Pelatih Liverpool Lebih Pilih Fokus Hadapi Genk Ketimbang Manchester City

Liverpool akan menjalani pertandingan matchday keempat Liga Champions Eropa menghadapi Genk pada Selasa, 5 November 2019 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB. Di laga ini Liverpool akan bertindak sebagai tuan rumah pada pertandingan yang akan digelar di Stadion Anfield.

Sebagai tuan rumah Liverpool tentu lebih diunggulkan. Selain bertindak sebagai tuan rumah, tim tersebut juga berstatus juara bertahan dan sedang dalam tren positif. The Reds adalah penguasai Liga Primer Inggris, dengan jarak enam poin dari Manchester City di urutan kedua.

Setelah menghadapi Genk, Liverpool akan menghadapi laga berat di pentas Liga Primer Inggris. Mereka akan berduel dengan sang juara bertahan, City pada akhir pekan nanti. Meski begitu pelatih Liverpool, Jurgen Klopp lebih memilih fokus menghadapi Genk ketimbang berduel dengan The Citizen.

Rupanya Klopp sedang berjuang agar Liverpool aman di Grup E. Saat ini mereka terlibat persaingan dengan beberapa tim unggulan seperti Borussia Dortmund dan Inter Milan.

“Anda bisa berkata-kata soal Manchester City.  Anda hanya tidak boleh memikirkan hal itu. Jangan berpikir dulu soal Manchester City,” beber Klopp.

Sementara itu kiper utama Liverpool, Alisson Becker mengatakan pertandingan ini akan memberikan motivasi kepada mereka untuk menghadapi laga-laga selanjutnya.

“Itu memberikan kami kepercayaan diri untuk terus berjuang selama 90 menit jika anda sedang terpuruk. Saya pikir kami juga bisa belajar sejumlah hal dan kami bisa berbuat lebih baik setelah kebobolan beberapa gol,” beber Alisson.

Kiper internasional Brasil itu pun menjawab kritik pelatih Manchester City, Pep Guardiola yang mengatakan rekan setimnya yang berstatus striker, Sadio Mane suka melakukan diving.

“Kami pikir Sadio adalah pemain hebat dan kami tahu kapasitasnya. Ia pemain papan atas dan sangat penting buat kami. Ia menunjukkanya dalam pertandingan terakhir dengan umpan dan gol yang dicetaknya,” bela Alisson.

5 Pertandingan Terakhir Liverpool:

20-10-2019 MU 1-1 Liverpool (EPL)

24-10-2019 Genk 1-4 Liverpool (UCL)

27-10-2019 Liverpool 2-1 Tottenham (EPL)

31-10-2019 Liverpool 5-5 Arsenal (Carabao Cup)

02-11-2019 Aston Villa 1-2 Liverpool (EPL)

5 Pertandingan Terakhir Genk:

19-10-2019 Standard Liege 1-0 Genk (Liga)

24-10-2019 Genk 1-4 Liverpool (UCL)

27-10-2019 Genk 1-0 Club Brugge (Liga)

31-10-2019 Genk 2-2 Royal Antwerp (Liga)

03-11-2019 Eupen 2-0 Genk (Liga)

Perkiraan Starting Line-up Liverpool versus Genk:

Liverpool (4-3-3): Alisson Becker; Tren Alexnder-Arnold, Joe Gomez, Virgil van Dijk, James Milner; Alex Oxlade-Chamberlain, Fabinho, Naby Keita; Sadio Mane, Rhian Brewster, Divock Origi.

Pelatih: Jurgen Klopp

Genk (4-4-1-1): Gaetan Coucke; Joakim Maehle, Jhon Lucumi, Carlos Cuesta, Casper de Norre; Junya Ito, Patrik Hrosovsky, Sarder Berge, Theo Bongonda; Bryan Heynen; Mbwana Samatta.

Pelatih: Felice Mazzù

Prediksi Chelsea Vs Man United di Babak Keempat Carabo Cup

Salah satu laga menarik akan tersaji di babak keempat Carabao Cup atau Piala Liga Inggris pada Rabu, 30 Oktober 2019 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB. Dua tim papan atas di Liga Primer Inggris akan saling berhadapan yakni Chelsea dan Manchester United. Tim yang disebutkan pertama akan bertindak sebagai tuan rumah pada pertandingan di Stadion Stamford Bridge tersebut.

Kedua tim sama-sama memiliki modal bagus jelang pertandingan ini. Chelsea tak pernah kalah dalam tujuh pertandingan terakhir di semua kompetisi. Sementara itu United meraih dua kemenangan beruntun di berbagai ajang. Laga pun diprediksi berjalan ketat.

Kubu Chelsea sangat percaya diri di laga ini. Sebagaimana dikatakan sang pelatih, Frank Lampard, timnya akan tampil di kandang sendiri, namun lawan tersebut berpeluang menyulitkan mereka.

“Saya tidak mengabaikan [Manchester United] karena saat Anda bermain melawan tim papan atas seperti Manchester United, dengan para pemain top, mereka dapat melukai Anda, seperti saat mereka mengalahkan kami [4-0] padahal kami tampil dengan cukup baik,” beber Lampard.

Sementara itu kubu Setan Merah tidak bisa menurunkan komposisi terbaik. Salah satu gelandang andalan yakni Paul Pogba masih menepi akibat cedera. Hal ini telah dikonfirmasi oleh pelatih United, Ole Gunnar Solskjaer.

“Kami tahu kondisi ini sulit dan kami tahu bahwa kami telah sering menanyakan keadaan mereka. Karena, selain Paul Pogba, Luke Shaw, dan Anthony Martial – ada banyak pemain lain yang juga mengalami cedera,” beber Solskjaer.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

11-08-2019 MU 4-0 Chelsea (EPL)

28-04-2019 MU 1-1 Chelsea (EPL)

19-02-2019 Chelsea 0-2 MU (FA Cup)

20-10-2018 Chelsea 2-2 MU (EPL)

19-05-2018 Chelsea 1-0 MU (FA Cup).

5 Pertandingan Terakhir Chelsea:

03-10-2019 Lille 1-2 Chelsea (UCL)

06-10-2019 Southampton 1-4 Chelsea (EPL)

19-10-2019 Chelsea 1-0 Newcastle (EPL)

23-10-2019 Ajax 0-1 Chelsea (UCL)

26-10-2019 Burnley 2-4 Chelsea (EPL).

5 Pertandingan Terakhir Manchester United:

03-10-2019 AZ 0-0 MU (UEL)

06-10-2019 Newcastle 1-0 MU (EPL)

20-10-2019 MU 1-1 Liverpool (EPL)

24-10-2019 Partizan 0-1 MU (UEL)

27-10-2019 Norwich 1-3 MU (EPL).

Prediksi starting line-up Chelsea versus Manchester United:

Chelsea (4-3-3): Willy Caballero; Reece James, Kurt Zouma, Fikayo Tomori, Emerson Palmieri; Mateo Kovacic, Jorginho, Mason Mount; Christian Pulisic, Michy Batshuayi, Callum Hudson-Odoi.

Pelatih: Frank Lampard

Manchester United (3-5-2): Sergio Romero; Victor Lindelof, Harry Maguire, Phil Jones; Aaron Wan-Bissaka, Fred, Scott McTominay, Brandon Williams; Anthony Martial, Marcus Rashford.
Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

Liverpool Vs MU: Mohammad Salah Bermain, De Gea Absen?

Liverpool Vs MU: Mohammad Salah Bermain, De Gea Absen-Liverpool tampak siap menurunkan skuad terbaik mereka saat akan menyambangi Manchester United, Minggu (20/10/2019) akhir pekan ini. The Reds bisa jadi membuat Setan Merah bertekuk lutut. Duel klasik Liga Inggris itu selalu penuh gengsi dan tekanan tinggi. Saat ini kondisi kedua tim berbanding terbalik. Liverpool tentunya jelas jauh lebih kuat dari MU di setiap sisi.

Liverpool Vs MU: Mohammad Salah Bermain, De Gea Absen?

Terlebih, Liverpool mendapatkan kabar baik bahwa penyerang andalan mereka,Mohammad Salah mungkin bisa bermain penuh pada pertandingan ini setelah mendapatkan tekel horor. Sebaliknya, MU mungkin tidak bisa diperkuat kiper andalan mereka, David De Gea. Sebelum jeda internasional lalu, Salah terpaksa mengakhiri pertandingan lebih cepat ketika Liverpool mengalahkan Leicester City 2-1. Salah tampak bergulung-gulung kesakitan di lapangan setelah mendapatkan tekel horor dari Hamza Choudhury.

Usai laga tersebut, Jurgen Klopp langsung mengecam tekel keras itu dan mengkhawatirkan kondisi Salah. Untungnya, Liverpool bisa bernapas lega ketika mendapati bahwa cedera Salah tidak terlalu parah usai menjalani serangkaian tes. Sebelumnya, Salah sempat diragukan bakal bermain akhir pekan ini. Klopp dikenal sebagai pelatih yang tidak mau mengambil risiko ketika pemainnya tidak sedang dalam kondisi yang fit.

Biar begitu, kini Liverpool Echo mengklaim bahwa kondisi Salah sudah 100 persen dan siap bermain sebagai starter. Kehadiran Salah jelas akan membuat Liverpool jadi lebih kuat. Ketika Liverpool mendapatkan kabar baik, MU justru diterpa kabar buruk. Kiper nomor satu mereka, David De Gea cedera ketika membantu Timnas Spanyol pada laga jeda kualifikasi Euro 2020 dewasa ini. De Gea terpaksa meninggalkan lapangan di menit ke-60, dia tampak kesakitan usai menyapu bola. De Gea hanya bisa terduduk dan meminta bantuan tim medis.Menurut Sky Sports, De Gea mengalami cedera hamstring dan tidak bisa melanjutkan pertandingan. Dia bahkan harus dipapah keluar lapangan oleh staf medis Spanyol. Cedera De Gea ini jelas menjadi kabar buruk untuk MU. Dia diragukan bisa tampil saat menjamu Liverpool akhir pekan nanti.

Fred Dituduh menjadi Penyebab Kekalahan MU Kontra Newcastle

Fred Dituduh menjadi Penyebab Kekalahan MU Kontra NewcastleSebuah kritikan datang dari Martin Keown kepada Fred. Legenda Arsenal itu menilai sang gelandang menjadi penyebab terjadinya kekalahan yang dialami Manchester United saat berhadapan dengan Newcastle. pada pertandingan itu Fred akhirnya diberikan kesempatan untuk bermain kembali menjadi starter di lini tengah United. Ia dipercaya oleh Sloskjaer , pelatih mereka untuk bermain sejak awal bersama Scott McTominay saat mereka menjadi tamu Newcastle di St James Park.

Fred Dituduh menjadi Penyebab Kekalahan MU Kontra Newcastle

Pada laga itu memang fred kerap melakukan kesalahan di lini tengah United. Ia kerap kehilangan bola dan sulit menghubungkan antara lini tengah dengan lini serang United. Keown merasa pemain asal Brasil itu menjadi penyebab Setan Merah kalah di laga itu. “Mereka sangat buruk saat menjaga penguasaan bola,” beber Keown yang dikutip Manchester Evening News.

Keown merasa Fred benar-benar menjadi beban bagi Manchester United terutama di posisi lini tengah. Ia menilai sang gelandang seperti tidak tahu apa yang harus ia lakukan saat membawa bola dan itu berdampak sangat besar bagi timnya. “Dia terlihat seperti sebuah lelucon ketika ia mendapatkan bola. Saya tahu bahwa memang penting untuk merebut bola dari lawan, namun dia seharusnya bisa mengontrol bola itu dan juga melepaskan umpan yang tepat.”

Keown juga meyakini bahwa sosok gelandang tengah memegang peran yang sangat penting di dalam tim. Untuk itu ketika seorang gelandang tengah tidak bermain optimal seperti Fred maka itu akan membuat timnya kesulitan. “Jika seorang gelandang bermain seperti apa yang ia tunjukkan hari ini, maka timnya tidak akan bisa berbuat apa-apa.” imbuhnya. Manchester United akan kembali beraksi di ajang EPL setelah jeda internasional. Mereka akan menghadapi Liverpool di Old Trafford pada tanggal 20 Oktober 2019 mendatang.

Pandangan Pelatih Chelsea Setelah Ditaklukan Liverpool

Pandangan Pelatih Chelsea Setelah Ditaklukan Liverpool-Frank Lampard, sang pelatih dari klub Chelsea membocorkan pandangannya terkair dengan kekalahan timnya saat melawan Liverpool kemarin. Lampard menyebut bahwa timnya itu tidak jauh tertinggal dari The Reds. Pada akhir pekan kemarin Chelsea kembali menghadapi partai besar, mereka harus menjamu sang pemuncak Klasemen EPL sementara, Liverpool di Stamford Bridge.

Pandangan Pelatih Chelsea Setelah Ditaklukan Liverpool

Di Laga tersebut, Chelsea sebagai tuan rumah harus kalah dengan skor 2-1. Dua Gol dari Liverpool disumbangkan oleh Trent Alexander-Arnold dan Roberto Firmino sedangkan satu gol dari skuat Chelsea disumbangkan oleh N’Golo Kante. Lampard mengakui bahwa Ia tidak terlalu terkejut dengan hasil timnya dikalahkan. ” Saya Sudah tahu untuk menghadapi Liverpool kami bisa kalah karena mereka adalah tim yang kuat dan kekalahan itu mungkin saja terjadi “ Ujar Lampard yang dikutip oleh Goal International.

Lampard menilai bahwa level permainan timnya dengan Liverpool sebenarnya tidak berjarak terlalu jauh. Namun kekurangan dari timnya adalah mereka tidak memiliki performa yang konsisten seperti Tim Liverpool tersebut. “Perbedaan yang ada diantara kami dan Liverpool adalah apa yang sudah kami tunjukkan hari ini dilapangan, kami tidak bermain sekonsisten seperti mereka. Liverpool dan Manchester City selalu bermain dengan konsisten dari minggu ke minggu, dan sementara banyak yang lain juga tidak konsisten seperti kami”. Menurut Lampard untuk bisa mencapai level bermain seperti Liverpool sangatlah sulit dan itu harus dilatih setiap hari oleh karena itu mereka juga akan menerapkannya dipelatihan tim mereka.

Lampard juga mengakui bahwa salah satu masalah yang ada di timnya adalah lini pertahanan mereka yang rapuh, sehingga ia ingin timnya bisa berlatih dengan keras dan bertahan dengan lebih kuat di kemudian hari. “ Kami harus berbenah dan memperbaiki pertahanan kami di sesi latihan, saya akan selalu melatih tim ini untuk mengatasi semua jenis gol yang bisa terjadi dan terkadang tim ini tidak bertahan sebagai sebuah tim sehingga kami sering mengalami kebobolan goal” Keluh sang pelatih.

Menurut Lampard, mereka sudah berlatih dengan sangat baik namun saat pertandingan dimulai, tim mereka tidak dapat melakukan yang terbaik seperti apa yang sudah mereka latih. Kekalahan yang mereka alami kini semakin membuat posisi klub mereka semakin menurun di Klasemen sementara EPL.

Manchester United Dinilai Tidak Kuat Untuk bersaing Dengan Man City Dan Liverpool

Manchester United Dinilai Tidak Kuat Untuk bersaing Dengan Man City Dan Liverpool Fans Manchester United diminta untuk lebih bersabar menunggu proses pembangunan kualitas skuad kembali. Kualitas dari Skuad Ole Gunnar Solskjaer itu dinilai masih sangat jauh di bawah klub raksasa inggris lainnya yakni, Liverpool dan Man City. Musim ini merupakan musim penuh pertama Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih di Klub Setan Merah, Ia didorong optimism tinggi untuk membangun skuad meskipun harus menghadapi banyak tekanan ketika mereka meraih hasil negative. Sebab itu, Mu yang sekarang dikatakan belum layak sebagai salah satu pesaing merebut Trofi, MU bahkan harus berjuang dengan sangat kera untuk dapat menembus empat besar dengan pemain-pemain muda mereka. Salah satu pengamat MU yang juga merupakan seorang Pegolf  Profesional,Rorry Mcllroy menyakini perjalanan MU masih panjang.

Menurut Mcllroy, Level MU yang sekarang tidak bisa menandingi Duo-Raksasa Liverpool-Man City. Dia bahkan menilai skuad Man City sangat kuat. ketika Setan Merah kesulitan menembus Empat Besar, Man City hanya perlu menurunkan pelapis untuk segera mencapai empat besar klasemen EPL.Mcllroy mengungkapkan kepada Sky Sports bahwa sejujurnya ia merasa Man City dan Liverpool di level yang berbeda dari tim tim lain, bahkan menurutnya Man City memiliki level yang lebih tinggi dari Liverpool dan bisa dibayangkan apabila Tim B  Man City dimainkan, mereka bisa menembus empat besar di Klasemen.

Berita Bola Terkini – Bursa Transfer Musim 2019-2020

Mcllroy berharap agar fans Mu tidak terus menekan sang Pelatih Setan merah, Solskjaer dan skuad dengan tuntutan yang tinggi. yang paling dibutuhkan MU saat ini adalah dukungan dan waktu untuk melancarkan perkembangan skuad mereka. menurut Mcllroy, Solskjaer memberikan kesempatan kepada para pemain pemain muda untuk bermain adalah hal yang sudah benar. Dan sekarang MU sedang dalam fase pembangunan kembali, dengan sedikit pengalaman bagi pemain muda untuk berkembang, Mcllroy berharap MU dapat bangkit kembali dalam beberapa tahun kedepan dan menjadi salah satu pesaing di Premier League dan Liga Champions serta yang lain.

Kepindahan Philippe Coutinho Menjadi Berkah Untuk Liverpool, Mengapa ?

Kepindahan Philippe Coutinho Menjadi Berkah Untuk Liverpool,Mengapa? Liverpool Sepertinya Harus berterima Kasih pada sang mantan pemain andalannya yakni, Philippe Coutinho. Berkat dirinya,Klub Liverpool sang juara bertahan Liga Champions itu bisa mendapatkan salah satu pemain yang menjadi incaran untuk tahun 2020 nanti. pada tahun 2018 yang lalu, Coutinho memutuskan meninggalkan Anfield untuk menerima tawaran dari salah satu klub raksasa Spanyol, Barcelona. Namun sesampainya di Barcelona, ia gagal memberikan performa yang impresif dan kini ia sudah tidak dibutuhkan lagi di Camp Nou terlebih lagi sekarang Barcelona kedatangan Antoine Griezmann dari Atletico Madrid.

 

Oleh karena itu, sang pemain asal Brasil itu harus pindah ke klub lain. Coutinho pergi ke Bayern Munchen dengan status sebagai pemain pinjaman pada bursa transfer kemarin, dan kita dapat melihat penampilannya bermain di Allianz Arena selama satu musim penuh. Sebelumnya Liverpool sempat dikabarkan ingin membawa kembali Coutinho ke Anfield . namun seperti yang pernah diungkapkan oleh Jurgen Klopp selaku pelatih dari klub raksasa Inggris itu, kendala finansial membuat harapan The Reds tidak dapat dikabulkan.

Meskipun gagal memboyong Coutinho kembali, Liverpool tetap bisa mendapatkan sisi positif dari kepergian Philippe Coutinho, karena itu artinya peluang mereka untuk mendapatkan Bintang Bayer Leverkusen, Kai Havertz bisa semakin besar. Sebelumnya Bayern Munchen sempat memasukan Havertz kedalam daftar pembelanjaan mereka namun The Athletic melaporkan Bayern Munchen memiliki peluang untuk menjadikan Coutinho pemain permanent mereka sehingga ketertarikan mereka terhadap Harvertz akan semakin berkurang. Liverpool pun disebutkan akan mengejar tanda tangannya pada tahun 2020 nanti.

Berita Bola Terkini – Bursa Transfer Musim 2019-2020

Liverpool sendiri tidak begitu aktif pada saat bursa transfer pemain berlangsung di musim panas kemarin, hal itu dikarenakan banyaknya pengeluaran yang dilakukan oleh The Reds pada 2018 yang lalu sehingga membuat mereka dalam kendala finansial , Seperti yang diketahui Liverpool membeli Virgil Van Dijik untuk mengisi lini belakang mereka yang keropos dengan harga 75Juta Pounds. setelah beberapa bulan kemudian mereka kembali mengeluarkan 165juta Pounds untuk membeli 4 pemain ke dalam klub mereka, salah satunya yakni Alisson sang kipper asal Brasil yang dibeli dari As Roma untuk menggantikan Loris Karius.