Prediksi Arsenal Kontra Crystal Palace di Pekan 10 Liga Inggris

Arsenal akan menghadapi pekan ke-10 Liga Primer Inggris dengan pertandingan kandang. Skuad berjuluk The Gunners itu akan menjamu Crystal Palace di Stadion Emirates pada Minggu, 27 Oktober 2019. Para pengemar kedua tim di tanah air bisa menyaksikan laga ini secara langsung karena akan disiarkan oleh TVRI.

Pertandingan ini dijadwalkan dimulai pada pukul 23:30 WIB. Sekalipun menghadapi Palace, Arsenal patut mewaspadai kejutan dari tim tamu. Pengalaman laga sebelumnya memberikan pelajaran penting bagi tim besutan Unay Emery tersebut.

Pekan lalu, Arsenal takluk dari tim promosi Sheffield United. Laga tandang bagi Arsenal itu berakhir dengan kemenangan satu gol tanpa balas untuk tuan rumah. Namun demikian Arsenal memiliki tambahan semangat usai memetik kemenangan beberapa waktu lalu di pentas Liga Europa. Menghadapi Vitoria Guimaraes di pekan ketiga turnamen kasta kedua di benua Eropa itu, skuad Meriam London menang dengan skor 3-2.

Kubu Arsenal tentu tak mau kecolongan saat menjamu Palace. Kekalahan atas tim promosi pekan sebelumnya memberikan banyak pelajaran. Sebagaimana dikatakan sang pelatih, Unay Emery, pihaknya akan menurunkan formasi terbaik di laga ini guna meraih kemenangan. Emery mengaku akan menurunkan Nicolas Pepe yang tampil cemerlang di pentas Liga Europa.

Pemain tersebut menyumbang dua gol bagi Arsenal. Emery tidak memiliki alasan untuk tidak memainkan pemain tersebut kontra Palace.

“Pepe adalah pemain yang sangat bagus dan kami benar-benar percaya pada kualitasnya. Cara dia bermain, kadang-kadang dia terlihat lebih baik, tetapi juga kadang-kadang mengalami lebih banyak kesulitan di lapangan,” beber Emery.

Sementara itu kubu Palace tetap mewaspadai kekuatan tuan rumah. Seperti dikatakan sang pelatih, Roy Hodgson, tidak mudah mengalahkan Arsenal di hadapan pendukungnya sendiri.

“Kami menyadari bahwa kami akan menghadapi tim dengan lini depan yang sangat bagus dan mereka sangat baik dalam penguasaan bola. Ini pertandingan kedua kami dalam seminggu. Kami mungkin harus menerima bahwa akan sulit bagi kami untuk meraih poin,” ungkap Roy Hudgson.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

21-04-2019 Arsenal 2-3 Palace (EPL)

28-10-2018 Palace 2-2 Arsenal (EPL)

20-01-2018 Arsenal 4-1 Palace (EPL)

29-12-2017 Palace 2-3 Arsenal (EPL)

11-04-2017 Palace 3-0 Arsenal (EPL).

5 Pertandingan Terakhir Arsenal:

01-10-2019 MU 1-1 Arsenal (EPL)

04-10-2019 Arsenal 4-0 Standard Liege (UEL)

06-10-2019 Arsenal 1-0 Bournemouth (EPL)

22-10-2019 Sheffield 1-0 Arsenal (EPL)

25-10-2019 Arsenal 3-2 Vitoria (UEL).

5 Pertandingan Terakhir Crystal Palace:

14-09-2019 Tottenham 4-0 Palace (EPL)

22-09-2019 Palace 1-1 Wolverhampton (EPL)

28-09-2019 Palace 2-0 Norwich (EPL)

05-10-2019 West Ham 1-2 Palace (EPL)

19-10-2019 Palace 0-2 Man City (EPL).

Perkiraan Starting Line-up Arsenal versus Crystal Palace:

Arsenal (4-2-3-1): Bernd Leno; Calum Chambers, Sokratis Papastathopaulos, David Luiz, Kieran Tierney; Matteo Guendouzi, Granit Xhaka; Nicolas Pepe, Dani Ceballos, Bukayo Saka; Pierre-Emerick Auubameyang.

Pelatih: Unay Emery

Crystal Palace (4-5-1): Wayne Hennessey; Joel Ward, James Tomkins, Garry Cahill, Patrick van Aanholt; Wilfried Zaha, Cheikou Kouyate, Luka Milivojevic, James McArthur, Jeffrey Schlupp; Jordan Ayew.

Pelatih: Roy Hodgson

Jadwal Pertandingan Sabtu, 26 Oktober 2019: Asa City Dekati Liverpool

Pekan ke-10 Liga Primer Inggris akan menghadirkan sejumlah laga menarik. Manchester City berjuang untuk terus mendekati Liverpool yang berada di puncak klasemen. Tim besutan pelatih Pep Guardiola akan menghadapi Aston Villa. Pertandingan ini akan digelar di kandang City di Stadion Etihad.

Bila mampu memenangi laga ini maka jarak City dan Liverpool akan menjadi tiga poin. Sementara Liverpool baru akan bertanding pada Minggu, 27 Oktober menghadapi Tottenham Hotspur.

Asa untuk meraih kemenangan juga dihembuskan Chelsea. Tim berjuluk The Blues ini akan bertandang ke Turf Moor Stadium untuk menghadapi tuan rumah Burnley pada Sabtu, 26 Oktober 2019

Kedua tim sama-sama memburu kemenangan di laga ini. Tampil di kandang sendiri tentu mendorong Burnley ingin meraih poin sempurna. Tambahan tiga poin akan mengubah posisi mereka di tabel klasemen sementara. Saat ini Burnley berada di posisi delapan dengan raihan total 12 poin dari sembilan laga.

Di pertandingan ini Chelsea tentu akan menurunkan formasi terbaik, begitu juga Burnley. Pelatih Chelsea, Frank Lampard diprediksi akan memainkan Christian Pulisic. Pemain ini tampil baik saat membantu Chelsea memetik kemenangan atas Ajax Amsterdam di pekan ketiga Liga Champions Eropa beberapa waktu lalu.

Tak heran Pulisic mendapat apresiasi dari sang pelatih. “Penampilan kami sangat baik bahkan para pemain pengganti yang ikut ambil bagian juga menunjukkan permainan yang memuaskan. Saya memahami kualitasnya (Pulisic). Dia masih muda, dan kami yakin dia bisa menjadi andalan,” beber Frank Lampard.

Lebih lanjut Lampard mengatakan kehadiran Pulisic sangat penting bagi timnya. Pemain tersebut menjadi salah satu opsi penting ditambah lagi memiliki sikap yang baik yang membuat Lampard antusias.

“Dia bisa menjadi pilihan yang baik untuk kami. Christian (Pulisic) selalu bermain dengan sepenuh hati. Sejauh ini, saya sangat senang dengan sikapnya menghadapi situasi seperti ini. Saya yakin ia akan menjadi pemain besar,” sambungnya.

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya pada Sabtu, 26 Oktober 2019:

ENGLAND PREMIER LEAGUE

02:00 WIB – Southampton vs Leicester City – Mola TV (Live)
18:30 WIB – Manchester City vs Aston Villa – TVRI, Mola TV (Live)
21:00 WIB – Brighton vs Everton – Mola TV (Live)
21:00 WIB – Watford vs Bournemouth – Mola TV (Live)
21:00 WIB – West Ham vs Sheffield United – Mola TV (Live)
23:30 WIB – Burnley vs Chelsea – Mola TV (Live)

LA LIGA

02:00 WIB – Villarreal vs Alaves – beIN Sports 1 (Live)
21:00 WIB – Leganes vs Real Mallorca – beIN Sports 1 (Live)
23:30 WIB – Real Valladolid vs Eibar – beIN Sports 1 (Live)

SERIE A

01:45 WIB – Hellas Verona vs Sassuolo – beIN Sports 2 (Live)
20:00 WIB – Lecce vs Juventus – beIN Sports 2 (Live)
23:00 WIB – Inter Milan vs Parma – beIN Sports 2 (Live)

BUNDESLIGA

01:30 WIB – Mainz vs FC Koln – Fox Sports 3 (Live)
20:30 WIB – Bayern Munchen vs Union Berlin – Fox Sports 2 (Live)
20:30 WIB – Schalke vs Borussia Dortmund – Fox Sports 3 (Live)
23:30 WIB – Bayern Leverkusen vs Werder Bremen – Fox Sports 3 (Live)

A-LEAGUE

13:00 WIB – Newcastle Jets vs Adelaide United – beIN Sports 2 (Live)
15:30 WIB – Western Sydney Wanderers vs Sydney FC – beIN Sports 2 (Live)

SHOPEE LIGA 1

18:30 WIB – PSIS Semarang vs Borneo FC – Indosiar (Live)

Jadwal Pekan 10 Liga Inggris: Duel Maut Liverpool Vs Tottenham Hotspur

Liga Primer Inggris akan memasuki pekan ke-10 sejak Sabtu, 26 Oktober 2019. Sejumlah laga menarik siap memanjakan para penggemar sepak bola dunia. Salah satu pertandingan yang dinanti adalah pertemuan antara Liverpool kontra Tottenham Hotspur.

Saat ini Liverpool menjadi penguasa Liga Primer Inggris. Tim tersebut unggul cukup jauh yakni enam poin atas juara bertahan Manchester City. Sementara itu Spurs sedang terseok-seok di papan tengah. Duel antara kedua tim akan digelar di markas Liverpool di Stadion Anfield pada Minggu, 27 Oktober 2019.

Sebelum itu sejumlah laga menarik akan digelar seperti pertemuan antara Chelsea kontra Burnley pada Sabtu, 26 Oktober 2019. Kali ini The Blues akan bertindak sebagai tim tamu saat melawat ke Turf Moor Stadium yang merupakan kandang Burnley.

Kedua tim sama-sama memburu kemenangan di laga ini. Tampil di kandang sendiri tentu mendorong Burnley ingin meraih poin sempurna. Tambahan tiga poin akan mengubah posisi mereka di tabel klasemen sementara. Saat ini Burnley berada di posisi delapan dengan raihan total 12 poin dari sembilan laga.

Namun demikian Burnley belum aman karena hanya berjarak empat poin dari zona degradasi yang kini ditempati Newcastle United, Norwich City, dan Watford. Sementara itu Chelsea berada di urutan keempat dengan 17 poin dari sembilan pertandingan. Chelsea berjarak dua poin dari Manchester City dan delapan poin dari Liverpool di puncak klasemen.

Di pertandingan ini Chelsea tentu akan menurunkan formasi terbaik, begitu juga Burnley. Pelatih Chelsea, Frank Lampard diprediksi akan memainkan Christian Pulisic. Pemain ini tampil baik saat membantu Chelsea memetik kemenangan atas Ajax Amsterdam di pekan ketiga Liga Champions Eropa beberapa waktu lalu.

Tak heran Pulisic mendapat apresiasi dari sang pelatih. “Penampilan kami sangat baik bahkan para pemain pengganti yang ikut ambil bagian juga menunjukkan permainan yang memuaskan. Saya memahami kualitasnya (Pulisic). Dia masih muda, dan kami yakin dia bisa menjadi andalan,” beber Frank Lampard.

Sementara itu Manchester City akan bermain di kandang pada Sabtu, 26 Oktober 2019. Manchester Biru akan menjamu Burnley di Stadion Etihad.

Pertandingan ini sangat penting bagi kedua tim. Bagi Manchester Biru laga ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk memperpendek jarak dengan Liverpool di puncak klasemen sementara. Saat ini City mengemas 19 poin, berjarak enam poin dari Liverpool.

Begitu juga Aston Villa. Tim besutan pelatih Dean Smith ini butuh poin untuk memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara. Villa sementara ini menempati posisi ke-12 dengan tabungan 11 poin dari sembilan pertandingan. Aston Villa tertinggal tiga poin dari Crystal Palace di posisi keenam.

Jadwal lengkap pekan 10 Liga Inggris:

Sabtu, 26 Oktober 2019

02.00 WIB, Southampton Vs Leicester

18.30 WIB, Manchester City Vs Aston Villa (TVRI)

21.00 WIB, Brighton& Hove Albion Vs Everton

21.00 WIB, Watford Vs Bournemouth

21.00 WIB, West Ham Vs Sheffield

23.30 WIB, Burnley Vs Chelsea

Minggu, 27 Oktober 2019

21.00 WIB, Newcastle Vs Wolverhampton

23.30 WIB, Arsenal Vs Crystal Palace

23.30 WIB, Liverpool Vs Tottenham

23.30 WIB, Norwich Vs MU

Bungkam Dortmund, Inter Jaga Persaingan dengan Barcelona di Grup F Liga Champions

Inter Milan tampil luar biasa di matchday ketiga Liga Champions Eropa yang digelar di kandang sendiri di Stadion Giuseppe Meazza pada Rabu, 23 Oktober 2019 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB. Sebagai tuan rumah, Internazionale menang atas tamunya Borussia Dortmund. Laga itu berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan tuan rumah.

Sepasang gol Inter disumbangkan oleh Lautaro Martinez di menit ke-22 dan Antonio Candreva di menit ke-89. Kemenangan ini membuat Inter Milan kini terlibat persaingan dengan Barcelona dan Dortmund di grup tersebut.

Tambahan tiga poin mendongrak posisi Inter ke urutan kedua dengan raihan total empat poin dari tiga laga. Inter unggul selisih gol dari Dortmund dan berjarak tiga poin dari Barcelona di puncak klasemen sementara.

Gol pertama Inter di laga ini terjadi berkat kejelian Lautaro Martinez untuk lolos dari jebakan offside untuk menuntaskan umpan terukur Stefan de Vrij. Dengan tenang pemain muda Argentina itu menggetarkan gawang Die Borussien yang dijaga Roman Burki.

Jelang bubaran Burki dipaksa kembali memungut bola dari dalam gawangnya. Gol ini berawal dari  umpan Marcelo Brozovic yang mampu diselesaikan dengan baik oleh Candreva.

Pelatih Inter, Antonio Conte menyebut Dortmund menghadapi timnya dengan rasa was-was. Ia mengatakan hal tersebut berangkat dari formasi yang dipakai lawan di laga ini.

“Borussia Dortmund mengubah sistem mereka menjadi lima bek, yang berarti mereka takut dengan kami dan ingin bermain dengan mengubah pendekatan mereka untuk mengopi sistem kami,” beber Conte.

Lebih lanjut mantan pelatih Chelsea itu mengatakan sekalipun lawan mengubah strategi, pihaknya pun telah mengantisipasi hal tersebut. Bahkan ia menyebut mereka mampu beradaptasi dengan perubahan pola tim besutan Lucien Favre itu.

“Kami sebenarnya mempersiapkan diri untuk laga yang sangat berbeda, tapi tampil baik untuk menyesuaikan diri. Ketika Dortmund kembali ke pola 4-2-3-1 setelah jeda, kami menyesuaikan diri lagi dan mengambil control,” sambungnya.

Sebelum pertandingan, Conte mengatakan dirinya sudah menginstruksikan kepada para pemain untuk menguasai lini tengah. Hal ini penting untuk meredam agresivitas Dortmund yang dikenal berbahaya saat melakoni serangan balik.

“Kami sudah mempersiapkan diri untuk menekan mereka di area-area tertentu lapangan dan mereka mengubah sistem, jadi itu tak lagi valid. Hal terpenting yang saya beri tahu ke anak-anak adalah untuk tak kehilangan penguasaan bola di area tengah, karena di sanalah mereka bergerak maju dari serangan balik,” tegas pria asal Italia itu.

Susunan pemain Inter Milan versus Borussia Dortmund:

Inter Milan (3-5-2): 1-Samir Handanovic; 2-Diego Godin, 6-Stefan de Vrij, 37-Milan Skriniar; 87-Antonio Candreva, 5-Roberto Gagliardini, 77-Marcelo Brozovic, 23-Nicolo Barella, 18-Kwadwo Asamoah (34-Biraghi 80′); 10-Lautaro Martinez, 9-Romelu Lukaku (30-Sebastiano Esposito 62′).

Pelatih: Antonio Conte

Borussia Dortmund (3-4-2-1): 1-Roman Burki; 16-Manuel Akanji (34-Jacob Larsen 74′), 33-Julian Weigl, 25-Mats Hummels; 5-Achraf Hakmi, 28-Axel Witsel, 6-Thomas Delaney (8-Mahmoud Dahoud 65′), 14-Nico Schulz; 23-Thorgan Hazard (13-Raphael Guerreiro 84′), 7-Jadon Sancho, 19-Julian Brandt.

Pelatih: Lucien Favre

Sterling Gemilang, Man City Cukur Atalanta di Liga Champions

Raheem Sterling mencuri perhatian pada matchday ketiga Liga Champions Eropa saat memperkuat Manchester City menghadapi Atalanta. Pemain internasional Inggris tiu menycetak tiga gol pada pertandingan yang digelar di Stadion Etihad pada Selasa, 22 Oktober 2019 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB.

Tiga gol Sterling tercipta di menit ke-58, 64, dan 69. Sementara dua gol lainnya dicetak oleh Sergio Aguero di menit ke-34 dan 38. Sementara itu gol semata wayang tim tamu dicetak oleh Ruslan Malinovsky di menit ke-28.

Kemenangan ini membuat Manchester City nyaman di puncak dengan koleksi poin sempurna dari tiga pertandingan. Sementara itu Atalanta yang gagal “move on” dari hasil buruk di dua laga sebelumnya masih mendekam di dasar klasemen. Atalanta tertinggal empat poin dari Shakhtar Donetsk dan Dinamo Zagreb di urutan ketiga dan kedua.

Meski tampil di hadapan pendukung sendiri, Manchester Biru sempat dibuat terkejut dengan aksi Malinovsky di menit ke-28. Pemain tersebut berhasil menggetarkan gawang City yang dijaga Ederson Moraes. Beruntung Sergio Aguero mampu menyamakan kedudukan dan sebelum turun minum membawa City berbalik memimpin.

Sterling tampil gemilang di paruh kedua dengan mencetak hattrick alias tiga gol. Performa gemilang Sterling di laga ini menuai banyak pujian. Salah satunya datang dari pelatih City, Pep Guardiola.

“Kami bersama selama empat tahun dan saya berkali-kali menjawab pertanyaan ini. Dia (Ssterling) bisa lebih baik tetapi dia sempurna. Fisiknya, dia kuat, dia bisa bermain sehari setelah pertandingan, regenerasinya sangat kuat. Dia adalah pemain yang luar biasa,” beber Guardiola.

Lebih lanjut mantan pelatih Barcelona itu mengatakan Sterling memiliki kemampuan mumpuni di berbagai posisi. Selain bermain di kedua sayap, Sterling juga kerap membantu pertahanan.

“Dia bisa bermain di kedua sisi, secara defensif dia banyak membantu kami. Dia adalah pemain yang luar biasa. Itu tergantung pada dia tetapi dia memiliki keinginan untuk berbuat lebih baik,” sambung Guardiola.

Susunan Pemain Manchester City versus Atalanta:

Manchester City (4-3-3): Ederson; Kyle Walker, Rodri (John Stones 41′), Fernandinho, Benjamin Mendy (Joao Cancelo 71′); Ilkay Gundogan, Phil Foden, Kevin De Bruyne (Nicolas Otamendi 67′); Riyad Mahrez, Sergio Aguero, Raheem Sterling.

Pelatih: Pep Guardiola

Atalanta (3-4-3): Pierluigi Gollini; Rafael Toloi, Berat Djimsiti, Andrea Masiello (Mario Pasalic 45′); Robin Gosens, Remo Freuler, Martin de Roon, Timothy Castagne; Alejandro Gomez (Luis Muriel 45′), Josip Ilicic (Hans Hateboer 72′), Ruslan Malinovskiy.

Pelatih: Gian Piero Gasperini

Gol Tunggal Kroos Tentukan Kemenangan Madrid di Markas Galatasaray

Toni Kroos menjadi penyelamat Real Madrid dalam laga tandang pekan ketiga Liga Champions Eropa. Melawat ke Stadion Ali Sami Yen pada Selasa, 22 Oktober 2019 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB, pemain internasional Jerman itu menjadi penentu kemenangan Los Blancos atas tuan rumah Galatasaray.

Gol tunggal Kroos tercipta di menit ke-18. Tambahan tiga poin ini membuat perolehan poin Madrid menjadi empat dari tiga pertandingan. Madrid naik ke urutan kedua, berjarak lima poin dari Paris Saint-Germain (PSG) yang meraih hasil sempurna dalam tiga laga.

Sementara itu kekalahan ini membuat Galatasaray harus mendekam di dasar klasemen dengan tabungan total satu poin dari tiga laga, berjarak Club Brugge di urutan ketiga.

Galatasaray sebenarnya memiliki kans untuk memenangi pertandingan ini. Pasalnya klub asal Turki itu mampu menguasai jalannya pertandingan dengan penguasaan bole mencapai 54 persen. Selain itu tuan rumah juga memiliki peluang lebih banyak dengan melepaskan total 23 tembakan dengan 14 di antaranya mengenai sasaran. Sementara tim tamu hanya mampu melepaskan tiga tembakan tepat sasaran dari total tujuh percobaan.

Toni Kroos menjadi pahlawan kemenangan Madrid berkat umpan akurat Eden Hazard yang mampu diselesaikan dengan baik. Gol ini membuat para pemain tuan rumah semakin gigih menekan. Sayangnya, hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga usai, upaya tuan rumah tak juga membuahkan hasil.

Kekalahan ini cukup disesali Galatasaray. Sebagaimana ujung tombak Galatasaray, Florin Andone yang mengaku timnya sudah menampilkan permainan terbaik dan mampu mengendalikan pertandingan.

“Kami memiliki peluang hari ini, tapi kami tak mampu memaksimalkannya menjadi gol. Kami harusnya bisa mencetak dua gol, atau mungkin tiga gol,” beber Andone.

Lebih lanjut pemain berusia 26 tahun itu mengatakan kekalahan tersebut tidak membuat mereka patah semangat. Ia justru bangga dengan kinerja timnya.

“Kami kalah malam ini tapi saya bangga dengan rekan setim saya. Kami memiliki tiga laga lagi di penyisihan grup, yang artinya adalah sembilan poin. Kami akan melakukan yang terbaik,” sambung pemain kelahiran Boston, AS tersebut.

Susunan pemain Galatasaray versus Real Madrid:

Galatasaray: 1-Fernando Muslera; 27-Christian Luyindama, 15-Ryan Donk, 45-Marcao; 22-Mariano, 92-Steven Nzonzi, 6-Jean Seri, 55-Yuta Nagatomo; 10-Younes Belhanda; 23-Florin Andone, 11-Ryan Babel

Pelatih: Fatih Terim

Real Madrid: 13-Thibaut Courtois; 2-Dani Carvajal, 5-Raphael Varane, 4-Sergio Ramos, 12-Marcelo; 15-Federico Valverde, 14-Casemiro, 8-Toni Kroos; 27-Rodrygo, 7-Eden Hazard, 9-Karim Benzema

Pelatih: Zinedin Zidane

Arsenal Takluk dari Sheffield United di Pekan Sembilan Liga Inggris

Arsenal mendapat pil pahit di pekan sembilan Liga Primer Inggris. Tim berjuluk The Gunners itu tersungkur di Stadion Bramall Lane pada Senin, 21 Oktober 2019 waktu setempat atau Selasa dini hari WIB saat menghadapi tuan rumah Sheffield United. Arsenal kalah tipis, satu gol tanpa balas.

Gol semata wayang tuan rumah dicetak oleh Lys Mousset di menit ke-30. Kekalahan ini cukup mengejutkan bagi para penggemar skuad Meriam London. Gagal mendapat poin dari laga tandang ini membuat tim besutan pelatih Unay Emery itu gagal menggeser Chelsea dan Leicester City di lingkaran tiga besar.

Arsenal kini mengemas total 15 poin dari sembilan pertandingan dan berada di posisi kelima. Sementara itu di urutan kedua ada Manchester City dengan tabungan total 19 poin dan berjarak enam poin dari Liverpool di urutan teratas.

Sementara itu bagi Sheffield tambahan tiga poin ini membuat perolehan poin tim tersebut menjadi 12 poin dari sembilan pertandingan. Tim promosi itu pun merangsek ke urutan kesembilan dan hanya berjarak tiga poin dari Arsenal.

Arsenal sebenarnya mampu menguasai jalannya pertandingan. Penguasaan bol tim asal London tersebut mencapai lebih dari 65 persen. Sayangnya penguasaan bola itu tidak berbanding lurus dengan jumlah gol yang tercipta.

Kekalahan ini pun membuat Arsenal mendapat sorotan. Salah satu kritik datang dari mantan pemain Manchester United, Patrice Evra. Evra menyoroti sisi mentalitas skuad Arsenal saat ini. Sambil memuji Sheffield yang dinilai layak menang, mantan pemain tim nasional Prancis itu menyebut tim tersebut terlihat masih seperti seorang bayi.

“Sheffield United layak dengan kemenangan itu, tapi saya tak terkejut soal Arsenal. Saya dulu memanggil mereka ‘bayi saya’ 10 tahun lalu, dan mereka masih begitu ketika saya melihat mereka dan rasanya mereka adalah ‘bayi saya’ dan itulah kebenarannya, saya tak sedang melecehkan ketika mengatakan itu,” beber Evra.

Evra yang berposisi sebagai bek menyebut Arsenal sebenarnya bermain baik. Namun kemampuan tersebut tidak dibarengi dengan mentalitas untuk menjadi tim juara.

“Mereka tampak cantik, tapi mereka tidak terlihat seperti tim juara. Mereka memainkan sepakbola yang bagus, tapi saya dulu sangat senang menghadapi mereka, karena saya tahu saya akan menang,” sambungnya.

Sementara itu pelatih Arsenal, Unay Emery mengaku timnya sebenarnya pantas meraih kemenangan. Namun peluang demi peluang yang dimiliki gagal dikonversi menjadi gol.

“Kami tidak pantas kalah dan kami mendapat banyak sepak pojok di babak pertama dan mereka mencetak satu gol. Namun yang utama, kami harus bisa lebih mengantisipasi bola-bola seperti itu,” beber mantan pelatih Paris Saint-Germain (PSG) itu.

Susunan pemain Sheffield United versus Arsenal:

Sheffield United (3-5-2): 1-Dean Henderson; 6-Cris Basham, 12-John Egan, 5-Jack O’Connell; 2-George Baldock, 7-John Lundstram, 16-Oliver Norwood (9-Oliver McBurnie 86′), 4-John Fleck, 3-Enda Stevens; 17-David McGoldrick (8-Luke Freeman 78′), 22-Lys Mousset (10-Billy Sharp 55′)

Pelatih: Chris Wilder

Arsenal (4-2-3-1): 1-Bernd Leno; 21-Calum Chambers, 5-Sokratis Papastathopoulos, 31-Sead Kolasinac; 29-Matteo Guendouzi 34-Granit Xhaka (9-Alexandre Lacazette 68′); 19-Nicolas Pepe (35-Gabriel Martinelli 78′), 28-Joe Willock (8-Dani Ceballos 46′), 77-Bukayo Saka; 14-Pierre-Emerick Aubameyang

Pelatih: Unai Emery

Manchester United Hentikan Laju Kemenangan Beruntun Liverpool

Catatan apik Liverpool sejak awal musim akhirnya terhenti. Adalah Manchester United yang mengakhiri rekor manis tim berjuluk The Red tersebut. Pada pertandingan pekan kesembilan Setan Merah sukses menjinakkan Liverpool di Stadion Old Trafford pada Minggu, 20 Oktober 2019 malam WIB.

Kedua tim mengakhiri pertandingan dengan skor identik, 1-1. Satu-satunya gol United di laga itu dicetak oleh Marcus Rashford di menit ke-36. Sementara gol tunggal tim tamu dicetak oleh Adam Lallana di menit ke-85.

Hasil imbang ini mengakhiri catatan kemenangan beruntun Liverpool sejak awal musim. Di sisi lain menjaga keangkeran Old Trafford di mata Liverpool. Sebagaimana diketahui, Liverpool tak pernah menang saat bermain di kota Manchester.

Meski hanya mendapat satu poin, Liverpool tetap menguasai posisi puncak. Tim besutan Jurgen Klopp itu mengemas total 25 poin dari sembilan pertandingan. Liverpool unggul enam poin dari Manchester City di urutan kedua.

Sementara itu Manchester United kini mengemas total 10 poin dari sembilan pertandingan dan masih berada di papan bawah, tepatnya di urutan ke-13. United hanya berjarak dua poin dari Newcastle United di zona degradasi.

Sebagai tim tamu, Liverpool tidak tampil dengan kekuatan terbaik di laga ini. Salah satu amunisi di lini depan yakni Mohamed Salah tidak menemani Sadio Mane dan Roberto Firmino di lapangan pertandingan. Sebagai ganti posisi pemain internasional Mesir itu, Klopp menempatkan Divock Origi.

Para pendukung tuan rumah lebih dulu bersorak saat pertandingan memasuki menit ke-35. Berawal dari umpan silang Daniel James, Rashford melepaskan sepakan terukur dari jarak dekat yang tak bisa digagalkan kiper Liverpool, Alisson Becker. Gol ini sempat menuai kontroversi karena sempat terjadi perebutan antara Origi dan Lindelof di kotak terlarang.

Gol ini memancing para pemain Liverpool untuk tampil lebih intens. Jelang babak pertama berakhir Sadio Mane sempat mengoyak gawang David De Gea. Namun wasit Martin Atkinson menganulir gol tersebut. Manchester United pun menjaga keunggulan hingga kedua tim ke ruang ganti.

Setelah jeda, Liverpool berusaha meningkatkan intensitas serangan. Tuan rumah terlihat tampil lebih defensive untuk meredam serangan demi serangan dari Liverpool. Upaya tim tamu baru berbuah manis jelang bubaran.

Lima menit sebelum waktu normal berakhir Adam Lallana sukses mengkonversi umpan silang Andre Robertson untuk memaksa De Gea harus memungut bola dari dalam gawangnya. Hingga wasit meniup peluit panjang, Liverpool gagal menambah pundi-pundi gol.

Susunan pemain Manchester United versus Liverpool:

Manchester United: 1-David De Gea; 5-Harry Maguire, 2-Victor Lindelof, 38-Alex Tuanzebe; 29-Aaron Wan-Bissaka, 18-Ashley Young, 39-Scott McTominay, 17-Fred; 15-Andreas Pereira (53-William 90+3′), 21-Daniel James, 10- Marcus Rashford (9-Anthony Martial 84′)

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

Liverpool: 1-Alisson Becker; 26-Andy Robertson, 4-Virgil Van Dijk, 32-Joel Matip, 66-Trent Alexander-Arnold; 5-Georginio Wijnaldum (8-Naby Keita 82′), 3-Fabinho, 14-Jordan Henderson (20- Adam Lallana 70′); 10-Sadio Mane, 9-Roberto Firmino, 27-Divock Origi (15-Alex Oxlade-Chamberlain 59′)

Pelatih: Juergen Klopp

Dele Alli Selamatkan Spurs dari Kekalahan Atas Watford

Dele Alli menjadi penyelamat Tottenhan Hotspur dari hasil minor di pekan kesembilan Liga Primer Inggris. Pada pertandingan yang berlangsung di kandang sendiri di Stadion Tottenham Hotspur pada Sabtu, 19 Oktober 2019, Spurs diimbangi tim tamu Watford.

Ali yang merupakan gelandang serang andalan Spurs mencetak gol penyama kedudukan sekaligus menghindari timnya dari kekalahan. Laga tersebut berakhir dengan skor seri, 1-1. Ali mencetak gol penyeimbang ujung pertandingan, tepatnya di menit ke-86 untuk membuat skor sama kuat setelah Abdoulaye Doucoure lebih dulu membawa tim tamu memimpin sejak menit keenam.

Spurs dan Watford menurunkan formasi terbaik di laga ini. Meski bertindak sebagai tuan rumah, Spurs justru mendapat tekanan sejak awal pertandingan. Buktinya saat pertandingan baru berjalan enam menit gawang Spurs sudah kebobolan.

Berawal dari umpan Daryl Janmaat, Doucoure sukses menggetarkan gawang tuan rumah yang dijaga Gazzaniga yang merupakan pelapis Hugo Lloris. Gol cepat ini cukup mengagetkan tuan rumah. Namun upaya untuk menyamakan kedudukan tidak berjalan mudah. Hingga paru pertama berakhir, tim tamu tetap memimpin.

Di babak kedua, pelatih Spurs, Mauricio Pochettino menginstruksikan anak asuhnya untuk tampil lebih agresif. Upaya tuan rumah untuk mengejar ketertinggalan baru membuahkan hasil jelang bubaran. Dele Alli tampil sebagai penyelamat setelah aksinya berujung gol.

Hasil imbang ini tak mempengaruhi posisi kedua tim di tabel klasemen sementara. Spurs yang mengemas total 12 poin masih berada di posisi ketujuh. Sementara itu Watford yang baru mengumpulkan empat poin masih tertahan di posisi buncit.

“Setelah kekalahan dari Bayern Munich, kepercayaan diri kami memang hancur. Pada pertandingan melawan Brighton, kami kebobolan di menit-menit awal dan harus kehilangan kapten yang membuat kepercayaan diri kami semakin rendah,” beber Pochettino usai laga.

Lebih lanjut pelatih asal Argentina itu mengatakan timnya akan terus berbenah. Hasil imbang ini sedikit banyak memberikan pelajaran bagi mereka untuk menjadi lebih baik di laga-laga selanjutnya.

Susunan pemain Tottenham Hotspur versus Watford:

Totenham Hotspur (3-4-3): 22. Gazzaniga, 6. Sanchez (46′ Son Heung-Min), 4. Alderweireld, 5. Vertonghen, 24. Aurier, 8. Winks (70′ NDombele), 17. Sissoko, 3. Rose, 20. Alli (86′ Gol), 27. Moura (63′ Lamela), 10. Kane.

Pelatih: Mauricio Pochettino

Watford (5-4-1): 26. Foster, 25. Holebas, 15. Cathcart, 27. Kabasele, 2. Janmaat (71′ Kiko Femina), 4. Dawson, 8. Cleverley, 37. Pereyra (84′ Hughes), 14. Chalobah, 16. Doucoure (6′ Gol), 10. Welbeck (4′ Deulofeu).

Pelatih: Quique Sanchez Flores

Berikut hasil lengkap Liga Primer Inggris, Sabtu (19/10/2019):

Everton 2-0 West Ham United (Bernard 17’, Gylfi Sigurdsson 90’)

AFC Bournemouth 0-0 Norwich City

Aston Villa 2-1 Brighton & Hove Albion (Jack Grealish 45’, Matt Targett 90’ ; Adam Webster 21’)

Chelsea 1-0 Newcastle United (Marcos Alonso 73’)

Leicester City 2-1 Burnley (Jamie Vardy 45’, Youri Tielemans 74’ ; Chris Wood 26’)

Tottenham Hotspur 1-1 Watford (Dele Alli 86’ ; Abdoulaye Doucoure 6’)

Wolverhampton Wanderers 1-1 Southampton (Raul JImenez 61’-penalti ; Danny Ings 53’)

Ronaldo Cetak Gol, Juventus Menang Tipis Atas Bologna

Cristiano Ronaldo menjadi salah satu pembeda pada pertandingan Juventus menghadapi Bologna di pekan kedelapan Serie A Italia. Pemain internasional Portugal itu mencetak satu dari dua gol kemenangan Nyonya Tua yang berlangsung di Stadion Allianz pada Sabtu, 19 Oktober 2019 waktu setempat atau Minggu dini hari WIB.

Pertandingan kedua tim berakhir dengan skor 2-1. Ronaldo mencetak gol pembuka di menit ke-19, menyusul Miralem Pjanic di menit ke-54. Sementara itu satu-satunya gol tim tamu dicetak oleh Danilo Larangeira di menit ke-26.

Kemenangan tipis ini lebih dari cukup mengamankan Juventus di posisi puncak. Bianconeri telah mengemas total 22 poin dari delapan pertandingan, unggul empat poin dari Inter Milan yang baru akan memainkan laga kedelapan hari ini.

Tampil di kandang sendiri, Juventus tampil dominan. Tuan rumah membuka keunggulan saat pertandingan memasuki menit ke-19. Gol ini tidak lepas dari kejelian Ronaldo melepaskan sepakan keras tanpa bisa digagalkan kiper tim tamu, Skorupsi.

Tertinggal satu gol tim tamu langsung meningkatkan intensitas serangan. Hasilnya dipetik tak lama berselang. Tujuh menit kemudian, Bologna berhasil menyamakan kedudukan setelah sepakan keras Danilo tak mampu digagalkan kiper Juventus, Gianluigi Buffon. Skor imbang bertahan hingga babak pertama berakhir.

Pertandingan menjadi semakin menarik di paruh kedua. Dari beberapa percobaan, Juventus akhirnya mampu mencetak gol di menit ke-54. Kali ini giliran Pjanic yang mencatatkan namanya di papan skor setelah sepakan kerasnya mengarah di pojok kiri gawang Bologna. Gol tersebut ternyata menjadi pembeda di laga ini.

Usai laga Pjanic mengatakan tidak mudah bagi timnya untuk memetik kemenangan di laga tersebut. Pjanic menilai tim tamu memiliki organisasi pertahanan yang rapih sehingga sulit ditembus.

“Kami tahu betul itu akan sulit setelah kami melihat pertandingan Bologna. Mereka terorganisir dan menyebabkan masalah bagi kami, tetapi saya masih berpikir kami pantas menang,” beber Pjanic.

Lebih lanjut ia mengatakan timnya seharusnya mampu mencetak lebih banyak gol. Namun padatnya jadwal pertandingan membuat timnya tak mampu mengerahkan segenap kemampuan terbaik.

“Kami menciptakan banyak peluang dan seharusnya mencetak satu gol lagi untuk membuat laga lebih nyaman untuk kami. Ini sulit setelah jeda internasional, jadi kami terima poin ini,” lanjutnya.

Susunan pemain Juventus versus Bologna:

Juventus (4-3-1-2): 77-Gianluigi Buffon; 16-Juan Cuadrado, 4-Matthijs de Ligt, 19-Leonardo Bonucci, 12-Alex Sandro; 6-Sami Khedira (30-Rodrigo Bentancur 62′), 5- Miralem Pjanic, 25-Adrien Rabiot (14-Blaise Matuidi 73′); 33-Federico Bernardeschi; 7- Cristiano Ronaldo, 21-Gonzalo Higuain (10-Paulo Dybala 82′)

Pelatih: Maurizio Sarri

Bologna (4-2-3-1): 28-Lukasz Skorupski; 15-Ibrahima Mbaye, 23-Danilo Larangera, 13-Mattia Bani, 11-Ladislav Krejci; 32-Mattias Svanberg (17-Andreas Skov Olsen 80′), 16-Andrea Poli (31-Blerim Dzemaili 82′); 7-Riccardo Orsolini, 21-Roberto Soriano, 10-Nicola Sansone (9-Federico Santander 80′); 24-Rodrigo Palacio

Pelatih: Sinisa Mihajlovic