut mantan pelatih Chelsea itu mengatakan sekalipun lawan mengubah strategi, pihaknya pun telah mengantisipasi hal tersebut. Bahkan ia menyebut mereka mampu beradaptasi dengan perubahan pola tim besutan Lucien Favre itu.

“Kami sebenarnya mempersiapkan diri untuk laga yang sangat berbeda, tapi tampil baik untuk menyesuaikan diri. Ketika Dortmund kembali ke pola 4-2-3-1 setelah jeda, kami menyesuaikan diri lagi dan mengambil control,” sambungnya.

Sebelum pertandingan, Conte mengatakan dirinya sudah menginstruksikan kepada para pemain untuk menguasai lini tengah. Hal ini penting untuk meredam agresivitas Dortmund yang dikenal berbahaya saat melakoni serangan balik.

“Kami sudah mempersiapkan diri untuk menekan mereka di area-area tertentu lapangan dan mereka mengubah sistem, jadi itu tak lagi valid. Hal terpenting yang saya beri tahu ke anak-anak adalah untuk tak kehilangan penguasaan bola di area tengah, karena di sanalah mereka bergerak maju dari serangan balik,” tegas pria asal Italia itu.

Susunan pemain Inter Milan versus Borussia Dortmund:

Inter Milan (3-5-2): 1-Samir Handanovic; 2-Diego Godin, 6-Stefan de Vrij, 37-Milan Skriniar; 87-Antonio Candreva, 5-Roberto Gagliardini, 77-Marcelo Brozovic, 23-Nicolo Barella, 18-Kwadwo Asamoah (34-Biraghi 80′); 10-Lautaro Martinez, 9-Romelu Lukaku (30-Sebastiano Esposito 62′).

Pelatih: Antonio Conte

Borussia Dortmund (3-4-2-1): 1-Roman Burki; 16-Manuel Akanji (34-Jacob Larsen 74′), 33-Julian Weigl, 25-Mats Hummels; 5-Achraf Hakmi, 28-Axel Witsel, 6-Thomas Delaney (8-Mahmoud Dahoud 65′), 14-Nico Schulz; 23-Thorgan Hazard (13-Raphael Guerreiro 84′), 7-Jadon Sancho, 19-Julian Brandt.

Pelatih: Lucien Favre