Solskjaer Tidak Jadi Dipecat Dari Man United

Ole Gunnar Solskjaer yang saat ini selaku pelatih dari Manchester United sedikit bernafas lega walau meraih hasil buruk pada liga kali ini. sebab, posisinya sebagai Manager United akhir akhir ini dikabarkan tidak aman sampai Ed Woodward yang merupakan wakil eksekutif klub mengatakan akan tetap mempertahankan posisi Ole sebagai Manager dan masih mempercayai dirinya untuk menangani setan merah. Mainkan juga segera taruhan bola berhadiah yang terpercaya.

Pada musim 2019/2020 ini, bisa dibilang solskjaer belum meraih hasil yang bagus dan performa klub masih jauh dari kata konsisten. Sejumlah masalah pun muncul terkait performa klub dan masalah pemain pada musim ini. seperti yang diketahui bahwa pada laga sebelumnya united kalah dari Liverpool dengan skor 2-0 di dalam kandang sendiri. Setan merah sebenarnya kebobolan dua gol lagi pada pekan ke 23 Premier League ketika melawan the reds namun kedua gol tersebut tidak dianulir VAR.

Hasil tersebut membuat united tetap berada pada posisi ke 6 dalam klasemen sementara dengan 34 poin. Jarak tersebut tentunya sangat jauh dari Liverpool yang sudah berada di puncak klasemen sementara dengan tertinggal 30 poin. Sebelum pertandingan, banyak sekali harapan dari para fans MU agar bisa menghentikan laju tidak terkalahkan dari Liverpool namun apa daya didikan dari solskjaer masih belum maksimal dan solskjaer sendiri mengatakan bahwa Liverpool sedang dalam masa hebatnya.

Performa yang tidak konsisten Manchester United sempat dikabarkan akan berdampak pada masa depan Ole sebagai Manager namun sampai saat ini pihak klub tidak mempunyai rencana untuk memecatnya. Ed woodward mengatakan dirinya masih cukup puas dengan kinerja dari solskjaer dan rencana yang disusunnya.

Ia juga percaya sepenuhnya dengan proyek yang sedang disusun oleh solskjaer dimana artinya pria berkebangsaan norwegia ini akan tetap menjadi manager hingga akhir musim nanti bahkan dikabarkan kontraknya akan segera diperpanjang pada awal musim nanti. Ed woodward juga akan memodali solskjaer dalam bursa transfer musim ini untuk membeli pemain muda baru.

Solskjaer sudah mulai melatih Manchester United pada 2018 lalu dan pada awal perjalanan karirnya ia pun mampu meraih hasil bagus dan membawa united menyingkirkan PSG di Liga Champions sayangnya sampai musim ini solskjaer tampak kesulitan karena salah langkah dalam mengambil keputusan.

Sebuah pengakuan dari Paul ince menyebutkan bahwa ole gunnar menyesal telah melepaskan romelu lukaku di awal musim kemarin, seperti yang diketahui bahwa pada musim panas kemarin solskjaer mengambil sebuah keputusan besar. Ia memutuskan untuk melepaskan Romelu ke klub tetangganya, Inter Milan.

Pada musim panas kemarin, united tidak mendatangkan satu pun striker baru untuk menggantikan romelu karena beranggapan sudah memiliki Anthony martial dan marcus rashford. Sayangnya kedua pemain tersebut pada musim ini mendapatkan sejumlah masalah dan mengalami cedera. Inilah yang menjadikan Solskjaer salah langkah dan susunan dalam tim menjadi pincang.

Berbeda jauh dengan pendapat sebelumnya, Menurut manager Burnley yaitu sean dyche, ia menilai Manchester United sebenarnya tidak tertinggal jauh dari Liverpool. Hanya saja setan merah tengah berada di masa transisi dan tengah membangun kekuatan besar sehingga menjalani musim dengan tidak konsisten sejak berakhirnya era sir alex ferguson, United bahkan sulit memperoleh posisi empat besar dalam liga Premier league.

Manchester United vs burnley

Ia memuji pekerjaan solskjaer dan mengatakan itu tidaklah semudah membalikkan telapak tangan untuk membangun tim, butuh kesabaran dan juga cara untuk menyeimbangkan klub. lihat juga Jadwal Manchester United Vs Burnley akan berjumpa pada laga ke 24 Premier League dan laga ini akan di gelar di old Trafford pada hari kamis 23-1-2020 dini hari WIB.

Prediksi Chelsea Vs Man United di Babak Keempat Carabo Cup

Salah satu laga menarik akan tersaji di babak keempat Carabao Cup atau Piala Liga Inggris pada Rabu, 30 Oktober 2019 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB. Dua tim papan atas di Liga Primer Inggris akan saling berhadapan yakni Chelsea dan Manchester United. Tim yang disebutkan pertama akan bertindak sebagai tuan rumah pada pertandingan di Stadion Stamford Bridge tersebut.

Kedua tim sama-sama memiliki modal bagus jelang pertandingan ini. Chelsea tak pernah kalah dalam tujuh pertandingan terakhir di semua kompetisi. Sementara itu United meraih dua kemenangan beruntun di berbagai ajang. Laga pun diprediksi berjalan ketat.

Kubu Chelsea sangat percaya diri di laga ini. Sebagaimana dikatakan sang pelatih, Frank Lampard, timnya akan tampil di kandang sendiri, namun lawan tersebut berpeluang menyulitkan mereka.

“Saya tidak mengabaikan [Manchester United] karena saat Anda bermain melawan tim papan atas seperti Manchester United, dengan para pemain top, mereka dapat melukai Anda, seperti saat mereka mengalahkan kami [4-0] padahal kami tampil dengan cukup baik,” beber Lampard.

Sementara itu kubu Setan Merah tidak bisa menurunkan komposisi terbaik. Salah satu gelandang andalan yakni Paul Pogba masih menepi akibat cedera. Hal ini telah dikonfirmasi oleh pelatih United, Ole Gunnar Solskjaer.

“Kami tahu kondisi ini sulit dan kami tahu bahwa kami telah sering menanyakan keadaan mereka. Karena, selain Paul Pogba, Luke Shaw, dan Anthony Martial – ada banyak pemain lain yang juga mengalami cedera,” beber Solskjaer.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

11-08-2019 MU 4-0 Chelsea (EPL)

28-04-2019 MU 1-1 Chelsea (EPL)

19-02-2019 Chelsea 0-2 MU (FA Cup)

20-10-2018 Chelsea 2-2 MU (EPL)

19-05-2018 Chelsea 1-0 MU (FA Cup).

5 Pertandingan Terakhir Chelsea:

03-10-2019 Lille 1-2 Chelsea (UCL)

06-10-2019 Southampton 1-4 Chelsea (EPL)

19-10-2019 Chelsea 1-0 Newcastle (EPL)

23-10-2019 Ajax 0-1 Chelsea (UCL)

26-10-2019 Burnley 2-4 Chelsea (EPL).

5 Pertandingan Terakhir Manchester United:

03-10-2019 AZ 0-0 MU (UEL)

06-10-2019 Newcastle 1-0 MU (EPL)

20-10-2019 MU 1-1 Liverpool (EPL)

24-10-2019 Partizan 0-1 MU (UEL)

27-10-2019 Norwich 1-3 MU (EPL).

Prediksi starting line-up Chelsea versus Manchester United:

Chelsea (4-3-3): Willy Caballero; Reece James, Kurt Zouma, Fikayo Tomori, Emerson Palmieri; Mateo Kovacic, Jorginho, Mason Mount; Christian Pulisic, Michy Batshuayi, Callum Hudson-Odoi.

Pelatih: Frank Lampard

Manchester United (3-5-2): Sergio Romero; Victor Lindelof, Harry Maguire, Phil Jones; Aaron Wan-Bissaka, Fred, Scott McTominay, Brandon Williams; Anthony Martial, Marcus Rashford.
Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

Jadwal Pertandingan Rabu, 30 Oktober: Babak 4 Carabao Cup

Carabao Cup atau Piala Liga Inggris akan memasuki babak keempat. Sejumlah laga menarik akan tersaji. Tim-tim unggulan yang berlaga di Liga Primer Inggris bahkan akan saling berhadapan.

Juara Liga Champions Eropa, Liverpool akan berhadapan dengan sesame tim kuat dari Liga Primer Inggris yakni Arsenal. Liverpool akan bertindak sebagai tuan rumah pada pertandingan yang digelar di Stadion Anfield pada Kamis, 31 Oktober 2019 itu.

Laga lainnya yang tak kalah menarik akan pertemuan antara Chelsea kontra Manchester United. Chelsea akan bertindak sebagai tuan rumah di Stadion Stamford Bridge. Tentu kedua tim akan menurunkan komposisi terbaik demi meraih kemenangan.

Pertandingan yang tak kalah seru akan mempertemukan Manchester City kontra Southampton. City akan bertindak sebagai tuan rumah pada pertandingan yang akan digelar di Stadion Etihad pada Selasa, 29 Oktober 2019 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB.

Kedua tim jelas sama-sama bertekad meraih kemenangan di laga ini. Sebagai tuan rumah Manchester Biru tentu tidak ingin membuang kesempatan untuk melangkah ke babak selanjutnya. Namun tim tamu yang berjuluk Soton bukanlah tim lemah yang mudah dikalahkan.

Di tengah padatnya jadwal pertandingan, kedua pelatih pasti akan berpikir keras untuk meramu strategi di laga ini. Pelatih Manchester City, Pep Guardiola menyebut timnya memiliki banyak pemain, termasuk para pemain muda yang siap diturunkan di laga ini.

“Kami memiliki pemain akademi dan solusi lain yang [bisa dicoba] untuk mengatasi masalah yang ada di lini belakang saat menghadapi Southampton. Jika semuanya berjalan sesuai rencana, kami dapat melaju ke babak berikutnya,” beber Guardiola.

Sementara itu Soton baru saja tersakiti setelah dipermalukan Leicester City di pentas Liga Primer Inggris beberapa waktu lalu. Saat itu, Soton kalah sembilan gol tanpa balas. Hal ini membuat Soton sedang dalam tekanan dan tantangan besar.

Di atas kertas City tentu lebih diunggulkan. Tim tersebut memiliki segudang pemain. Di lini depan performa Raheem Sterling sedang menanjak. Pemain tersebut beberapa kali selalu mencuri hati sang pelatih.

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya pada Rabu, 30 Oktober:

EFL CARABAO CUP

02:45 WIB – Manchester City vs Southampton – Mola TV (Live)
02:45 WIB – Burton Albion vs Leicester City – Mola TV (Live)
02:45 WIB – Everton vs Watford – Mola TV (Live)

LA LIGA

01:00 WIB – Alaves vs Atletico Madrid – beIN Sports 1 (Live)
03:15 WIB – Barcelona vs Real Valladolid – beIN Sports 1 (Live)

SERIE A

01:00 WIB – Parma vs Hellas Verona – beIN Sports 2 (Live)
03:00 WIB – Brescia vs Inter Milan – beIN Sports 2 (Live)

FIFA WORLD CUP U-17

03:00 WIB – Angola vs Kanada – Mola TV (Live)
03:00 WIB – Nigeria vs Ekuador – Mola TV (Live)
06:00 WIB – Australia vs Hungaria – Mola TV (Live)
06:00 WIB – Brasil vs Selandia Baru – Mola TV (Live)

INDIAN SUPER LEAGUE

21:00 WIB – Chennaiyin vs ATK – Fox Sports 2 (Live)

SHOPEE LIGA 1

18:30 WIB – Madura United vs Tira Persikabo – Indosiar (Live)

 

Liverpool Vs MU: Mohammad Salah Bermain, De Gea Absen?

Liverpool Vs MU: Mohammad Salah Bermain, De Gea Absen-Liverpool tampak siap menurunkan skuad terbaik mereka saat akan menyambangi Manchester United, Minggu (20/10/2019) akhir pekan ini. The Reds bisa jadi membuat Setan Merah bertekuk lutut. Duel klasik Liga Inggris itu selalu penuh gengsi dan tekanan tinggi. Saat ini kondisi kedua tim berbanding terbalik. Liverpool tentunya jelas jauh lebih kuat dari MU di setiap sisi.

Liverpool Vs MU: Mohammad Salah Bermain, De Gea Absen?

Terlebih, Liverpool mendapatkan kabar baik bahwa penyerang andalan mereka,Mohammad Salah mungkin bisa bermain penuh pada pertandingan ini setelah mendapatkan tekel horor. Sebaliknya, MU mungkin tidak bisa diperkuat kiper andalan mereka, David De Gea. Sebelum jeda internasional lalu, Salah terpaksa mengakhiri pertandingan lebih cepat ketika Liverpool mengalahkan Leicester City 2-1. Salah tampak bergulung-gulung kesakitan di lapangan setelah mendapatkan tekel horor dari Hamza Choudhury.

Usai laga tersebut, Jurgen Klopp langsung mengecam tekel keras itu dan mengkhawatirkan kondisi Salah. Untungnya, Liverpool bisa bernapas lega ketika mendapati bahwa cedera Salah tidak terlalu parah usai menjalani serangkaian tes. Sebelumnya, Salah sempat diragukan bakal bermain akhir pekan ini. Klopp dikenal sebagai pelatih yang tidak mau mengambil risiko ketika pemainnya tidak sedang dalam kondisi yang fit.

Biar begitu, kini Liverpool Echo mengklaim bahwa kondisi Salah sudah 100 persen dan siap bermain sebagai starter. Kehadiran Salah jelas akan membuat Liverpool jadi lebih kuat. Ketika Liverpool mendapatkan kabar baik, MU justru diterpa kabar buruk. Kiper nomor satu mereka, David De Gea cedera ketika membantu Timnas Spanyol pada laga jeda kualifikasi Euro 2020 dewasa ini. De Gea terpaksa meninggalkan lapangan di menit ke-60, dia tampak kesakitan usai menyapu bola. De Gea hanya bisa terduduk dan meminta bantuan tim medis.Menurut Sky Sports, De Gea mengalami cedera hamstring dan tidak bisa melanjutkan pertandingan. Dia bahkan harus dipapah keluar lapangan oleh staf medis Spanyol. Cedera De Gea ini jelas menjadi kabar buruk untuk MU. Dia diragukan bisa tampil saat menjamu Liverpool akhir pekan nanti.

Fred Dituduh menjadi Penyebab Kekalahan MU Kontra Newcastle

Fred Dituduh menjadi Penyebab Kekalahan MU Kontra NewcastleSebuah kritikan datang dari Martin Keown kepada Fred. Legenda Arsenal itu menilai sang gelandang menjadi penyebab terjadinya kekalahan yang dialami Manchester United saat berhadapan dengan Newcastle. pada pertandingan itu Fred akhirnya diberikan kesempatan untuk bermain kembali menjadi starter di lini tengah United. Ia dipercaya oleh Sloskjaer , pelatih mereka untuk bermain sejak awal bersama Scott McTominay saat mereka menjadi tamu Newcastle di St James Park.

Fred Dituduh menjadi Penyebab Kekalahan MU Kontra Newcastle

Pada laga itu memang fred kerap melakukan kesalahan di lini tengah United. Ia kerap kehilangan bola dan sulit menghubungkan antara lini tengah dengan lini serang United. Keown merasa pemain asal Brasil itu menjadi penyebab Setan Merah kalah di laga itu. “Mereka sangat buruk saat menjaga penguasaan bola,” beber Keown yang dikutip Manchester Evening News.

Keown merasa Fred benar-benar menjadi beban bagi Manchester United terutama di posisi lini tengah. Ia menilai sang gelandang seperti tidak tahu apa yang harus ia lakukan saat membawa bola dan itu berdampak sangat besar bagi timnya. “Dia terlihat seperti sebuah lelucon ketika ia mendapatkan bola. Saya tahu bahwa memang penting untuk merebut bola dari lawan, namun dia seharusnya bisa mengontrol bola itu dan juga melepaskan umpan yang tepat.”

Keown juga meyakini bahwa sosok gelandang tengah memegang peran yang sangat penting di dalam tim. Untuk itu ketika seorang gelandang tengah tidak bermain optimal seperti Fred maka itu akan membuat timnya kesulitan. “Jika seorang gelandang bermain seperti apa yang ia tunjukkan hari ini, maka timnya tidak akan bisa berbuat apa-apa.” imbuhnya. Manchester United akan kembali beraksi di ajang EPL setelah jeda internasional. Mereka akan menghadapi Liverpool di Old Trafford pada tanggal 20 Oktober 2019 mendatang.

Bermain Tanpa Eden Hazard, Peringkat Enam Sudah Cukup Bagus Untuk Chelsea

Bermain Tanpa Eden Hazard, Peringkat Enam Sudah Cukup Bagus Untuk ChelseaMantan Bek dari Club Chelsea, Glen Johnson enggan mematok target yang tidak pasti untuk The Blues musim ini, Johnson percaya tim yang berasal dari London Barat itu sudah menjalani Musim yang bagus jika mereka Finish di peringkat enam klasemen Akhir EPL Musim ini. Dimusim 19/20 ini menjadi musim yang berat bagi Chelsea. Mereka kehilangan sejumlah pemain andalan yang menjadi pilar mereka seperti Eden Hazard, Alvaro Morata dan Gonzalo Higuain namun mereka tidak bisa mendatangkan penggantinya karena mereka terkena hukuman Embargo Transfer setelah melakukan perekrutan pemain dibawah umur.

Mantan Bek dari Club Chelsea, Glen Johnson enggan mematok target yang tidak pasti untuk The Blues musim ini, Johnson percaya tim yang berasal dari London Barat itu sudah menjalani Musim yang bagus jika mereka Finish di peringkat enam klasemen Akhir EPL Musim ini

Sejauh ini Frank Lampard banyak mengandalkan pemain muda di skuat The Blues dan bisa dinilai untuk performa pemain muda mereka cukup bagus dimana mereka kini bisa menempati peringkat ketujuh Klasemen Sementara EPL. Johnson percaya bahwa hukuman transfer yang mereka terima pasti sangat merugikan bagi tim London Barat tersebut “Musim ini mereka kehilangan banyak pemain terbaik mereka dan tidak bisa menggantikannya” beber Johnson kepada Talk Sport.

Johnson menilai bahwa tidak adil bagi para pendukung Chelsea untuk memberikan target yang tinggi untuk para pemain muda Chelsea. Ia menyebutkan bahwa pemain muda  Chelsea masih dalam proses adaptasi di tim utama dan ada kemungkinan performa mereka akan tidak stabil sepanjang musim ini. “ mereka memberikan para pemain muda kesempatan dan beberapa diantara mereka belum pernah bermain di Premier League sebelumnya, jadi kita tidak bisa berharap terlalu banyak”

Johnson percaya bahwa menargetkan Chelsea untuk kembali bermain di Liga Champions pada musim depan bukanlah sesuatu yang bisa didapatkan dengan mudah. Ia menilai Chelsea bisa mengamankan posisi di Liga Europa saja sudah merupakan pencapaian yang bagus untuk pasukan muda Frank Lampard itu. “ Saya rasa finish di posisi enam sudah menjadi pencapaian yang bagus untuk mereka dimusim ini” ia menambahkan. Chelsea sendiri bertekad untuk memperbaiki posisi mereka di Klasemen sementara EPL dan mereka akan menjadikan pertemuan mereka dengan Southampton pada hari minggu malam nanti menjadi kemenangan mereka.

EPL Tidak Menyakinkan, MU Diminta Untuk Fokus Liga Europa

EPL Tidak Menyakinkan, MU Diminta Untuk Fokus Liga EuropaOle Gunnar Solskjaer diberikan sebuah saran oleh Paul Ince. Ia percaya bahwa Manchester United harus lebih fokus pada Liga Europa musim ini dibanding dengan Premier League. Pada Musim ini Manchester United memiliki sebuah target yang besar untuk dipenuhi di akhir musim. mereka diminta untuk bisa mencapai finish di empat besar untuk kembali ke Liga Champions Musim depan mendatang. Namun di tujuh pertandingan EPL pada musim ini, MU tidak mendapatkan performa yang menyakinkan dan mereka hanya mampu meraih dua kemenangan saja dari tujuh pertandingan pertama yang sudah mereka lewati di EPL musim ini. Ince percaya bahwa dengan kondisi MU yang seperti ini, Mu harus fokus ke Liga Europa ”Menurut saya, lebih baik Ole fokus ke Liga Europa dan menjadikan itu sebagai Prioritas” beber Ince kepada Paddy Power

EPL Tidak Menyakinkan, MU Diminta Untuk Fokus Liga Europa

Ince percaya bahwa akan sangat sulit bagi MU untuk menembus Liga Champions dari EPL, oleh karena itu, fokus mereka sekarang harus dialihkan ke Liga Europa. “Mereka harus bisa meniru apa yang dilakukan oleh Jose Mourinho, mantan pelatih mereka. Karena ia tahu apa yang harus dilakukan untuk bisa kembali ke Liga Champions. kita harus jujur dengan kondisi dan melihat dari penampilan mereka beberapa pekan ini akan sulit untuk MU menembus posisi empat besar di EPL” menurut ince jika mereka memenangkan Liga Europa, mereka akan mendapatkan trofi dan slot ke Liga Champions, jalur tersebut lebih baik dari pada mereka fokus ke EPL.

Ince yakin bahwa Solskjaer harus mengatur rotasi pemainnya dengan cermat agar MU bisa memenangkan Liga Europa sembari bersaing di Premier League. “ Tentu saja saya tidak ingin mereka mengabaikan Liga Inggris begitu saja, namun saya juga tidak mau melihat mereka menurunkan tim yang lemah untuk melawan AZ Alkmaar, Saya tahu bahwa AZ bukan tim yang kuat, namun pada akhir pekan nanti mereka akan menghadapi Newcastle dan saya rasa mereka wajib untuk memenangkan kedua laga itu, akan sangat mengecewakan jika tidak” Ujar Ince. Manchester United sendiri akan terbang ke Belanda pada hari Rabu, dan mereka diharuskan untuk mencoba berlatih di stadion AZ Alkmaar sebelum bermain melawan wakil Belanda itu pada hari Kamis.

Unai Emery Diharapkan Untuk Berhenti Melakukan Eksperimen

Unai Emery Diharapkan Untuk Berhenti Melakukan EksperimenMantan gelandang Arsenal, Emmanuel Petit meminta Unai Emery untuk berhenti melakukan rotasi ditimnya agar performa The Gunners bisa kembali stabil. Emery memang tampaknya sering melakukan banyak eksperimen pada musim 2019-2020 ini. Ia sering memainkan pemain-pemain baru ke dalam tim utama Arsenal.Namun hal ini malah menjadi dampak negative untuk Arsenal, Emery dianggap tidak tahu bagaimana menciptakan susunan pemain terbaik baik The Gunners. Petit mengatakan bahwa ia mengapresiasi untuk keputusan Emery melakukan Rotasi pemain itu. Hal itu dilakukan demi mencari formula yang cocok agar Arsenal bisa meraih kemenangan demi kemenangan.

Mantan gelandang Arsenal, Emmanuel Petit meminta Unai Emery untuk berhenti melakukan rotasi ditimnya agar performa The Gunners bisa kembali stabil

Namun meski demikian, Petit merasa bahwa Emery harus stop melakukan Rotasi itu karena jika diteruskan hal itu akan membuat Arsenal tak bisa tampil dengan konsisten. “Yang ingin dilakukan Unai Emery adalah menciptakan sebuah tim, unit Kolektif bukan hanya 11pemain inti saja, tapi menciptakan seluruh kelompok. inilah sebabnya mengapa dia terus-menerus melakukan rotasi pada timnya dan termasuk para pemain muda” ujarnya pada Paddy Power. Petit menyukai ide untuk melakukan rotasi pada pemain namun pasti akan sulit bagi pemain untuk bermain dalam system seperti ini, karena mereka harus bermain secara teratur dan beradapatasi.menurut Petit menggunakan system Unai memiliki tuntutan yang besar bagi para pemain.

Pada Matchday ketujuh ini, Arsenal akan dihadapkan dengan Manchester United di Old Trafford. Petit mengungkapkan Arsenal memiliki modal yang bagus untuk menghadapi laga ini. Sebab mereka sebelumnya menunjukkan penampilan yang cukup memuaskan saat melawan Aston Villa. Namun, Pria asal Prancis ii tak berani mengharapkan apapun untuk pertandingan Arsenal melawan MU karena peforma mereka yang masih tidak stabil.

Petit mengungkapkan Arsenal telah bermain dengan baik setelah menghabiskan poin mereka melawan WatFord. Dalam Pertandingan yang sangat sulit bagi mereka melawan Aston Villa, mereka bermain dengan hanya 10 pemain dan perlu mengejar kembali setelah dalam kondisi yang tertinggal, ada beberapa hal yang positif dari system yang di gunakan Unai Emery terutama dari para pemain muda, dinamika bermainnya tampak baik. “Tapi anda tidak bisa 100% yakin hal itu, Karena anda tidak pernah tahu, mereka bisa dengan mudah jatuh saat melawan Man United pada hari senin, anda tidak tahu apa yang diharapkan dari laga ini “ pungkasnya.

Pandangan Pelatih Chelsea Setelah Ditaklukan Liverpool

Pandangan Pelatih Chelsea Setelah Ditaklukan Liverpool-Frank Lampard, sang pelatih dari klub Chelsea membocorkan pandangannya terkair dengan kekalahan timnya saat melawan Liverpool kemarin. Lampard menyebut bahwa timnya itu tidak jauh tertinggal dari The Reds. Pada akhir pekan kemarin Chelsea kembali menghadapi partai besar, mereka harus menjamu sang pemuncak Klasemen EPL sementara, Liverpool di Stamford Bridge.

Pandangan Pelatih Chelsea Setelah Ditaklukan Liverpool

Di Laga tersebut, Chelsea sebagai tuan rumah harus kalah dengan skor 2-1. Dua Gol dari Liverpool disumbangkan oleh Trent Alexander-Arnold dan Roberto Firmino sedangkan satu gol dari skuat Chelsea disumbangkan oleh N’Golo Kante. Lampard mengakui bahwa Ia tidak terlalu terkejut dengan hasil timnya dikalahkan. ” Saya Sudah tahu untuk menghadapi Liverpool kami bisa kalah karena mereka adalah tim yang kuat dan kekalahan itu mungkin saja terjadi “ Ujar Lampard yang dikutip oleh Goal International.

Lampard menilai bahwa level permainan timnya dengan Liverpool sebenarnya tidak berjarak terlalu jauh. Namun kekurangan dari timnya adalah mereka tidak memiliki performa yang konsisten seperti Tim Liverpool tersebut. “Perbedaan yang ada diantara kami dan Liverpool adalah apa yang sudah kami tunjukkan hari ini dilapangan, kami tidak bermain sekonsisten seperti mereka. Liverpool dan Manchester City selalu bermain dengan konsisten dari minggu ke minggu, dan sementara banyak yang lain juga tidak konsisten seperti kami”. Menurut Lampard untuk bisa mencapai level bermain seperti Liverpool sangatlah sulit dan itu harus dilatih setiap hari oleh karena itu mereka juga akan menerapkannya dipelatihan tim mereka.

Lampard juga mengakui bahwa salah satu masalah yang ada di timnya adalah lini pertahanan mereka yang rapuh, sehingga ia ingin timnya bisa berlatih dengan keras dan bertahan dengan lebih kuat di kemudian hari. “ Kami harus berbenah dan memperbaiki pertahanan kami di sesi latihan, saya akan selalu melatih tim ini untuk mengatasi semua jenis gol yang bisa terjadi dan terkadang tim ini tidak bertahan sebagai sebuah tim sehingga kami sering mengalami kebobolan goal” Keluh sang pelatih.

Menurut Lampard, mereka sudah berlatih dengan sangat baik namun saat pertandingan dimulai, tim mereka tidak dapat melakukan yang terbaik seperti apa yang sudah mereka latih. Kekalahan yang mereka alami kini semakin membuat posisi klub mereka semakin menurun di Klasemen sementara EPL.

Manchester United Dinilai Tidak Kuat Untuk bersaing Dengan Man City Dan Liverpool

Manchester United Dinilai Tidak Kuat Untuk bersaing Dengan Man City Dan Liverpool Fans Manchester United diminta untuk lebih bersabar menunggu proses pembangunan kualitas skuad kembali. Kualitas dari Skuad Ole Gunnar Solskjaer itu dinilai masih sangat jauh di bawah klub raksasa inggris lainnya yakni, Liverpool dan Man City. Musim ini merupakan musim penuh pertama Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih di Klub Setan Merah, Ia didorong optimism tinggi untuk membangun skuad meskipun harus menghadapi banyak tekanan ketika mereka meraih hasil negative. Sebab itu, Mu yang sekarang dikatakan belum layak sebagai salah satu pesaing merebut Trofi, MU bahkan harus berjuang dengan sangat kera untuk dapat menembus empat besar dengan pemain-pemain muda mereka. Salah satu pengamat MU yang juga merupakan seorang Pegolf  Profesional,Rorry Mcllroy menyakini perjalanan MU masih panjang.

Menurut Mcllroy, Level MU yang sekarang tidak bisa menandingi Duo-Raksasa Liverpool-Man City. Dia bahkan menilai skuad Man City sangat kuat. ketika Setan Merah kesulitan menembus Empat Besar, Man City hanya perlu menurunkan pelapis untuk segera mencapai empat besar klasemen EPL.Mcllroy mengungkapkan kepada Sky Sports bahwa sejujurnya ia merasa Man City dan Liverpool di level yang berbeda dari tim tim lain, bahkan menurutnya Man City memiliki level yang lebih tinggi dari Liverpool dan bisa dibayangkan apabila Tim B  Man City dimainkan, mereka bisa menembus empat besar di Klasemen.

Berita Bola Terkini – Bursa Transfer Musim 2019-2020

Mcllroy berharap agar fans Mu tidak terus menekan sang Pelatih Setan merah, Solskjaer dan skuad dengan tuntutan yang tinggi. yang paling dibutuhkan MU saat ini adalah dukungan dan waktu untuk melancarkan perkembangan skuad mereka. menurut Mcllroy, Solskjaer memberikan kesempatan kepada para pemain pemain muda untuk bermain adalah hal yang sudah benar. Dan sekarang MU sedang dalam fase pembangunan kembali, dengan sedikit pengalaman bagi pemain muda untuk berkembang, Mcllroy berharap MU dapat bangkit kembali dalam beberapa tahun kedepan dan menjadi salah satu pesaing di Premier League dan Liga Champions serta yang lain.