Presiden Lyon Buka Suara Terkait Masa Lalu Bintang Real Madrid

Tentu tidak ada yang menyangka bahwa Karim Benzema hampir berseragam Manchester United. Hal ini terkuat dari pernyataan Presiden Lyon, Jean-Michael Aulas beberapa waktu lalu. Menurut sang presiden, Benzema yang saat itu bermain untuk Lyon, sempat didekati Setan Merah.

Saat itu Benzema mendapat dua opsi. Selain Real Madrid juga Manchester United. “Ketika Karim meninggalkan Lyon, kami sesungguhnya memiliki dua tawaran. Satu dari Manchester United dan satu dari Real Madrid,” ungkap Aulas.

Lebih lanjut Aulas menceritakan sebelum mengambil keputusan Benzema sempat mendatanginya dan mengatakan bahwa impiannya adalah bermain untuk Real Madrid.

“Karim kemudian mendatangi saya, dan hal itu menunjukkan hubungan kami dan rasa percaya. Dia bilang kepada saya ‘impian saya adalah bermain untuk Real Madrid’. Dan pada akhirnya, dia bergabung ke Madrid untuk nilai transfer yang lebih rendah daripada penawaran dari Manchester United,” tegasnya.

Saat ini performa Karim Benzema bersama Real Madrid cukup meyakinkan. Sejak kepergian Cristiano Ronaldo ke Juventus, Benzema mampu memikul tanggung jawab sebagai mesin gol El Real. Hal tersebut pun dibuktikan di lapangan pertandingan.

Meski Madrid kini memiliki Eden Hazard, Benzema menjadi pencetak gol terbanyak bagi klub ibu kota Spanyol itu. Ternyata daya tarih terhadap Benzema juga datang dari klub besar lainnya.

Benzema akan kembali menjadi andalan bagi Madrid saat menghadapi Espanyol di pekan ke-19 La Liga. Pertandingan ini akan digelar di Stadion Santiago Bernabeu pada Sabtu, 7 Desember 2019.

Head to head kedua tim:

28-01-2019 Espanyol 2-4 Madrid (La Liga)

23-09-2018 Madrid 1-0 Espanyol (La Liga)

28-02-2018 Espanyol 1-0 Madrid (La Liga)

02-10-2017 Madrid 2-0 Espanyol (La Liga)

18-02-2017 Madrid 2-0 Espanyol (La Liga).

5 Pertandingan Terakhir Real Madrid:

07-11-2019 Madrid 6-0 Galatasaray (UCL)

10-11-2019 Eibar 0-4 Madrid (La Liga)

24-11-2019 Madrid 3-1 Sociead (La Liga)

27-11-2019 Madrid 2-2 PSG (UCL)

30-11-2019 Alaves 1-2 Madrid (La Liga).

5 Pertandingan Terakhir Espanyol:

08-11-2019 Espanyol 6-0 Ludogorets (UEL)

10-11-2019 Atletico 3-1 Espanyol (La Liga)

24-11-2019 Espanyol 1-1 Getafe (La Liga)

29-11-2019 Frencvaros 2-2 Espanyol (UEL)

01-12-2019 Espanyol 2-4 Osasuna (La Liga).

Perkiraan starting line-up Real Madrid versus Espanyol:

Real Madrid(4-3-3): Thibaut Courtois; Daniel Carvajal, Raphael Varane, Sergio Ramos, Marcelo; Federico Valverde, Casemiro, Toni Kroos; Rodrygo, Karim Benzema, Eden Hazard.

Pelatih: Zinedine Zidane

Espanyol (3-5-1-1): Diego Lopez; Oscar Duarte, David Lopez, Naldo; Marc Navarro, Victor Sanchez, Javi Fuego, Sergi Darder, Aaron Martin; Esteban Granero; Gerard Moreno.

Pelatih: Pablo Machín

 

Real Madrid Lakoni Laga Balas Dendam di Pekan ke-14 La Liga

Pertemuan kontra Real Sociedad tak ubahnya laga balas dendam bagi Real Madrid. Pasalnya, Los Blancos selalu menelan pil pahit dalam dua pertemuan di musim lalu. Baik dalam laga kandang maupun tandang, Los Merengues selalu tak berdaya.

Kini Madrid akan mendapat kesempatan pertama untuk menjamu Sociedad di Stadion Santiago Bernabeu pada Minggu, 24 November 2019. Ini merupakan pertandingan pekan ke-14 La Liga.

Sebagai tuan rumah Madrid tentu berambisi untuk mengakhiri tren buruk tersebut. Selain itu kemenangan di laga ini membuat mereka terus menjaga persaingan dengan Barcelona di puncak klasemen. Saat ini kedua tim hanya berbeda selisih gol dengan Barcelona berada di urutan teratas.

Pelatih Madrid, Zinedine Zidane tentu akan mempersipkan timnya sebaik mungkin. Ia bakal menurunkan formasi terbaik. Sebelum pertandingan ini Madrid sempat diterpa masalah dengan Gareth Bale yang mengibarkan bendera kontroversial terkait Real Madrid.

“Saat dia kembali, saya akan bicara dengan dia seperti dengan pemain lainnya. Kami bicara soal hal di lapangan, bukan di luar lapangan. Dia merasa baik dan sudah berlatih normal,” beber Zidane.

“Yang kita butuhkan fokus di sepak bola. Ini sudah berlebihan. Saya hanya melihat sisi olahraga saja, bukan soal hal yang di luar klub. Apa yang terjadi di luar klub tak menarik buat saya,” lanjut pria asal Prancis itu.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

12-05-2019 Sociedad 3-1 Madrid (La Liga)

07-01-2019 Madrid 0-2 Sociedad (La Liga)

11-02-2018 Madrid 5-2 Sociedad (La Liga)

18-09-2017 Sociedad 1-3 Madrid (La Liga)

30-01-2017 Madrid 3-0 Sociedad (La Liga).

5 Pertandingan Terakhir Real Madrid:

23-10-2019 Galatasaray 0-1 Madrid (UCL)

31-10-2019 Madrid 5-0 Leganes (La Liga)

03-11-2019 Madrid 0-0 Betis (La Liga)

07-11-2019 Madrid 6-0 Galatasaray (UCL)

10-11-2019 Eibar 0-4 Madrid (La Liga).

5 Pertandingan Terakhir Real Sociedad:

20-10-2019 Sociedad 3-1 Betis (La Liga)

27-10-2019 Celta Vigo 0-1 Sociedad (La Liga)

31-10-2019 Sociedad 1-2 Levante (La Liga)

04-11-2019 Granada 1-2 Sociedad (La Liga)

09-11-2019 Sociedad 1-1 Leganes (La Liga).

Perkiraan Starting Line-Up Real Madrid versus Real Sociedad:

Real Madrid (4-3-3): Thibaut Courtois; Marcelo, Sergio Ramos, Raphael Varane, Dani Carvajal; Toni Kroos, Casemiro, Luka Modric; Eden Hazard, Karim Benzema, Rodrygo.

Pelatih: Zinedine Zidane.

Real Sociedad (4-3-3): Remiro; Monreal, Llorente, Elustondo, Zaldua; Merino, Zubeldia, Odegaard; Oyarzabal, Willian Jose, Portu.

Pelatih: Imanol Alguacil.

Kisah Masa Lalu Lionel Messi: Marah Besar Saat diminta berhenti Menggiring Bola

Kisah Masa Lalu Lionel Messi: Marah Besar Saat diminta berhenti Menggiring BolaMantan pemain Barcelona, Rafael Marquez membagikan cerita unik tentang Lionel Messi muda yang frustrasi saat diminta mengumpan bola. Messi ternyata sudah menunjukkan semangat kompetitif sejak masih belia, bahkan di sesi latihan. Kini, berusia 32 tahun, Messi masih bisa menjaga permainannya di level tinggi. Tidak ada rahasia khusus, La Pulga mengaku hanya berusaha menjaga tubuhnya lebih baik dan berlatih seperti biasanya. Kalimat ‘berlatih seperti biasanya’ inilah yang ternyata tidak biasa-biasa amat. Messi selalu memberikan kemampuan terbaiknya di setiap sesi latihan, tanpa mencoba menahan diri.

Kisah Masa Lalu Lionel Messi: Marah Besar Saat diminta berhenti Menggiring Bola

Tidak ada yang meragukan kemampuan Messi menggiring bola. Melewati empat sampai lima pemain lawan adalah hal mudah bagi Messi, bahkan terkesan biasa saja. Uniknya, bukan hanya lawan yang harus menderita, pemain-pemain Barca pun demikian. Marquez membongkar cerita unik pada sesi latihan Barca beberapa tahun lalu, di era Pep Guardiola. Messi benar-benar merepotkan pemain-pemain Barca. “Kala itu ada pertandingan tujuh lawan tujuh dan Leo [Messi] ada dalam tim saya. Dia menggiring bola melewati satu pemain, dua, tiga, putar balik dan melewati mereka lagi dengan mudah,” kata Marquez kepada Fox Sports. “Dia tidak mau melepaskan bola barang sedetik. Sampai satu momen saat saya meneriaki dia: ‘Leo, lepaskan bola itu!’.

Tak disangka, Messi ternyata marah besar begitu mendengar teriakan Marquez. Sepertinya tidak ada yang bisa menghentikan Messi saat sedang asyik menggiring bola. Akibatnya, Guardiola sampai harus turun tangan menenangkan sang mega bintang Barcelona itu. “Dia [Messi] jadi marah besar dan bahkan mulai berteriak kepada kami dan kami pun mulai berdebat. Sampai akhirnya Pep menghentikan dia dan meminta dia lebih tenang,” lanjut Marquez. “Pep langsung mendekati Leo untuk menenangkannya karena saya lebih berpengalaman di dalam tim daripada Leo yang waktu itu masih sangat muda.”

Bagaimanapun, Marquez dan pemain-pemain Barca saat itu terbilang beruntung bisa menyaksikan langsung kebangkitan Messi. Saat itu ternyata mereka sedang melihat calon pemain terbaik di dunia.”Kami sudah mendengar tentang Leo di ruang ganti. Saat itu kami mendengar bahwa dia tampil luar biasa di Barcelona B dan bahwa dia adalah Maradona baru,” imbuh Marquez.”Rasanya spektakuler bisa melihat dia berkembang dari jarak yang sangat dekat,” tutupnya.

Liverpool Vs MU: Mohammad Salah Bermain, De Gea Absen?

Liverpool Vs MU: Mohammad Salah Bermain, De Gea Absen-Liverpool tampak siap menurunkan skuad terbaik mereka saat akan menyambangi Manchester United, Minggu (20/10/2019) akhir pekan ini. The Reds bisa jadi membuat Setan Merah bertekuk lutut. Duel klasik Liga Inggris itu selalu penuh gengsi dan tekanan tinggi. Saat ini kondisi kedua tim berbanding terbalik. Liverpool tentunya jelas jauh lebih kuat dari MU di setiap sisi.

Liverpool Vs MU: Mohammad Salah Bermain, De Gea Absen?

Terlebih, Liverpool mendapatkan kabar baik bahwa penyerang andalan mereka,Mohammad Salah mungkin bisa bermain penuh pada pertandingan ini setelah mendapatkan tekel horor. Sebaliknya, MU mungkin tidak bisa diperkuat kiper andalan mereka, David De Gea. Sebelum jeda internasional lalu, Salah terpaksa mengakhiri pertandingan lebih cepat ketika Liverpool mengalahkan Leicester City 2-1. Salah tampak bergulung-gulung kesakitan di lapangan setelah mendapatkan tekel horor dari Hamza Choudhury.

Usai laga tersebut, Jurgen Klopp langsung mengecam tekel keras itu dan mengkhawatirkan kondisi Salah. Untungnya, Liverpool bisa bernapas lega ketika mendapati bahwa cedera Salah tidak terlalu parah usai menjalani serangkaian tes. Sebelumnya, Salah sempat diragukan bakal bermain akhir pekan ini. Klopp dikenal sebagai pelatih yang tidak mau mengambil risiko ketika pemainnya tidak sedang dalam kondisi yang fit.

Biar begitu, kini Liverpool Echo mengklaim bahwa kondisi Salah sudah 100 persen dan siap bermain sebagai starter. Kehadiran Salah jelas akan membuat Liverpool jadi lebih kuat. Ketika Liverpool mendapatkan kabar baik, MU justru diterpa kabar buruk. Kiper nomor satu mereka, David De Gea cedera ketika membantu Timnas Spanyol pada laga jeda kualifikasi Euro 2020 dewasa ini. De Gea terpaksa meninggalkan lapangan di menit ke-60, dia tampak kesakitan usai menyapu bola. De Gea hanya bisa terduduk dan meminta bantuan tim medis.Menurut Sky Sports, De Gea mengalami cedera hamstring dan tidak bisa melanjutkan pertandingan. Dia bahkan harus dipapah keluar lapangan oleh staf medis Spanyol. Cedera De Gea ini jelas menjadi kabar buruk untuk MU. Dia diragukan bisa tampil saat menjamu Liverpool akhir pekan nanti.

Barcelona Mendapatkan Kartu Merah, Ousmane Dembele Disarankan Dihukum

Barcelona Mendapatkan Kartu Merah, Ousmane Dembele Disarankan DihukumEks pemain Barcelona, Rivaldo menyarankan mantan timnya untuk menghukum pemain mereka, Ousmane Dembele gara-gara kartu merah melawan Sevilla akhir pekan kemarin.Dalam laga tersebut, Dembele mendapat kartu merah pada menit-menit akhir karena melakukan protes berlebihan kepada wasit.Buntutnya, Dembele pun diskors dua laga. Akibat hukuman ini, Dembele dipastikan bakal absen dalam laga kontra Eibar dan partai El Clasico versus sang rival abadi, Real Madrid.

Barcelona Mendapatkan Kartu Merah, Ousmane Dembele Disarankan Dihukum

Dalam laporan pertandingannya, wasit Antonio Mateu Lahoz menuliskan bahwa Dembele mengucapkan kata-kata yang keras padanya berbunyi ‘Anda sangat buruk’.Kritik keras itu pun dialamatkan Rivaldo pada Dembele. Sosok asal Brasil itu mendesak Barca agar menegur Dembele atau bahkan memberinya sanksi.”Barca harus berbicara pada pemain mereka mengenai kartu merah konyol  yang mereka dapatkan ini. Tindakannya tidak bisa diterima dan bisa menyakiti tim, absennya dia bakal menyulitkan semua rekan setimnya,” ujar Rivaldo kepada Betfair.

Lebih lanjut lagi, Rivaldo menyebut ketegasan klub diperlukan dalam kasus ini. Rivaldo tak ingin tingkah laku Dembele diikuti oleh pemain pemain lain di masa depan.”Penting bagi klub untuk memiliki prosedur internal guna memberi sanksi pada pemain dalam situasi yang bodoh ini, dalam hal ini berbicara tidak benar kepada wasit atau pelatih. Menghukum dia untuk menghindari situasi baru di masa depan bakal terasa masuk akal,” tutur Rivaldo.”Saya tak hanya berbicara pada Dembele, tapi pada semua pemain yang mungkin akan melakukan aksi yang mirip seperti dembele. Seorang pemain harus pintar, sadar bahwa ada banyak laga yang harus dihadapi setelahnya, dan jangan biarkan rekan setimnya, pelatih dan klub berada dalam situasi berat ini,” tukasnya.

Lionel Messi Memutuskan Untuk Tetap Di Barcelona Sampai Akhir Karirnya

Lionel Messi Memutuskan Untuk Tetap Di Barcelona Sampai Akhir KarirnyaLionel messi akhirnya angkat bicara terkait situasi kontraknya di barcelona. Pesepakbola asal argentina itu sudah berjanji akan tetap bertahan di barcelona hingga akhir karirnya. Beberapa waktu yang lalu beredar kabar mengenai ketentuan istimewa dalam kontrak lionel messi. Sang pemain disebut bisa meninggalkan barcelona kapanpun ia mau tanpa harus membayar kompensasi apapun. Situasi ini menimbulkan sejumlah spekulasi mengenai masa depan messi. Tidak sedikit yang takut jika pemain 32 tahun itu bakal angkat kaki dari barca dalam waktu dekat. Namun messi menegaskan bahwa ia tidak akan hengkang dari barcelona dalam waktu dekat. “tentu saja saya akan bertahan jika kalian mencintai saya,” beber messi kepada rac 1.

Lionel Messi Memutuskan Untuk Tetap Di Barcelona Sampai Akhir Karirnya

Messi menyebut bahwa ia sudah merasa sangat nyaman berada di barcelona. Untuk itu ia siap menutup karirnya di el blagurana.”saya sangat senang dengan ide bertahan di sini dan segalanya tetap sama. Saya malah merasa semakin yakin saya akan mengakhiri karir saya di sini.” pungkasnya. “saya mempertimbangkan ini karena keinginan saya dan juga kepentingan keluarga saya. Saya tidak ingin mengubah lingkaran sosial dan persahabatan yang telah dimiliki anak saya.Dulu Saya sudah merasakan bagaimana rasanya berpisah dengan teman-teman saya dan saya tidak mau hal yang sama juga terjadi pada anak-anak saya.”

Messi mengakui pada awalnya ia berencana untuk menutup karirnya di newell old boys yang merupakan klub masa kecilnya. Namun ia menyebut bahwa ia kini mulai meragukan impiannya itu bisa terwujud. “saya sudah bermimpi sejak kecil untuk merasakan bermain di sepakbola argentina. Segalanya memang berbeda di sana, baik sisi baik maupun buruknya. Namun terkadang anda harus memikirkan kepentingan keluarga anda ketimbang apa yang anda inginkan.” ia menandaskan. Kontrak messi di barcelona sendiri akan segera habis.Kontraknya saat ini akan berakhir di musim panas tahun 2021 mendatang.

 

Bermain Tanpa Lionel Messi Barcelona Akan Tetap Hidup

Bermain Tanpa Lionel Messi Barcelona Akan Tetap HidupSang mantan Bek Barcelona, Dani Alves menanggapi pembicaraan terkait dengan sosok Lionel Messi di Barcelona. Alves percaya bahwa Barcelona sudah siap untuk memasuki era terbaru tanpa sang pemain terbaik di tim mereka. Selama dua dekade terakhir ini Lionel Messi menjadi sebuah ikon pemain andalan untuk skuat Barcelona. Messi sudah menjadi mesin gol yang bisa diandalkan oleh El Blaugrana dan berkat dirinya, Barca bisa meraih banyak kemenangan dan trofi.

Bermain Tanpa Lionel Messi Barcelona Akan Tetap Hidup

Ditahun 2019 ini, Lionel Messi sudah menginjak usia 33tahun dan kontraknya akan berakhir pada tahun 2021 mendatang, sehingga banyak rumor negative yang beredar mengenai masa depan Barcelona. Barcelona menunjukkan performa yang kurang memuaskan di musim ini ketika messi absen bermain karena mengalami cedera. karena itu banyak yang menilai bahwa Barca bisa hancur jika suatu hari Messi pergi dan tidak bermain untuk Barca lagi.Namun Dani Alves percaya bahwa Barcelona  akan bisa tetap berjuang meskipun messi tidak lagi bersama mereka. “ Saya selalu percaya bahwa akan selalu ada bakat baru yang muncul didunia Sepak bola ini” Ungkap Alves kepada Business Insider.

Alves menilai bahwa Barcelona merupakan tim yang piawai dalam melakukan regenerasi pemain baru menjadi pemain terbaik mereka. untuk itu ia menyakini bahwa El Blaugrana juga akan menemukan pemain yang bisa menggantikan Messi suatu saat nanti. Sebelumnya di Barcelona. Tim ini mengandalkan Ronaldinho lalu digantikan oleh Messi, Sebelum adanya Ronaldinho banyak pemain pemain hebat lainnya yang dimiliki Barcelona. Alves menyakini bahwa dengan talenta yang dimiliki messi akan menjadi sulit untuk digantikan oleh orang lain, namun tetap suatu hari pasti akan ada yang bisa menggantikan peran Messi di Barcelona Sang mesin pencetak gol. “ Pemain seperti Messi sangat sulit untuk ditemukan, namun kita tidak boleh lupa bahwa dunia sepakbola pasti akan terus berevolusi dan begitu pula dengan para pemainnya” Ujar Alves.

Messi sendiri saat ini kembali absen karena mengalami cedera pada bagian otot Adduktornya dan diperkirakan akan kembali bermain setelah jeda International Oktober 2019 mendatang.

Gareth Bale Tidak Masuk Daftar Pemain Real Madrid Kontra Osasuna

Gareth Bale Tidak Masuk Daftar Pemain Real Madrid Kontra OsasunaGareth Bale Memulai sepak terjangnya bersama Real Madrid musim ini dengan sangat baik. Namun anehnya, nama penyerang berkebangsaan Wales itu justru tidak masuk dalam daftar skuat Madrid melawan Osasuna di La Liga pada hari Kamis , 26 September 2019. Pada Musim ini, Bale sudah tercatat bermain bersama Real Madrid sebanyak lima kali dari semua kompetisi. Selain itu, ia juga sudah mengantongi dua gol dan satu assist untuk Real Madrid.

Gareth Bale Tidak Masuk Daftar Pemain Real Madrid Kontra Osasuna

Performanya sejauh ini memang sangat terlihat lebih banyak berkembang dari pada apa yang Ia tampilkan pada musim kemarin, dimana ia mendapatkan banyak kritikan dari berbagai kalangan. Bahkan Bale sempat diberitakan akan pergi ke China jika transfernya tidak diblokir oleh para Petinggi Real Madrid. Berkat Kontribusinya, Real Madrid pun mendapatkan peringkat ketiga di klasemen sementara La Liga. Mereka belum mengalami kekalahan sekalipun dan mengantongi tiga kemenangan dari lima laga yang telah mereka lewati.

Peran Bale dinilai cukup besar pada musim ini. Bahkan mengalahkan Eden Hazard yang ditebus dengan harga 100juta Euro dari Chelsea pada musim panas kemarin. hal ini bisa dimaklumi karena Hazard baru saja sembuh dari cedera dan masih belum 100% merasa fit. Kehadiran Bale tentu saja diperlukan saat Madrid menghadapi Osasuna dihadapan pendukung setianya yang berada di Santiago Bernabeu. Namun anehnya, nama Gareth Bale Justru tidak terlihat dalam daftar skuat Real Madrid melawan Osasuna yang diumumkan baru-baru ini. Dari pihak Real Madrid sendiri juga tidak memberikan pernyataan apapun mengenai hal tersebut dan ada kemungkinan besar, Bale sengaja disimpan oleh Zidane untuk menyimpan tenaga jelang laga berhadapan dengan Atletico Madrid akhir pekan ini.

Tindakan itu bisa dianggap sebagai langkah pencegahan Real Madrid yang sedang dilanda badai cedera. Bahkan beberapa pemain yang merupakan sosok penting juga menghuni ruang perawatan. Dua bek kiri, Marcelo dan Benjamin Mendy sedang menjalani masa pemulihan cedera dan ditemani oleh dua Gelandang Senior mereka, Luka Modrid dan Isco yang saat ini juga sedang dalam masa perawatan cedera. sementara itu masih ada kabar baik dari Alvaro Odriozola dan Rodrygo Goes yang sudah dipastikan akan ikut berpartisipasi dalam laga tersebut.

Pandangan Pelatih Chelsea Setelah Ditaklukan Liverpool

Pandangan Pelatih Chelsea Setelah Ditaklukan Liverpool-Frank Lampard, sang pelatih dari klub Chelsea membocorkan pandangannya terkair dengan kekalahan timnya saat melawan Liverpool kemarin. Lampard menyebut bahwa timnya itu tidak jauh tertinggal dari The Reds. Pada akhir pekan kemarin Chelsea kembali menghadapi partai besar, mereka harus menjamu sang pemuncak Klasemen EPL sementara, Liverpool di Stamford Bridge.

Pandangan Pelatih Chelsea Setelah Ditaklukan Liverpool

Di Laga tersebut, Chelsea sebagai tuan rumah harus kalah dengan skor 2-1. Dua Gol dari Liverpool disumbangkan oleh Trent Alexander-Arnold dan Roberto Firmino sedangkan satu gol dari skuat Chelsea disumbangkan oleh N’Golo Kante. Lampard mengakui bahwa Ia tidak terlalu terkejut dengan hasil timnya dikalahkan. ” Saya Sudah tahu untuk menghadapi Liverpool kami bisa kalah karena mereka adalah tim yang kuat dan kekalahan itu mungkin saja terjadi “ Ujar Lampard yang dikutip oleh Goal International.

Lampard menilai bahwa level permainan timnya dengan Liverpool sebenarnya tidak berjarak terlalu jauh. Namun kekurangan dari timnya adalah mereka tidak memiliki performa yang konsisten seperti Tim Liverpool tersebut. “Perbedaan yang ada diantara kami dan Liverpool adalah apa yang sudah kami tunjukkan hari ini dilapangan, kami tidak bermain sekonsisten seperti mereka. Liverpool dan Manchester City selalu bermain dengan konsisten dari minggu ke minggu, dan sementara banyak yang lain juga tidak konsisten seperti kami”. Menurut Lampard untuk bisa mencapai level bermain seperti Liverpool sangatlah sulit dan itu harus dilatih setiap hari oleh karena itu mereka juga akan menerapkannya dipelatihan tim mereka.

Lampard juga mengakui bahwa salah satu masalah yang ada di timnya adalah lini pertahanan mereka yang rapuh, sehingga ia ingin timnya bisa berlatih dengan keras dan bertahan dengan lebih kuat di kemudian hari. “ Kami harus berbenah dan memperbaiki pertahanan kami di sesi latihan, saya akan selalu melatih tim ini untuk mengatasi semua jenis gol yang bisa terjadi dan terkadang tim ini tidak bertahan sebagai sebuah tim sehingga kami sering mengalami kebobolan goal” Keluh sang pelatih.

Menurut Lampard, mereka sudah berlatih dengan sangat baik namun saat pertandingan dimulai, tim mereka tidak dapat melakukan yang terbaik seperti apa yang sudah mereka latih. Kekalahan yang mereka alami kini semakin membuat posisi klub mereka semakin menurun di Klasemen sementara EPL.

Zinedine Zidane Menanggapi Rumor Jose Mourinho Akan Menjadi Penggantinya-Zinedine Zidane yang saat ini masih menjadi Pelatih Real Madrid angkat bicara mengenai Rumor yang mengatakan bahwa Jose Mourinho akan menjadi penggantinya di Skuat Los Blancos.Zidane mengaku tidak ingin ambil pusing dengan rumor-rumor yang beredar tersebut. Musim Ini, Real Madrid memang sedang tidak dalam kondisi yang baik. Mereka hanya mampu meraih dua kemenangan dari total empat pertandingan La Liga, dan pada pekan kemarin mereka bahkan ditaklukan dikandang PSG dengan skor kalah telak 3-0.

Zinedine Zidane Menanggapi Rumor Jose Mourinho Akan Menjadi Penggantinya

Setelah mereka memiliki banyak hasil yang Negatif, mulai banyak pembicaraan yang terjadi di kalangan pendukung El Real untuk menuntut Zidane mundur dari posisinya sekarang. selain itu juga beredar banyak kabar bahwa Los Blancos akan menarik kembali Jose Mourinho untuk kembali melatih salah satu skuat Raksasa  La Liga itu. Zidane sendiri mengaku tidak terganggu dengan kabar yang beredar sekarang “Saya Sudah membaca apa yang beredar di media, dan mereka mengatakan bahwa saya akan dipecat” ungkap Zidane kepada Goal International.

Zidane sendiri masih tidak ingin mundur dari jabatannya sebagai pelatih El Real. Menurutnya, ia masih sanggup untuk membawa Los Blancos untuk kembali meraih Prestasi. “Saya merasa masih sangat kuat dan sudah belajar untuk tidak akan menyerah dan terus bekerja keras hingga momen terakhir, Saya juga tidak berpikir untuk pergi dari klub ini, tapi Saya berpikir untuk menang di pertandingan besok melawan Sevilla” Ujar Zidane.

Meskipun Ia sudah mendengar rumor mengenai dirinya, namun pelatih asal Prancis itu memilih untuk masa bodoh dengan rumor tersebut. “Saya Membuat keputusan untuk kembali ke klub ini karena saya menyukai proyek yang baru dan ingin mencoba, kami harus bersatu untuk meraih impian kami bersama”, Ia menegaskan bahwa Ia tidak merasa terganggu dengan rumor Mourinho dan tidak dapat mengontrol apa yang orang bicarakan mengenai dirinya. “Ketika anda kalah di satu pertandingan, maka akan ada tuntutan untuk mengubah segalanya”Ungkapnya.

Pada tanggal 23/09/19 besok, Real Madrid akan berhadapan dengan Sevilla dan jika mereka berhasil mengalahkan mereka di pertandingan besok, maka itu akan mempengaruhi posisi mereka di Klasemen La Liga sementara. Mereka bisa memuncaki klasemen sementara La Liga yang saat ini dipegang oleh Sevilla, mudah untuk Real Madrid mendapatkan posisi tersebut karena jarak mereka hanya berbeda dua poin saja dari Skuat asal Andalusia itu.