Kisah Masa Lalu Lionel Messi: Marah Besar Saat diminta berhenti Menggiring Bola

Kisah Masa Lalu Lionel Messi: Marah Besar Saat diminta berhenti Menggiring BolaMantan pemain Barcelona, Rafael Marquez membagikan cerita unik tentang Lionel Messi muda yang frustrasi saat diminta mengumpan bola. Messi ternyata sudah menunjukkan semangat kompetitif sejak masih belia, bahkan di sesi latihan. Kini, berusia 32 tahun, Messi masih bisa menjaga permainannya di level tinggi. Tidak ada rahasia khusus, La Pulga mengaku hanya berusaha menjaga tubuhnya lebih baik dan berlatih seperti biasanya. Kalimat ‘berlatih seperti biasanya’ inilah yang ternyata tidak biasa-biasa amat. Messi selalu memberikan kemampuan terbaiknya di setiap sesi latihan, tanpa mencoba menahan diri.

Kisah Masa Lalu Lionel Messi: Marah Besar Saat diminta berhenti Menggiring Bola

Tidak ada yang meragukan kemampuan Messi menggiring bola. Melewati empat sampai lima pemain lawan adalah hal mudah bagi Messi, bahkan terkesan biasa saja. Uniknya, bukan hanya lawan yang harus menderita, pemain-pemain Barca pun demikian. Marquez membongkar cerita unik pada sesi latihan Barca beberapa tahun lalu, di era Pep Guardiola. Messi benar-benar merepotkan pemain-pemain Barca. “Kala itu ada pertandingan tujuh lawan tujuh dan Leo [Messi] ada dalam tim saya. Dia menggiring bola melewati satu pemain, dua, tiga, putar balik dan melewati mereka lagi dengan mudah,” kata Marquez kepada Fox Sports. “Dia tidak mau melepaskan bola barang sedetik. Sampai satu momen saat saya meneriaki dia: ‘Leo, lepaskan bola itu!’.

Tak disangka, Messi ternyata marah besar begitu mendengar teriakan Marquez. Sepertinya tidak ada yang bisa menghentikan Messi saat sedang asyik menggiring bola. Akibatnya, Guardiola sampai harus turun tangan menenangkan sang mega bintang Barcelona itu. “Dia [Messi] jadi marah besar dan bahkan mulai berteriak kepada kami dan kami pun mulai berdebat. Sampai akhirnya Pep menghentikan dia dan meminta dia lebih tenang,” lanjut Marquez. “Pep langsung mendekati Leo untuk menenangkannya karena saya lebih berpengalaman di dalam tim daripada Leo yang waktu itu masih sangat muda.”

Bagaimanapun, Marquez dan pemain-pemain Barca saat itu terbilang beruntung bisa menyaksikan langsung kebangkitan Messi. Saat itu ternyata mereka sedang melihat calon pemain terbaik di dunia.”Kami sudah mendengar tentang Leo di ruang ganti. Saat itu kami mendengar bahwa dia tampil luar biasa di Barcelona B dan bahwa dia adalah Maradona baru,” imbuh Marquez.”Rasanya spektakuler bisa melihat dia berkembang dari jarak yang sangat dekat,” tutupnya.

Liverpool Vs MU: Mohammad Salah Bermain, De Gea Absen?

Liverpool Vs MU: Mohammad Salah Bermain, De Gea Absen-Liverpool tampak siap menurunkan skuad terbaik mereka saat akan menyambangi Manchester United, Minggu (20/10/2019) akhir pekan ini. The Reds bisa jadi membuat Setan Merah bertekuk lutut. Duel klasik Liga Inggris itu selalu penuh gengsi dan tekanan tinggi. Saat ini kondisi kedua tim berbanding terbalik. Liverpool tentunya jelas jauh lebih kuat dari MU di setiap sisi.

Liverpool Vs MU: Mohammad Salah Bermain, De Gea Absen?

Terlebih, Liverpool mendapatkan kabar baik bahwa penyerang andalan mereka,Mohammad Salah mungkin bisa bermain penuh pada pertandingan ini setelah mendapatkan tekel horor. Sebaliknya, MU mungkin tidak bisa diperkuat kiper andalan mereka, David De Gea. Sebelum jeda internasional lalu, Salah terpaksa mengakhiri pertandingan lebih cepat ketika Liverpool mengalahkan Leicester City 2-1. Salah tampak bergulung-gulung kesakitan di lapangan setelah mendapatkan tekel horor dari Hamza Choudhury.

Usai laga tersebut, Jurgen Klopp langsung mengecam tekel keras itu dan mengkhawatirkan kondisi Salah. Untungnya, Liverpool bisa bernapas lega ketika mendapati bahwa cedera Salah tidak terlalu parah usai menjalani serangkaian tes. Sebelumnya, Salah sempat diragukan bakal bermain akhir pekan ini. Klopp dikenal sebagai pelatih yang tidak mau mengambil risiko ketika pemainnya tidak sedang dalam kondisi yang fit.

Biar begitu, kini Liverpool Echo mengklaim bahwa kondisi Salah sudah 100 persen dan siap bermain sebagai starter. Kehadiran Salah jelas akan membuat Liverpool jadi lebih kuat. Ketika Liverpool mendapatkan kabar baik, MU justru diterpa kabar buruk. Kiper nomor satu mereka, David De Gea cedera ketika membantu Timnas Spanyol pada laga jeda kualifikasi Euro 2020 dewasa ini. De Gea terpaksa meninggalkan lapangan di menit ke-60, dia tampak kesakitan usai menyapu bola. De Gea hanya bisa terduduk dan meminta bantuan tim medis.Menurut Sky Sports, De Gea mengalami cedera hamstring dan tidak bisa melanjutkan pertandingan. Dia bahkan harus dipapah keluar lapangan oleh staf medis Spanyol. Cedera De Gea ini jelas menjadi kabar buruk untuk MU. Dia diragukan bisa tampil saat menjamu Liverpool akhir pekan nanti.

Barcelona Mendapatkan Kartu Merah, Ousmane Dembele Disarankan Dihukum

Barcelona Mendapatkan Kartu Merah, Ousmane Dembele Disarankan DihukumEks pemain Barcelona, Rivaldo menyarankan mantan timnya untuk menghukum pemain mereka, Ousmane Dembele gara-gara kartu merah melawan Sevilla akhir pekan kemarin.Dalam laga tersebut, Dembele mendapat kartu merah pada menit-menit akhir karena melakukan protes berlebihan kepada wasit.Buntutnya, Dembele pun diskors dua laga. Akibat hukuman ini, Dembele dipastikan bakal absen dalam laga kontra Eibar dan partai El Clasico versus sang rival abadi, Real Madrid.

Barcelona Mendapatkan Kartu Merah, Ousmane Dembele Disarankan Dihukum

Dalam laporan pertandingannya, wasit Antonio Mateu Lahoz menuliskan bahwa Dembele mengucapkan kata-kata yang keras padanya berbunyi ‘Anda sangat buruk’.Kritik keras itu pun dialamatkan Rivaldo pada Dembele. Sosok asal Brasil itu mendesak Barca agar menegur Dembele atau bahkan memberinya sanksi.”Barca harus berbicara pada pemain mereka mengenai kartu merah konyol  yang mereka dapatkan ini. Tindakannya tidak bisa diterima dan bisa menyakiti tim, absennya dia bakal menyulitkan semua rekan setimnya,” ujar Rivaldo kepada Betfair.

Lebih lanjut lagi, Rivaldo menyebut ketegasan klub diperlukan dalam kasus ini. Rivaldo tak ingin tingkah laku Dembele diikuti oleh pemain pemain lain di masa depan.”Penting bagi klub untuk memiliki prosedur internal guna memberi sanksi pada pemain dalam situasi yang bodoh ini, dalam hal ini berbicara tidak benar kepada wasit atau pelatih. Menghukum dia untuk menghindari situasi baru di masa depan bakal terasa masuk akal,” tutur Rivaldo.”Saya tak hanya berbicara pada Dembele, tapi pada semua pemain yang mungkin akan melakukan aksi yang mirip seperti dembele. Seorang pemain harus pintar, sadar bahwa ada banyak laga yang harus dihadapi setelahnya, dan jangan biarkan rekan setimnya, pelatih dan klub berada dalam situasi berat ini,” tukasnya.

Lionel Messi Memutuskan Untuk Tetap Di Barcelona Sampai Akhir Karirnya

Lionel Messi Memutuskan Untuk Tetap Di Barcelona Sampai Akhir KarirnyaLionel messi akhirnya angkat bicara terkait situasi kontraknya di barcelona. Pesepakbola asal argentina itu sudah berjanji akan tetap bertahan di barcelona hingga akhir karirnya. Beberapa waktu yang lalu beredar kabar mengenai ketentuan istimewa dalam kontrak lionel messi. Sang pemain disebut bisa meninggalkan barcelona kapanpun ia mau tanpa harus membayar kompensasi apapun. Situasi ini menimbulkan sejumlah spekulasi mengenai masa depan messi. Tidak sedikit yang takut jika pemain 32 tahun itu bakal angkat kaki dari barca dalam waktu dekat. Namun messi menegaskan bahwa ia tidak akan hengkang dari barcelona dalam waktu dekat. “tentu saja saya akan bertahan jika kalian mencintai saya,” beber messi kepada rac 1.

Lionel Messi Memutuskan Untuk Tetap Di Barcelona Sampai Akhir Karirnya

Messi menyebut bahwa ia sudah merasa sangat nyaman berada di barcelona. Untuk itu ia siap menutup karirnya di el blagurana.”saya sangat senang dengan ide bertahan di sini dan segalanya tetap sama. Saya malah merasa semakin yakin saya akan mengakhiri karir saya di sini.” pungkasnya. “saya mempertimbangkan ini karena keinginan saya dan juga kepentingan keluarga saya. Saya tidak ingin mengubah lingkaran sosial dan persahabatan yang telah dimiliki anak saya.Dulu Saya sudah merasakan bagaimana rasanya berpisah dengan teman-teman saya dan saya tidak mau hal yang sama juga terjadi pada anak-anak saya.”

Messi mengakui pada awalnya ia berencana untuk menutup karirnya di newell old boys yang merupakan klub masa kecilnya. Namun ia menyebut bahwa ia kini mulai meragukan impiannya itu bisa terwujud. “saya sudah bermimpi sejak kecil untuk merasakan bermain di sepakbola argentina. Segalanya memang berbeda di sana, baik sisi baik maupun buruknya. Namun terkadang anda harus memikirkan kepentingan keluarga anda ketimbang apa yang anda inginkan.” ia menandaskan. Kontrak messi di barcelona sendiri akan segera habis.Kontraknya saat ini akan berakhir di musim panas tahun 2021 mendatang.

 

Fred Dituduh menjadi Penyebab Kekalahan MU Kontra Newcastle

Fred Dituduh menjadi Penyebab Kekalahan MU Kontra NewcastleSebuah kritikan datang dari Martin Keown kepada Fred. Legenda Arsenal itu menilai sang gelandang menjadi penyebab terjadinya kekalahan yang dialami Manchester United saat berhadapan dengan Newcastle. pada pertandingan itu Fred akhirnya diberikan kesempatan untuk bermain kembali menjadi starter di lini tengah United. Ia dipercaya oleh Sloskjaer , pelatih mereka untuk bermain sejak awal bersama Scott McTominay saat mereka menjadi tamu Newcastle di St James Park.

Fred Dituduh menjadi Penyebab Kekalahan MU Kontra Newcastle

Pada laga itu memang fred kerap melakukan kesalahan di lini tengah United. Ia kerap kehilangan bola dan sulit menghubungkan antara lini tengah dengan lini serang United. Keown merasa pemain asal Brasil itu menjadi penyebab Setan Merah kalah di laga itu. “Mereka sangat buruk saat menjaga penguasaan bola,” beber Keown yang dikutip Manchester Evening News.

Keown merasa Fred benar-benar menjadi beban bagi Manchester United terutama di posisi lini tengah. Ia menilai sang gelandang seperti tidak tahu apa yang harus ia lakukan saat membawa bola dan itu berdampak sangat besar bagi timnya. “Dia terlihat seperti sebuah lelucon ketika ia mendapatkan bola. Saya tahu bahwa memang penting untuk merebut bola dari lawan, namun dia seharusnya bisa mengontrol bola itu dan juga melepaskan umpan yang tepat.”

Keown juga meyakini bahwa sosok gelandang tengah memegang peran yang sangat penting di dalam tim. Untuk itu ketika seorang gelandang tengah tidak bermain optimal seperti Fred maka itu akan membuat timnya kesulitan. “Jika seorang gelandang bermain seperti apa yang ia tunjukkan hari ini, maka timnya tidak akan bisa berbuat apa-apa.” imbuhnya. Manchester United akan kembali beraksi di ajang EPL setelah jeda internasional. Mereka akan menghadapi Liverpool di Old Trafford pada tanggal 20 Oktober 2019 mendatang.

Bermain Tanpa Eden Hazard, Peringkat Enam Sudah Cukup Bagus Untuk Chelsea

Bermain Tanpa Eden Hazard, Peringkat Enam Sudah Cukup Bagus Untuk ChelseaMantan Bek dari Club Chelsea, Glen Johnson enggan mematok target yang tidak pasti untuk The Blues musim ini, Johnson percaya tim yang berasal dari London Barat itu sudah menjalani Musim yang bagus jika mereka Finish di peringkat enam klasemen Akhir EPL Musim ini. Dimusim 19/20 ini menjadi musim yang berat bagi Chelsea. Mereka kehilangan sejumlah pemain andalan yang menjadi pilar mereka seperti Eden Hazard, Alvaro Morata dan Gonzalo Higuain namun mereka tidak bisa mendatangkan penggantinya karena mereka terkena hukuman Embargo Transfer setelah melakukan perekrutan pemain dibawah umur.

Mantan Bek dari Club Chelsea, Glen Johnson enggan mematok target yang tidak pasti untuk The Blues musim ini, Johnson percaya tim yang berasal dari London Barat itu sudah menjalani Musim yang bagus jika mereka Finish di peringkat enam klasemen Akhir EPL Musim ini

Sejauh ini Frank Lampard banyak mengandalkan pemain muda di skuat The Blues dan bisa dinilai untuk performa pemain muda mereka cukup bagus dimana mereka kini bisa menempati peringkat ketujuh Klasemen Sementara EPL. Johnson percaya bahwa hukuman transfer yang mereka terima pasti sangat merugikan bagi tim London Barat tersebut “Musim ini mereka kehilangan banyak pemain terbaik mereka dan tidak bisa menggantikannya” beber Johnson kepada Talk Sport.

Johnson menilai bahwa tidak adil bagi para pendukung Chelsea untuk memberikan target yang tinggi untuk para pemain muda Chelsea. Ia menyebutkan bahwa pemain muda  Chelsea masih dalam proses adaptasi di tim utama dan ada kemungkinan performa mereka akan tidak stabil sepanjang musim ini. “ mereka memberikan para pemain muda kesempatan dan beberapa diantara mereka belum pernah bermain di Premier League sebelumnya, jadi kita tidak bisa berharap terlalu banyak”

Johnson percaya bahwa menargetkan Chelsea untuk kembali bermain di Liga Champions pada musim depan bukanlah sesuatu yang bisa didapatkan dengan mudah. Ia menilai Chelsea bisa mengamankan posisi di Liga Europa saja sudah merupakan pencapaian yang bagus untuk pasukan muda Frank Lampard itu. “ Saya rasa finish di posisi enam sudah menjadi pencapaian yang bagus untuk mereka dimusim ini” ia menambahkan. Chelsea sendiri bertekad untuk memperbaiki posisi mereka di Klasemen sementara EPL dan mereka akan menjadikan pertemuan mereka dengan Southampton pada hari minggu malam nanti menjadi kemenangan mereka.

EPL Tidak Menyakinkan, MU Diminta Untuk Fokus Liga Europa

EPL Tidak Menyakinkan, MU Diminta Untuk Fokus Liga EuropaOle Gunnar Solskjaer diberikan sebuah saran oleh Paul Ince. Ia percaya bahwa Manchester United harus lebih fokus pada Liga Europa musim ini dibanding dengan Premier League. Pada Musim ini Manchester United memiliki sebuah target yang besar untuk dipenuhi di akhir musim. mereka diminta untuk bisa mencapai finish di empat besar untuk kembali ke Liga Champions Musim depan mendatang. Namun di tujuh pertandingan EPL pada musim ini, MU tidak mendapatkan performa yang menyakinkan dan mereka hanya mampu meraih dua kemenangan saja dari tujuh pertandingan pertama yang sudah mereka lewati di EPL musim ini. Ince percaya bahwa dengan kondisi MU yang seperti ini, Mu harus fokus ke Liga Europa ”Menurut saya, lebih baik Ole fokus ke Liga Europa dan menjadikan itu sebagai Prioritas” beber Ince kepada Paddy Power

EPL Tidak Menyakinkan, MU Diminta Untuk Fokus Liga Europa

Ince percaya bahwa akan sangat sulit bagi MU untuk menembus Liga Champions dari EPL, oleh karena itu, fokus mereka sekarang harus dialihkan ke Liga Europa. “Mereka harus bisa meniru apa yang dilakukan oleh Jose Mourinho, mantan pelatih mereka. Karena ia tahu apa yang harus dilakukan untuk bisa kembali ke Liga Champions. kita harus jujur dengan kondisi dan melihat dari penampilan mereka beberapa pekan ini akan sulit untuk MU menembus posisi empat besar di EPL” menurut ince jika mereka memenangkan Liga Europa, mereka akan mendapatkan trofi dan slot ke Liga Champions, jalur tersebut lebih baik dari pada mereka fokus ke EPL.

Ince yakin bahwa Solskjaer harus mengatur rotasi pemainnya dengan cermat agar MU bisa memenangkan Liga Europa sembari bersaing di Premier League. “ Tentu saja saya tidak ingin mereka mengabaikan Liga Inggris begitu saja, namun saya juga tidak mau melihat mereka menurunkan tim yang lemah untuk melawan AZ Alkmaar, Saya tahu bahwa AZ bukan tim yang kuat, namun pada akhir pekan nanti mereka akan menghadapi Newcastle dan saya rasa mereka wajib untuk memenangkan kedua laga itu, akan sangat mengecewakan jika tidak” Ujar Ince. Manchester United sendiri akan terbang ke Belanda pada hari Rabu, dan mereka diharuskan untuk mencoba berlatih di stadion AZ Alkmaar sebelum bermain melawan wakil Belanda itu pada hari Kamis.

Unai Emery Diharapkan Untuk Berhenti Melakukan Eksperimen

Unai Emery Diharapkan Untuk Berhenti Melakukan EksperimenMantan gelandang Arsenal, Emmanuel Petit meminta Unai Emery untuk berhenti melakukan rotasi ditimnya agar performa The Gunners bisa kembali stabil. Emery memang tampaknya sering melakukan banyak eksperimen pada musim 2019-2020 ini. Ia sering memainkan pemain-pemain baru ke dalam tim utama Arsenal.Namun hal ini malah menjadi dampak negative untuk Arsenal, Emery dianggap tidak tahu bagaimana menciptakan susunan pemain terbaik baik The Gunners. Petit mengatakan bahwa ia mengapresiasi untuk keputusan Emery melakukan Rotasi pemain itu. Hal itu dilakukan demi mencari formula yang cocok agar Arsenal bisa meraih kemenangan demi kemenangan.

Mantan gelandang Arsenal, Emmanuel Petit meminta Unai Emery untuk berhenti melakukan rotasi ditimnya agar performa The Gunners bisa kembali stabil

Namun meski demikian, Petit merasa bahwa Emery harus stop melakukan Rotasi itu karena jika diteruskan hal itu akan membuat Arsenal tak bisa tampil dengan konsisten. “Yang ingin dilakukan Unai Emery adalah menciptakan sebuah tim, unit Kolektif bukan hanya 11pemain inti saja, tapi menciptakan seluruh kelompok. inilah sebabnya mengapa dia terus-menerus melakukan rotasi pada timnya dan termasuk para pemain muda” ujarnya pada Paddy Power. Petit menyukai ide untuk melakukan rotasi pada pemain namun pasti akan sulit bagi pemain untuk bermain dalam system seperti ini, karena mereka harus bermain secara teratur dan beradapatasi.menurut Petit menggunakan system Unai memiliki tuntutan yang besar bagi para pemain.

Pada Matchday ketujuh ini, Arsenal akan dihadapkan dengan Manchester United di Old Trafford. Petit mengungkapkan Arsenal memiliki modal yang bagus untuk menghadapi laga ini. Sebab mereka sebelumnya menunjukkan penampilan yang cukup memuaskan saat melawan Aston Villa. Namun, Pria asal Prancis ii tak berani mengharapkan apapun untuk pertandingan Arsenal melawan MU karena peforma mereka yang masih tidak stabil.

Petit mengungkapkan Arsenal telah bermain dengan baik setelah menghabiskan poin mereka melawan WatFord. Dalam Pertandingan yang sangat sulit bagi mereka melawan Aston Villa, mereka bermain dengan hanya 10 pemain dan perlu mengejar kembali setelah dalam kondisi yang tertinggal, ada beberapa hal yang positif dari system yang di gunakan Unai Emery terutama dari para pemain muda, dinamika bermainnya tampak baik. “Tapi anda tidak bisa 100% yakin hal itu, Karena anda tidak pernah tahu, mereka bisa dengan mudah jatuh saat melawan Man United pada hari senin, anda tidak tahu apa yang diharapkan dari laga ini “ pungkasnya.

Bermain Tanpa Lionel Messi Barcelona Akan Tetap Hidup

Bermain Tanpa Lionel Messi Barcelona Akan Tetap HidupSang mantan Bek Barcelona, Dani Alves menanggapi pembicaraan terkait dengan sosok Lionel Messi di Barcelona. Alves percaya bahwa Barcelona sudah siap untuk memasuki era terbaru tanpa sang pemain terbaik di tim mereka. Selama dua dekade terakhir ini Lionel Messi menjadi sebuah ikon pemain andalan untuk skuat Barcelona. Messi sudah menjadi mesin gol yang bisa diandalkan oleh El Blaugrana dan berkat dirinya, Barca bisa meraih banyak kemenangan dan trofi.

Bermain Tanpa Lionel Messi Barcelona Akan Tetap Hidup

Ditahun 2019 ini, Lionel Messi sudah menginjak usia 33tahun dan kontraknya akan berakhir pada tahun 2021 mendatang, sehingga banyak rumor negative yang beredar mengenai masa depan Barcelona. Barcelona menunjukkan performa yang kurang memuaskan di musim ini ketika messi absen bermain karena mengalami cedera. karena itu banyak yang menilai bahwa Barca bisa hancur jika suatu hari Messi pergi dan tidak bermain untuk Barca lagi.Namun Dani Alves percaya bahwa Barcelona  akan bisa tetap berjuang meskipun messi tidak lagi bersama mereka. “ Saya selalu percaya bahwa akan selalu ada bakat baru yang muncul didunia Sepak bola ini” Ungkap Alves kepada Business Insider.

Alves menilai bahwa Barcelona merupakan tim yang piawai dalam melakukan regenerasi pemain baru menjadi pemain terbaik mereka. untuk itu ia menyakini bahwa El Blaugrana juga akan menemukan pemain yang bisa menggantikan Messi suatu saat nanti. Sebelumnya di Barcelona. Tim ini mengandalkan Ronaldinho lalu digantikan oleh Messi, Sebelum adanya Ronaldinho banyak pemain pemain hebat lainnya yang dimiliki Barcelona. Alves menyakini bahwa dengan talenta yang dimiliki messi akan menjadi sulit untuk digantikan oleh orang lain, namun tetap suatu hari pasti akan ada yang bisa menggantikan peran Messi di Barcelona Sang mesin pencetak gol. “ Pemain seperti Messi sangat sulit untuk ditemukan, namun kita tidak boleh lupa bahwa dunia sepakbola pasti akan terus berevolusi dan begitu pula dengan para pemainnya” Ujar Alves.

Messi sendiri saat ini kembali absen karena mengalami cedera pada bagian otot Adduktornya dan diperkirakan akan kembali bermain setelah jeda International Oktober 2019 mendatang.

Gareth Bale Tidak Masuk Daftar Pemain Real Madrid Kontra Osasuna

Gareth Bale Tidak Masuk Daftar Pemain Real Madrid Kontra OsasunaGareth Bale Memulai sepak terjangnya bersama Real Madrid musim ini dengan sangat baik. Namun anehnya, nama penyerang berkebangsaan Wales itu justru tidak masuk dalam daftar skuat Madrid melawan Osasuna di La Liga pada hari Kamis , 26 September 2019. Pada Musim ini, Bale sudah tercatat bermain bersama Real Madrid sebanyak lima kali dari semua kompetisi. Selain itu, ia juga sudah mengantongi dua gol dan satu assist untuk Real Madrid.

Gareth Bale Tidak Masuk Daftar Pemain Real Madrid Kontra Osasuna

Performanya sejauh ini memang sangat terlihat lebih banyak berkembang dari pada apa yang Ia tampilkan pada musim kemarin, dimana ia mendapatkan banyak kritikan dari berbagai kalangan. Bahkan Bale sempat diberitakan akan pergi ke China jika transfernya tidak diblokir oleh para Petinggi Real Madrid. Berkat Kontribusinya, Real Madrid pun mendapatkan peringkat ketiga di klasemen sementara La Liga. Mereka belum mengalami kekalahan sekalipun dan mengantongi tiga kemenangan dari lima laga yang telah mereka lewati.

Peran Bale dinilai cukup besar pada musim ini. Bahkan mengalahkan Eden Hazard yang ditebus dengan harga 100juta Euro dari Chelsea pada musim panas kemarin. hal ini bisa dimaklumi karena Hazard baru saja sembuh dari cedera dan masih belum 100% merasa fit. Kehadiran Bale tentu saja diperlukan saat Madrid menghadapi Osasuna dihadapan pendukung setianya yang berada di Santiago Bernabeu. Namun anehnya, nama Gareth Bale Justru tidak terlihat dalam daftar skuat Real Madrid melawan Osasuna yang diumumkan baru-baru ini. Dari pihak Real Madrid sendiri juga tidak memberikan pernyataan apapun mengenai hal tersebut dan ada kemungkinan besar, Bale sengaja disimpan oleh Zidane untuk menyimpan tenaga jelang laga berhadapan dengan Atletico Madrid akhir pekan ini.

Tindakan itu bisa dianggap sebagai langkah pencegahan Real Madrid yang sedang dilanda badai cedera. Bahkan beberapa pemain yang merupakan sosok penting juga menghuni ruang perawatan. Dua bek kiri, Marcelo dan Benjamin Mendy sedang menjalani masa pemulihan cedera dan ditemani oleh dua Gelandang Senior mereka, Luka Modrid dan Isco yang saat ini juga sedang dalam masa perawatan cedera. sementara itu masih ada kabar baik dari Alvaro Odriozola dan Rodrygo Goes yang sudah dipastikan akan ikut berpartisipasi dalam laga tersebut.