Indonesia dan 14 Tim yang Lolos Piala Asia U-19 2020

Prestasi gemilang baru saja ditorehkan tim nasional U-19 Indonesia. Skuad Garuda Muda sukses menyegel satu tempat di putaran final Piala Asia U-19 2020 di Uzbekistan. Hal ini dipastikan setelah menahan imbang timnas U-19 Korea Utara di laga terakhir penyisihan Grup K.

Indonesia lolos ke putaran final dengan status juara Grup K. Tambahan satu poin di laga tersebut melengkapi koleksi poin Indonesia menjadi tujuh. Indonesia unggul dua angka dari Korea Utara di tempat kedua.

Sementara itu Korea Utara masih berpeluang lolos ke putaran final. Namun tim ini harus bersaing dengan banyak kontestan untuk meraih empat tiket tim peringkat kedua terbaik.

Indonesia menjadi satu dari sedikit wakil Asia Tenggara yang akan tampil di putaran final. Selain Indonesia, Asia Tenggara juga diwakili oleh Malaysia yang menjadi juara Grup G, Laos (runner up terbaik) dan Vietnam (runner up terbaik).

Kelolosan Indonesia tentu menjadi prestasi tersendiri. Tak heran banyak pujian berdatangan. Salah satunya dari Presiden Konfederasi Sepakbola Asia (AFC), Sheikh Salman Bin Ibrahim Al-Khalifa.

“Saya juga ingin mengucapkan selamat atas lolosnya Timnas U-19 Indonesia ke Piala Asia 2020,” ungkap Sheikh Salman.

Usai meloloskan timnas U-19, pelatih Fakhri Husaini mundur. Mantan pemain tim nasional Indonesia itu meletakkan jabatan tersebut menyusul berakhirnya kontrak pada akhir tahun ini.

“Ikatan batin itu tentu ada. Mereka [Timnas Indonesia U-19) sudah saya anggap sebagai anak sendiri. Kami pernah sakit dan senang sama-sama, kena panas dan hujan juga sama-sama. Menghadapi pujian dan kritik sama-sama,” beber Fakhri.

Lebih lanjut pelatih asal Aceh itu mengatakan berat untuk meninggalkan timnas U-19. Namun bagaimanapun juga ia harus merelakan hal tersebut. Baginya, tidak ada yang abadi di sepak bola.

“Tidak mudah [merelakan] tapi ini harus [direlakan]. Tidak ada yang abadi di sepak bola. Jadi, sukses atau gagal di sepak bola itu tipis saja,” sambungnya.

Sejauh ini pengurus PSSI belum memperpanjang kontraknya. Pelatih berusia 54 tahun itu menilai, PSSI mungkin memiliki pertimbangan tersendiri.

 

“Pengurus PSSI mungkin punya pandangan yang berbeda. Atau pelatih yang gagal lalu diganti saya kira itu wajar,” lanjutnya.

Terkait statusnya sebagai pelatih timnas U-19, Fakhri mengatakan itu merupakan hal yang biasa. Tidak ada yang istimewa dengan jabatan tersebut.

“Tidak ada yang istimewa saya lanjut [pelatih Timnas Indonesia U-19] atau tidak. Buat saya biasa saja, biarkan saja mengalir,” pungkasnya.

Putaran final Piala Asia U-19 2020 sendiri akan berlangsung di Uzbekistan, 14-31 Oktober 2020.

Berikut Daftar 14 Tim Lolos Piala Asia U-19 2020:
Uzbekistan (Tuan rumah)
Qatar (Juara grup B)
Tajikistan (Juara grup C)
Iran (Juara grup D)
Bahrain (Juara grup E)
Arab Saudi (Juara grup F)
Malaysia (Juara grup G)
Australia (Juara grup H)
Korea Selatan (Juara grup I)
Jepang (Juara grup J)
Indonesia (Juara grup K)
Laos (Runner up terbaik)
Vietnam (Runner up terbaik)
Yaman (Runner up terbaik)

Takluk dari Juventus, Pelatih Milan Kecewa

Pelatih AC Milan, Stefano Pioli tak kuasa menyembunyikan kekecewaan menyusul hasil negatif timnya di pekan ke-12 Serie A. Menghadapi tuan rumah Juventus di Stadion Allianz pada Minggu, 10 November 2019 waktu setempat atau Senin dini hari WIB, Milan takluk satu gol tanpa balas.

“Kami setidaknya mampu mengimbangi lawan. Tetapi, jika Anda tidak mengubah peluang menjadi gol, Anda harus membayarnya,” beber Pioli usai pertandingan.

Lebih lanjut pelatih asal Italia itu mengatakan dirinya menyangkan timnya yang harus kebobolan akibat longgarnya pertahanan.

“Kami juga kebobolan ketika seharusnya bertahan lebih ketat dengan penjagaan satu lawan satu,” tutur pelatih botak itu,” sambungnya.

Satu-satunya gol tuan rumah dicetak oleh Paulo Dybala di menit ke-77. Kemenangan tipis ini lebih dari cukup mengantar Juventus kembali ke puncak klasemen sementara. Juventus telah mengemas 32 poin dari 12 pertandingan, unggul satu angka dari Inter Milan di tempat kedua. Sementara itu kekalahan ini membuat Milan tak bisa memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara.

Milan terpaku di papan bawah, tepatnya di urutan ke-14 dengan tabungan total 13 poin dari 12 pertandingan. Milan hanya berjarak empat poin dari Sampdoria di zona degradasi.

“Kami belum memiliki poin sebanyak yang kami harapkan, atau sebanyak yang kami layak dapatkan belakangan ini. Tetapi, secara performa kami membaik,” beber Pioli lagi.

Pioli menyebut timnya sudah menampilkan permainan tebaik. Bahkam mereka mampu merepotkan tuan rumah. Ia pun menegaskan akan terus bekerja keras untuk mengembalikan timnya ke jalur kemenangan.
“Kami harus terus bekerja dan memperbaiki diri. Posisi kami sekarang ini tidak pantas untuk Milan dan itu yang seharusnya terus membuat kami merasa khawatir dan fokus sepanjang waktu,” lanjut Pioli

Pelatih Juventus, Maurizio Sarri kemudian melakukan keputusan berani di babak kedua. Mantan pelatih Chelsea itu menarik keluar Cristiano Ronaldo dan digantikan dengan Paulo Dybala. Keputusan berani ini ternyata tepat. Dybala sukses memecah kebuntuan di menit ke-77 usai sepakan keras kaki kanan bersarang di pojok bawah gawang tim tamu. Hingga bubaran skor tak juga berubah. Tuan rumah pun berhak atas tiga poin.

Pelatih Juventus angkat bicara terkait alasan menarik keluar Ronaldo. “Kami harus berterima kasih kepada Ronaldo, karena dia sudah berkorban untuk tampil pada malam ini dalam situasi yang sulit. Dia melakukan segala hal yang mungkin dilakukan, tetapi saya lihat dia tidak fit, dan saya kira keputusan terbaik adalah menariknya keluar,” beber Sarri.

“Selama sebulan terakhir, dia memiliki masalah di lutut. Ia mengalami benturan saat latihan dan itu memengaruhi ligamennya,” sambung Sarri.

 

 

Kemenangan di Pekan ke-12 Kembalikan Man United ke Jalur Positif

Manchester United telah kembali ke jalur positif usai memetik kemenangan di pekan ke-12 Liga Primer Inggris. Pada pertandingan yang digelar di kandang sendiri di Stadion Old Trafford pada Minggu, 10 November 2019 malam WIB, Setan Merah mencatatkan kemenangan atas Brighton & Hove Albion dengan skor 3-1.

Tiga gol The Red Devils dicetak oleh Andreas Pereira di menit ke-17, gol bunuh diri Davy Propper di menit ke-19, dan Marcus Rashford di menit ke-66. Sementara itu satu-satunya gol tim tamu dilesatkan oleh Lewis Dunk di menit ke-64.

Kemenangan ini sangat penting bagi Setan Merah. Tambahan tiga poin membuat United naik ke posisi ketujuh dengan tabungan total 16 poin dari 12 pertandingan. Setan Merah berjarak sembilan poin dari rival sekota, Manchester City di urutan keempat dan terpaut 10 poin dari Chelsea dan Leicester City di dua besar. Sementara itu posisi puncak masih ditempati Liverpool dengan tabungan total 34 poin dari 12 pertandingan.

Sementara itu kekalahan ini membuat Brighton tertahan di papan bawah, tepatnya di urutan ke-11 dengan raihan total 15 poin dari 12 pertandingan. Tim tersebut berjarak tujuh poin dari Watford di zona degradasi.

Pelatih United, Ole Gunnar Solskjaer menurunkan formasi terbaik di laga ini. Sejak menit awal mereka langsung menekan. Hasilnya mereka mampu mencetak dua gol di babak pertama. Di babak kedua, tim tamu berusaha mengejar ketertinggalan. Mereka sempat mencetak satu gol, namun tuan rumah mampu mengunci pertandingan dengan kemenangan 3-1.

Kemenangan ini sekaligus mengembalikan semangat para pemain setelah di pekan sebelumnya takluk satu gol tanpa balas dari tim papan bawah, Bournemouth. Namun demikian Solskjaer menyayangkan timnya hanya mampu mencetak tiga gol di laga ini. Seharunya, United bisa mencetak banyak gol.

“Kami seharusnya mencetak lebih banyak gol. Itu adalah penampilan yang sangat bagus dari para pemain, ketika Anda melihat kami menyerang, itu adalah suka cita untuk ditonton,” beber Solskjaer.

Lebih lanjut pelatih asal Norwegia itu angkat bicara terkait performa sejumlah pemain. Ia memuji para pemain yang sudah berkontribusi meski tidak mencetak gol.

“Anthony Martial tidak mencetak gol, tetapi dia luar biasa. Brandon Williams juga luar biasa, dia sudah memiliki beberapa pertandingan bagus dan sepertinya ingin berada di luar sana dan menikmati dirinya sendiri,” sambungnya.

Susunan pemain Manchester United versus Brighton & Hove Albion:

Manchester United: David De Gea, Lindelof, Maguire, Wan-Bissaka, Williams (Rojo 90+1′), Fred, Andreas Pereira (Lingard 70′), James, McTominay, Martial, Rashford (Greenwood 90′)

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer

Brighton & Hove Albion: Ryan, Duffy, Burn, Dunk, Montoya (March 46′), Stephens, Propper, Alzate, Trossard (Gross 58′), Maupay, Connolly (Murray 46′)

Pelatih: Graham Potter

Jelang Big Match, Pelatih Liverpool Sebut Man City Tim Terbaik di Dunia

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp menyebut Manchester City sebagai salah satu tim terbaik di dunia. Hal ini dikatakan jelang pertandingan “big match” antara Liverpool kontra Manchester Biru. “Big Match” ini akan digelar di markas Liverpool di Stadion Anfield pada Minggu, 10 November 2019 malam WIB.

“Mereka bermain sangat berbeda dengan yang biasa mereka lakukan, itu benar. Tetapi inilah sepakbola. Kami semua harus membuat rencana untuk satu pertandingan, dan dalam kasus khusus ini akan menghadapi salah satu tim terbaik dunia,” sambung pelatih asal Jerman itu.

Sebagai tuan rumah Liverpool tentu mengincar kemenangan agar tetap mengamankan posisi teratas. Kedua tim merupakan penghuni papan atas. Selain itu kedua tim sedang dalam performa terbaik dan pertandingan ini sedikit banyak akan menentukan hasil di akhir musim.

Sementara itu Manchester City datang dengan ambisi untuk memangkas jarak dengan Liverpool. Saat ini kedua tim terpaut jarak enam poin.

Kedua kubu pun menebarkan perang urat saraf jelang laga ini. Salah satunya seperti dikatakan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp terkait pertemuan kedua tim musim lalu di Anfield.

“Performa City di Liverpool musim lalu bisa jadi merupakan penghormatan terbesar yang pernah diberikan kepada tim saya. Begitulah adanya,” beber Klopp.

Lebih lanjut mantan pelatih Borussia Dortmund itu mengatakan pertandingan saat itu tidak sebagaimana diharapkan. Namun ia sebut hal seperti itu lumrah terjadi di sepak bola.

Sementara itu pemain Manchester City, Kevin De Bruyne tak ambil pusing dengan rekor kurang memuaskan saat mereka bermain di kandang The Reds.

“Saya lebih sukat bermain di sana ketimbang tanpa penonton. Para pemain profesional selalu ingin bermain di depan 50,60,70, 80 ribu orang dan membuat laga menarik ditonton,” beber De Bruyne.

“Anda berlatih sepanjang hidup untuk bisa tampil di laga besar seperti ini. Saya ingin bersaing memperebutkan titel juara dan menjadi yang terbaik. Untuk mencapainya, Anda harus mengalahkan yang terbaik,” lanjut gelandang internasional Belgia itu.

Prediksi starting line-up Liverpool versus Manchester City:

Liverpool: 1-Alisson Becker; 26-Andy Robertson, 4-Virgil van Dijk, 6-Dejan Lovren, 66-Trent Alexandr Arnold; 3-Fabinho, 14-Jordan Henderson, 5-Gini Wijnaldum; 10-Sadio Mane, 9-Roberto Firmino, 11-Mohamed Salah

Pelatih: Jurgen Klopp

Manchester City: 1-Claudio Bravo; 2-Kyle Walker, 5-John Stones, 29-Fernandinho, 22-Benjamin Mendy; 8-Ilkay Guendogan, 17-Kevin De Bruyne, 20-Bernardo Silva; 26-Riyad Mahrez, 7-Raheem Sterling, 10-Sergio Aguero

Pelatih: Pep Guardiola

Badai Cedera Hantui Chelsea Jelang Jamu Crystal Palace di Stamford Bridge

Pelatih Chelsea, Frank Lampard tetu akan berpikir keras untuk menurunkan formasi terbaik saat menghadapi Crystal Palace di Stadion Stamford Bridge pada Sabtu, 9 November 2019 malam WIB.

Saat ini Chelsea diterpa badai cedera. Sejumah pemain utama mulai dari Ruben Loftus-Cheek, Antonio Rudiger, hingga Marco van Ginkel tengah dibekap cedera. Begitu juga Mason Mount dan ross Barkley yang diragukan tampil di laga ini.

Kemenangan di laga ini sangat penting bagi Chelsea. Bila mampu meraih poin sempurna maka mereka akan merangsek ke urutan kedua, menggeser Manchester City dan terus bersaing dengan Liverpool di puncak klasemen sementara.

Namun demikian Palace bukan lawan mudah. Sekalipun bertindak sebagai tim tamu mereka akan memberikan persaingan agar tidak ingin pulang dengan tangan hampa.

Dengan demikian salah satu pemain yang nanti akan diandalkan adalah Mateo Kovacic. Lampard berharap pemain tersebut mampu mencetak gol di pertandingan tersebut.

“Tentu saja saya ingin dia (Kovacic) mencetak gol, dia pun juga begitu. Dengan kualitas permainan yang telah dia tunjukkan musim ini, saya pikir kemajuan yang bisa dilakukan adalah mencetak gol, dan kami sedang mengusahakan itu,” beber Lampard.

Selain itu akan ada pertandingan menarik lainnya antara dua tim penghuni posisi teratas di tabel klasemen sementara yakni Liverpool dan Manchester City.

Pertandingan ini akan digelar di markas Liverpool di Stadion Anfield pada Minggu, 10 November 2019. Sekalipun bermain di kandang sendiri, Liverpool tentu tidak akan mudah menaklukkan tim tamu. Secara tim, City juga memiliki skuad mumpuni.

Bila mampu memenangi laga ini maka Liverpool akan semakin nyaman di puncak klasemen sementara. Jarak di antara kedua tim pun semakin melebar menjadi sembilan poin. Sebaliknya bila tim tamu mampu memenangi pertandingan itu maka selisih poin di antara kedua tim semakin tipis yakni hanya berjarak tiga angka.

Berikut Jadwal lengkap pekan ke-12 Liga Inggris akhir pekan ini:

Sabtu (9/11/2019)

03.00 WIB – Norwich City vs Watford

19.30 WIB – Chelsea vs Crystal Palace

22.00 WIB – Burnley vs West Ham United

22.00 WIB – Newcastle United vs Bournemouth

22.00 WIB – Southampton vs Everton

22.00 WIB – Tottenham Hotspur vs Sheffield United

Minggu (10/11/2019)

00.30 WIB – Leicester City vs Arsenal (Live TVRI)

21.00 WIB – Wolverhampton Wanderers vs Aston Villa

21.00 WIB – Manchester United vs Brighton

23.30 WIB – Liverpool vs Manchester City (Live TVRI)

Hadapi Juventus, Pemain Milan: Kami Bukan Lecce

AC Milan akan menghadapi laga berat di pekan ke-12 Serie A Italia. Tidak tanggung-tanggung Rosonneri akan menghadapi Juventus. Pertandingan ini semakin berat karena berlangsung di kandang lawan di  Allianz Stadium pada Minggu, 10 November 2019 waktu setempat atau Senin dini hari WIB.

Milan tentu harus bekerja keras untuk memetik kemenangan di kandang Nyonya Tua. Saat ini performa kedua tim seakan bertolak belakang. Milan terpuruk di papan bawah, tepatnya di posisi ke-13 dengan tabungan 13 poin dari 11 pertandingan.

Meski begitu salah satu pemain Milan, Ismael Bennacer optimis timnya mampu membuat kejutan di pertandingan itu. Hal ini berangkat dari pengalaman pertandingan sebelumnya di mana Juventus direpotkan Lecce dengan skor akhir 2-2.

“Kami adalah Milan dan bukan Lecce. Juventus dan Lecce bermain imbang, sehingga kami tentu bisa menang. Kami hanya perlu mengusung semangat yang tepat,” beber Bennacer.

Lebih lanjut pemain asal Aljazair itu mengatakan Milan merupakan tim dengan sejarah yang kuat. Mereka yakin akan tampil maksimal di kandang Juventus.

“Milan adalah klub dengan sejarah yang hebat dan kami harus berjuang keras, terutama untuk para suporter. Saat ini kami berada dalam situasi sulit, tapi tugas kami adalah bekerja keras dan terus optimistis,” lanjutnya.

Saat ini Juventus berstatus runner-up klasemen sementara dengan raihan total 29 poin dari 11 pertandingan. Bianconeri tertinggal dua poin dari Inter Milan yang baru saja menguasai posisi teratas usai memetik kemenangan di laga ke-12

Berikut jadwal pertandingan selengkapnya pada Senin, 11 November 2019:

LA LIGA

00:30 WIB – Getafe vs Osasuna – beIN Sports 1 (Live)
03:00 WIB – Real Betis vs Sevilla – beIN Sports 1 (Live)

SERIE A

00:00 WIB – Parma vs AS Roma – RCTI, beIN Sports 2 (Live)
02:45 WIB – Juventus vs AC Milan – RCTI, beIN Sports 2 (Live)

BUNDESLIGA

00:00 WIB – Freiburg vs Eintracht Frankfurt – Fox Sports (Live)

FIFA WORLD CUP U-17

02:30 WIB – Belanda vs Paraguay – Mola TV (Live)
06:00 WIB – Korea Selatan vs Meksiko – Mola TV (Live)

CAF AFRICA CUP OF NATIONS U-23

22:00 WIB – Mali vs Kamerun – beIN Sports 2 (Live)

SHOPEE LIGA 1

15:30 WIB – Persija Jakarta vs Borneo FC – Indosiar (Live)
18:30 WIB – Persipura Jayapura vs Bali United – O Channel (Live)

 

Hadapi Partizan, Manchester United Targetkan Kemenangan

Manchester United mengincar kemenangan di matchday keempat Liga Europa saat menghadapi Partizan Belgrade di Stadion Old Trafford pada Kamis, 7 November 2019 waktu setempat atau Jumat dini hari WIB.

Bermain di kandang sendiri tentu membuat Setan Merah akan mendapat dukungan lebih. Ditambah lagi kemenangan di laga ini akan memuluskan mereka ke babak selanjutnya. Di pertandingan sebelumnya, Setan Merah sukses membungkam Partizan satu gol tanpa balas berkat gol penalti Anthony Martial.

Di laga ini armada Ole Gunnar Solskjaer tentu mengincar kemenangan. Tambahan tiga poin akan membuat United makin nyaman di puncak klasemen Grup L. Saat ini United sudah mengemas tujuh poin, unggul dua poin atas AZ Alkmaar di urutan kedua dan tiga poin dari Partizan. Sementara itu posisi buncit di grup ini ditempati Astana yang belum mendulang satu poin pun.

“Prioritas sekarang adalah mengembalikan pemain dalam kondisi bugar dan melaju ke babak berikutnya [di ajang Liga Europa],” beber Solskjaer.

Lebih lanjut pelatih asal Norwegia itu mengatakan pihaknya masih belum memutuskan pemain yang akan diboyong di bursa transfer musim dingin nanti.

“Kami selalu melihat jangka panjang dengan transfer, mungkin takkan ada, mungkin ada satu pemain, bisa jadi dua di bulan Januari. Selalu di musim panas… anda tak bisa melakukan terlalu banyak pembelian besar pada bulan Januari,” sambungnya.

Di pertandingan ini Solskjaer berpeluang menurunkan para pemain muda yang tampil cukup baik di laga-laga sebelumnya seperti Mason Greenwood dan Brandon Williams.

“Mason telah memberikan kami kemenangan, Brandon bermain dengan fantastis di Belgrade, Jimmy [Garner] tampil pada laga tersebut dengan sangat baik. Kami telah memberikan pemain lainnya kesempatan untuk bermain yang penting untuk jangka panjang,” tegasnya.

3 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

24-10-2019 Partizan 0-1 MU (UEL)

20-04-1966 MU 1-0 Partizan (European Champions Clubs’ Cup)

13-04-1966 Partizan 2-0 MU (European Champions Clubs’ Cup).

5 Pertandingan Terakhir Manchester United:

20-10-2019 MU 1-1 Liverpool (EPL)

24-10-2019 Partizan 0-1 MU (UEL)

27-10-2019 Norwich 1-3 MU (EPL)

31-10-2019 Chelsea 1-2 MU (Carabao Cup)

02-11-2019 Bournemouth 1-0 MU (EPL).

5 Pertandingan Terakhir Partizan:

19-10-2019 Lucani 1-0 Partizan (Liga)

24-10-2019 Partizan 0-1 MU (UEL)

27-10-2019 Partizan 4-0 Subotica (Liga)

30-10-2019 Cukaricki 2-1 Partizan (Liga)

02-11-2019 Partizan 4-0 Vojvodina (Liga).

Perkiraan Starting Line-up Manchester United versus Partizan:

Manchester United: (4-3-1-2): Sergio Romero; Ashley Young, Marcos Rojo, Jones, Aaron Wan-Bissaka; Garner, McTominay, Pereira; Jesse Lingard; Greenwood, Anthony Martial.

Pelatih: Ole Gunnar Solskjaer.

Partizan (4-2-3-1): Stojkovic; Urosevic, Pavlovic, Ostojic, Miletic; Zdjelar, Natkho; Asano, Soumah, Tosic; Sadiq.

Pelatih: Savo Milosevic.

Pasca Pemecatan Niko Kovac, Muenchen Targetkan Menang Kontra Olympiakos

Bayern Muenchen akan menghadpai matchday keempat Liga Champions Eropa menghadapi Olympiakos pada Rabu, 6 November 2019 waktu setempat atau Kamis dini hari WIB. Pertandingan ini akan digelar di kandang sendiri di Stadion Allianz Arena.

Sebagai tuan rumah Die Roten tentu menargetkan kemenangan di laga ini. Selain itu ini menjadi ujian bagi tim tersebut setelah sang pelatih, Niko Kovac dipecat beberapa waktu lalu menyusul kekalahan telak di pentas Bundesliga Jerman.

Di pertandingan ini FC Hollywood akan ditangani oleh pelatih sementara Hansi Flick. Tentu Hansi Flick akan berjuang maksimal agar timnya bisa kembali ke jalur kemenangan pasca kekalahan menyakitkan tersebut.

Selain itu memenangi laga ini akan memuluskan langkah mereka ke babak selanjutnya. Saat ini Muenchen masih nyaman di puncak klasemen Grup B dengan tabungan total sembilan poin dari tiga pertandingan. Muenchen berjarak cukup jauh dari Tottenham Hotspur di urutan kedua yang baru mendulang empat poin. Sementara itu Olympiakos baru mengemas satu poin dari berada di dasar klasemen sementara.

Sekalipun peluang lolos ke babak selanjutnya semakin tertutup, klub asal Yunani itu tentu tidak ingin menjadi bulan-bulanan di markas Muenchen.

“Kami yang berada di lapangan dan kami yang membawa tanggung jawab untuk memberikan kemenangan pada tim. Ada banyak pertanyaan yang harus ditujukan pada diri kami sendiri. Kami harus bisa lebih baik lagi. Di pertandingan nanti kami harus punya kemauan besar untuk menang” beber pemain Muenchen, Joshua Kimmich.

5 Pertemuan Terakhir Kedua Tim:

23-10-2019 Olympiakos 2-3 Bayern (UCL)

24-11-2015 Bayern 4-0 Olympiakos (UCL)

16-09-2015 Olympiakos 0-3 Bayern (UCL)

01-10-1980 Bayern 3-0 Olympiakos (European Champions Clubs’ Cup)

17-09-1980 Olympiakos 2-4 Bayern (European Champions Clubs’ Cup).

5 Pertandingan Terakhir Bayern Muenchen:

19-10-2019 Augsburg 2-2 Bayern (Bundesliga)

23-10-2019 Olympiakos 2-3 Bayern (UCL)

26-10-2019 Bayern 2-1 Union Berlin (Bundesliga)

30-10-2019 Bochum 1-2 Bayern (DFB Pokal)

02-11-2019 Frankfurt 5-1 Bayern (Bundesliga).

5 Pertandingan Terakhir Olympiakos:

06-10-2019 Aris 1-2 Olympiakos (Liga)

19-10-2019 Olympiakos 2-1 Crete (Liga)

23-10-2019 Olympiakos 2-3 Bayern (UCL)

28-10-2019 Olympiakos 2-0 AEK (Liga)

03-11-2019 Xhanti 0-0 Olympiakos (Liga).

Perkiraan Starting Line-up Bayern Muenchen versus Olympiakos:

Bayern Muenchen (4-2-3-1): Manuel Neuer; Joshua Kimmich, Benjamin Pavard, Jerome Boateng, David Alaba; Javi Martinez, Thiago Alcantara; Ivan Perisic, Serge Gnabry, Thomas Muller; Robert Lewandowski

Pelatih: Hansi Flick

Olympiakos (4-2-3-1): Pedro Sa; Omar Elabdellaoui, Yassine Meriah, Ruben Semedo, Kostas Tsimikas; Guilherme, Andreas Bouchalakis; Mohamed Camara, Daniel Podence, Giorgos Masouras; Youssef El Arabi

Pelatih: Pedro Martins

Pelatih Liverpool Lebih Pilih Fokus Hadapi Genk Ketimbang Manchester City

Liverpool akan menjalani pertandingan matchday keempat Liga Champions Eropa menghadapi Genk pada Selasa, 5 November 2019 waktu setempat atau Rabu dini hari WIB. Di laga ini Liverpool akan bertindak sebagai tuan rumah pada pertandingan yang akan digelar di Stadion Anfield.

Sebagai tuan rumah Liverpool tentu lebih diunggulkan. Selain bertindak sebagai tuan rumah, tim tersebut juga berstatus juara bertahan dan sedang dalam tren positif. The Reds adalah penguasai Liga Primer Inggris, dengan jarak enam poin dari Manchester City di urutan kedua.

Setelah menghadapi Genk, Liverpool akan menghadapi laga berat di pentas Liga Primer Inggris. Mereka akan berduel dengan sang juara bertahan, City pada akhir pekan nanti. Meski begitu pelatih Liverpool, Jurgen Klopp lebih memilih fokus menghadapi Genk ketimbang berduel dengan The Citizen.

Rupanya Klopp sedang berjuang agar Liverpool aman di Grup E. Saat ini mereka terlibat persaingan dengan beberapa tim unggulan seperti Borussia Dortmund dan Inter Milan.

“Anda bisa berkata-kata soal Manchester City.  Anda hanya tidak boleh memikirkan hal itu. Jangan berpikir dulu soal Manchester City,” beber Klopp.

Sementara itu kiper utama Liverpool, Alisson Becker mengatakan pertandingan ini akan memberikan motivasi kepada mereka untuk menghadapi laga-laga selanjutnya.

“Itu memberikan kami kepercayaan diri untuk terus berjuang selama 90 menit jika anda sedang terpuruk. Saya pikir kami juga bisa belajar sejumlah hal dan kami bisa berbuat lebih baik setelah kebobolan beberapa gol,” beber Alisson.

Kiper internasional Brasil itu pun menjawab kritik pelatih Manchester City, Pep Guardiola yang mengatakan rekan setimnya yang berstatus striker, Sadio Mane suka melakukan diving.

“Kami pikir Sadio adalah pemain hebat dan kami tahu kapasitasnya. Ia pemain papan atas dan sangat penting buat kami. Ia menunjukkanya dalam pertandingan terakhir dengan umpan dan gol yang dicetaknya,” bela Alisson.

5 Pertandingan Terakhir Liverpool:

20-10-2019 MU 1-1 Liverpool (EPL)

24-10-2019 Genk 1-4 Liverpool (UCL)

27-10-2019 Liverpool 2-1 Tottenham (EPL)

31-10-2019 Liverpool 5-5 Arsenal (Carabao Cup)

02-11-2019 Aston Villa 1-2 Liverpool (EPL)

5 Pertandingan Terakhir Genk:

19-10-2019 Standard Liege 1-0 Genk (Liga)

24-10-2019 Genk 1-4 Liverpool (UCL)

27-10-2019 Genk 1-0 Club Brugge (Liga)

31-10-2019 Genk 2-2 Royal Antwerp (Liga)

03-11-2019 Eupen 2-0 Genk (Liga)

Perkiraan Starting Line-up Liverpool versus Genk:

Liverpool (4-3-3): Alisson Becker; Tren Alexnder-Arnold, Joe Gomez, Virgil van Dijk, James Milner; Alex Oxlade-Chamberlain, Fabinho, Naby Keita; Sadio Mane, Rhian Brewster, Divock Origi.

Pelatih: Jurgen Klopp

Genk (4-4-1-1): Gaetan Coucke; Joakim Maehle, Jhon Lucumi, Carlos Cuesta, Casper de Norre; Junya Ito, Patrik Hrosovsky, Sarder Berge, Theo Bongonda; Bryan Heynen; Mbwana Samatta.

Pelatih: Felice Mazzù

Persija Menangi Derbi Kontra PS Tira, Perlahan-lahan Tinggalkan Zona Merah

Persija Jakarta sukses memetik kemenangan dalam lanjutan pretandingan Liga 1 2019. Menghadapi PS Tira-Persikabo, skuad Macan Kemayoran menang dua gol tanpa balas pada pertandingan yang digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat pada Minggu, 3 November 2019.

Sepasang gol tim ibu kota dicetak oleh Alexandre Luiz Reame di menit ke-52 dan Marko Simic di menit ke-72. Tambahan tiga poin membuat Persija perlahan meninggalkan zona degradasi. Tim tersebut mengemas total 27 poin dari 24 laga dan menempati posisi ke-14. Persija berjarak tiga poin dari Persela Lamongan.

Sementara itu kekalahan ini membuat PS Tira gagal memperbaiki posisi di tabel klasemen sementara. Perolehan poin tim tersebut tertahan di angka 37 dari 26 poin dan berada di urutan ketujuh. PS Tira gagal menyalip Arema FC dan PSS Sleman di urutan kelima.

Persija dan PS Tira menampilkan permainan atraktif. Kedua tim berusaha mencari peluang sejak menit awal. Namun hingga babak pertama berakhir skor tetap kaca mata.

Persija mampu memecah kebuntuan di awal babak kedua. Pemain bertahan Alexandre Luiz sukses mencatatkan namanya di papan skor. Marko Simic turut mencetak gol sekaligus mengunci kemenangan timnya.

“Pertandingan yang sangat menarik hari ini. Tira-Persikabo bukan tim lemah, serta kami mengubah 3-4 pemain di tim. Hal itu karena kami memiliki lebih dari empat laga selama kurang dari satu bulan ini,” ungkap Edson Araujo Tavares usai pertandingan.

Lebih lanjut pelatih Persija Jakarta itu mengatakan kemenangan di laga ini menjadi modal penting bagi timnya untuk menghadapi laga selanjutnya. Persija akan melawat ke markas Semen Padang dan akan menghadapi pertandingan lanjutan tiga hari kemudian.

“Lusa kami akan berangkat ke Padang, selanjutnya tiga hari lagi ada pertandingan lainnya, serta tiga hari berikutnya main game lagi,” lanjutnya.

Pelatih yang baru saja menempati posisi tersebut mengaku laga tersebut tidaklah mudah. PS Tira adalah lawan yang kuat sehingga timnya cukup kerepotan mencetak gol. Namun secara keseluruhan ia puas dengan performa timnya.

“Pertandingan ini sangat luar biasa karena tim bermain baik, apalagi kami mengubah tiga hingga empat pemain karena kami punya empat partai kurang dari satu bulan. Saya puas dengan performa pemain hari ini,” sambungnya.

Susunan pemain Persija versus PS Tira:

Persija Jakarta: 26-Andritany Ardhiyasa (PG), 2-Alexandre Luiz Reame, 19-Fachrudin Wahyudi Aryanto, 4-Ryuji Utomo, 16-Tony Sucipto, 18-Joan Tomas Campasol (25-Riko Simanjuntak 51′), 11-Novri Setiawan, 99-Rachmad Hidayat (28-M. Rezaldi Hehanussa 78′), 32-Rohit Chand (45-Sandi Darman Sute 33′), 94-Heri Susanto, 9-Marko Simic.

Pelatih: Edson Araujo Tavares

PS Tira-Persikabo: 1-Angga Saputro, 19-Khurshed Beknazarov, 17-Mountala Zoubairou Garba, 3-Muhammad Abduh Lestaluhu, 12-Muhammad Rifad Marasabessy, 77-Ciro Alves, 10-Muhammad Guntur Triaji, 11-Osas Saha (89-Sansan Fauji Husaeni 69′), 6-Parfait Louis Essengue (8-Rezky Ikhwan 89′), 68-Roni Sugeng Ariyanto (95-Prisca Elisa Womsiwor 80′), 23. Wawan Febriyanto.

Pelatih: Rahmad Darmawan