Ronaldo Cetak Gol, Juventus Menang Tipis Atas Bologna

Cristiano Ronaldo menjadi salah satu pembeda pada pertandingan Juventus menghadapi Bologna di pekan kedelapan Serie A Italia. Pemain internasional Portugal itu mencetak satu dari dua gol kemenangan Nyonya Tua yang berlangsung di Stadion Allianz pada Sabtu, 19 Oktober 2019 waktu setempat atau Minggu dini hari WIB.

Pertandingan kedua tim berakhir dengan skor 2-1. Ronaldo mencetak gol pembuka di menit ke-19, menyusul Miralem Pjanic di menit ke-54. Sementara itu satu-satunya gol tim tamu dicetak oleh Danilo Larangeira di menit ke-26.

Kemenangan tipis ini lebih dari cukup mengamankan Juventus di posisi puncak. Bianconeri telah mengemas total 22 poin dari delapan pertandingan, unggul empat poin dari Inter Milan yang baru akan memainkan laga kedelapan hari ini.

Tampil di kandang sendiri, Juventus tampil dominan. Tuan rumah membuka keunggulan saat pertandingan memasuki menit ke-19. Gol ini tidak lepas dari kejelian Ronaldo melepaskan sepakan keras tanpa bisa digagalkan kiper tim tamu, Skorupsi.

Tertinggal satu gol tim tamu langsung meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya dipetik tak lama berselang. Tujuh menit kemudian, Bologna berhasil menyamakan kedudukan setelah sepakan keras Danilo tak mampu digagalkan kiper Juventus, Gianluigi Buffon. Skor imbang bertahan hingga babak pertama berakhir.

Pertandingan menjadi semakin menarik di paruh kedua. Dari beberapa percobaan, Juventus akhirnya mampu mencetak gol di menit ke-54. Kali ini giliran Pjanic yang mencatatkan namanya di papan skor setelah sepakan kerasnya mengarah di pojok kiri gawang Bologna. Gol tersebut ternyata menjadi pembeda di laga ini.

Usai laga Pjanic mengatakan tidak mudah bagi timnya untuk memetik kemenangan di laga tersebut. Pjanic menilai tim tamu memiliki organisasi pertahanan yang rapih sehingga sulit ditembus.

“Kami tahu betul itu akan sulit setelah kami melihat pertandingan Bologna. Mereka terorganisir dan menyebabkan masalah bagi kami, tetapi saya masih berpikir kami pantas menang,” beber Pjanic.

Lebih lanjut ia mengatakan timnya seharusnya mampu mencetak lebih banyak gol. Namun padatnya jadwal pertandingan membuat timnya tak mampu mengerahkan segenap kemampuan terbaik.

“Kami menciptakan banyak peluang dan seharusnya mencetak satu gol lagi untuk membuat laga lebih nyaman untuk kami. Ini sulit setelah jeda internasional, jadi kami terima poin ini,” lanjutnya.

Susunan pemain Juventus versus Bologna:

Juventus (4-3-1-2): 77-Gianluigi Buffon; 16-Juan Cuadrado, 4-Matthijs de Ligt, 19-Leonardo Bonucci, 12-Alex Sandro; 6-Sami Khedira (30-Rodrigo Bentancur 62′), 5- Miralem Pjanic, 25-Adrien Rabiot (14-Blaise Matuidi 73′); 33-Federico Bernardeschi; 7- Cristiano Ronaldo, 21-Gonzalo Higuain (10-Paulo Dybala 82′)

Pelatih: Maurizio Sarri

Bologna (4-2-3-1): 28-Lukasz Skorupski; 15-Ibrahima Mbaye, 23-Danilo Larangera, 13-Mattia Bani, 11-Ladislav Krejci; 32-Mattias Svanberg (17-Andreas Skov Olsen 80′), 16-Andrea Poli (31-Blerim Dzemaili 82′); 7-Riccardo Orsolini, 21-Roberto Soriano, 10-Nicola Sansone (9-Federico Santander 80′); 24-Rodrigo Palacio

Pelatih: Sinisa Mihajlovic

Bermain Tanpa Lionel Messi Barcelona Akan Tetap Hidup

Bermain Tanpa Lionel Messi Barcelona Akan Tetap HidupSang mantan Bek Barcelona, Dani Alves menanggapi pembicaraan terkait dengan sosok Lionel Messi di Barcelona. Alves percaya bahwa Barcelona sudah siap untuk memasuki era terbaru tanpa sang pemain terbaik di tim mereka. Selama dua dekade terakhir ini Lionel Messi menjadi sebuah ikon pemain andalan untuk skuat Barcelona. Messi sudah menjadi mesin gol yang bisa diandalkan oleh El Blaugrana dan berkat dirinya, Barca bisa meraih banyak kemenangan dan trofi.

Bermain Tanpa Lionel Messi Barcelona Akan Tetap Hidup

Ditahun 2019 ini, Lionel Messi sudah menginjak usia 33tahun dan kontraknya akan berakhir pada tahun 2021 mendatang, sehingga banyak rumor negative yang beredar mengenai masa depan Barcelona. Barcelona menunjukkan performa yang kurang memuaskan di musim ini ketika messi absen bermain karena mengalami cedera. karena itu banyak yang menilai bahwa Barca bisa hancur jika suatu hari Messi pergi dan tidak bermain untuk Barca lagi.Namun Dani Alves percaya bahwa Barcelona  akan bisa tetap berjuang meskipun messi tidak lagi bersama mereka. “ Saya selalu percaya bahwa akan selalu ada bakat baru yang muncul didunia Sepak bola ini” Ungkap Alves kepada Business Insider.

Alves menilai bahwa Barcelona merupakan tim yang piawai dalam melakukan regenerasi pemain baru menjadi pemain terbaik mereka. untuk itu ia menyakini bahwa El Blaugrana juga akan menemukan pemain yang bisa menggantikan Messi suatu saat nanti. Sebelumnya di Barcelona. Tim ini mengandalkan Ronaldinho lalu digantikan oleh Messi, Sebelum adanya Ronaldinho banyak pemain pemain hebat lainnya yang dimiliki Barcelona. Alves menyakini bahwa dengan talenta yang dimiliki messi akan menjadi sulit untuk digantikan oleh orang lain, namun tetap suatu hari pasti akan ada yang bisa menggantikan peran Messi di Barcelona Sang mesin pencetak gol. “ Pemain seperti Messi sangat sulit untuk ditemukan, namun kita tidak boleh lupa bahwa dunia sepakbola pasti akan terus berevolusi dan begitu pula dengan para pemainnya” Ujar Alves.

Messi sendiri saat ini kembali absen karena mengalami cedera pada bagian otot Adduktornya dan diperkirakan akan kembali bermain setelah jeda International Oktober 2019 mendatang.

Xabi Alonso Menjadi Opsi Pengganti Zinedine Zidane Di Real Madrid

Xabi Alonso Menjadi Opsi Pengganti Zinedine Zidane-Di Real Madrid Manajemen dari klub Real Madrid dikabarkan mulai mempertimbangkan beberapa opsi untuk pengganti Zinedine Zidane. Mereka diyakini saat ini ditengah mempertimbangkan Xabi Alonso untuk dijadikan sebagai manajer baru bagi Real Madrid. Belakangan ini, Real Madrid memang sedang mengalami musim yang buruk , salah satunya yang paling terbaru adalah kekalahan yang mereka alami saat menghadapi PSG dan kalah dengan skor telak 3-0. Performa buruk El Real ini mulai membuat manajemen klub mereka menjadi resah. mereka dikabarkan akan mempertimbangkan beberapa kandidat untuk menggantikan Zidane dalam waktu dekat. dari Marca melaporkan, Kubu Los Blancos sudah memikirkan beberapa nama untuk menjadi calon pelatih El Real dan salah satunya adalah mantan pemain mereka, Xabi Alonso.

Xabi Alonso Menjadi Opsi Pengganti Zinedine Zidane Di Real Madrid

Dari laporan tersebut mengklaim bahwa salah satu pertimbangan mereka yaitu ingin menggunakan jasa Alonso karena Sang mantan pemain El Real itu sudah mengenal Real Madrid dengan baik. Alonso pernah berkarir cukup lama di Santiago Bernabeu. setelah lima tahun bermain untuk Real Madrid, Ia pindah ke Bayern Munchen di tahun 2014 lalu. Alonso sendiri sempat melatih tim Real Madrid U-14 sehingga Ia dinilai sudah cukup berpengetahuan mengenai skuat Real Madrid.

Berita Bola Terkini – La Liga 2019-2020

Florentino Perez selaku Presiden Real Madrid adalah sosok yang mengusulkan nama Alonso. Sang Presiden sangat mengagumi kecerdasan Alonso dan Ia percaya bahwa Pelatih berusia 37tahun itu memiliki kemampuan dan pengetahuan untuk menjadi manajer top. selain itu menurutnya dari pengalaman yang didapatkan Alonso saat berada di Real Sociedad B membuatnya semakin yakin untuk mengusulkan Alonso menjadi manajer baru mereka yang cocok untuk  menggantikan Zidane Zidane. Selain Xabi Alonso yang dipilih menjadi kandidat pelatih El Real, ada beberapa nama lagi yang dirumorkan akan menjadi pertimbangan pelatih El Real. Ada nama Jose Mourinho yang memang sudah pernah menjadi Pelatih El Real dan Massimiliano Allegri sang mantan pelatih Milan yang juga diberitakan masuk ke dalam daftar calon Pelatih untuk skuat Real Madrid.

Maurizio Sarri Akan Menjadi Musuh Keluarganya Karena Juventus

Maurizio Sarri Akan Menjadi Musuh Keluarganya Karena Juventus-Laga antara Fiorentina Vs Juventus akan menjadi momen yang emosional bagi Maurizio Sarri. Dengan Posisinya sebagai sang pelatih dari Juventus maka Sarri akan menjadi musuh bagi keluarga besarnya sendiri. Pada tanggal 14/9/2019 di Sabtu malam , Juventus akan datang kekandang Fiorentina sebagai tamu di pekan ketiga Liga Serie A 2019/2020. Laga ini akan digelar di Artemio Franchi pada pukul 20.00WIB. Sarri memberikan pengakuan bahwa banyak dari anggota keluarganya yang menjadi fans Fiorentina, bahkan ibunya sendiri. Sarri mengatakan bahwa ibunya tidak senang dengan jabatan yang dimilikinya saat ini menjadi pelatih dari Klub Juventus. Sarri sendiri memang tumbuh di kota Florence. bahkan rumah keluarganya juga dekat dengan Artemio Franchi.

Dengan nada bercanda, Maurizio Sarri menyebut bahwa ibunya tidak bahagia dengan posisi yang dimilikinya saat ini. Apalagi pada pekan ini Juventus akan menantang Fiorentina di Artemio Franchi. Rumah keluarga besar Sarri sendiri hanya berjarak 500m dari stadion Artemio Franchi. Selain Sarri, semua keluarganya menjadi penggemar La Viola dan Sarri sendiri mendukung mantan klub asuhannya, Napoli. Sarri memang Lahir di Napoli yang ketika itu menjadi kota tempat ayahnya bekerja. Kemudian mereka pindah ke Florence dan dalam beberapa kesempatan sari mengakui sebagai fans dari Napoli.

Berita Bola Terkini – Bursa Transfer Musim 2019-2020

Maurizio Sarri mengaku akrab dengan suasana Artemio Franchi. karena jarak rumah keluarganya dengan stadion memang tidak jauh. namun tidak semua hal tentang Artemio Franchi menjadi kenangan Indah bagi Sarri. Ia memiliki kenangan buruk dengan tempat ia tumbuh besar itu. pada tahun 2018 lalu ia kehilangan gelar Scudetto untuk Napoli. pada tahun itu Sarri memiliki peluang untuk membawa Scudetto ke Naples. Akan tetapi Napoli kalah telak dengan skor 3:0 melawan Fiorentina dan gelar Scudetto jatuh kepada Klub yang dilatihnya saat ini, Juventus.